KABAR BIREUEN, Bireuen — Ikatan Persaudaraan Qari-Qariah dan Hafiz-Hafizah (Ipqah) Bireuen menggelar Safari Ramadhan secara serentak di 17 kecamatan dalam Kabupaten Bireuen pada hari keempat malam kelima Ramadhan 1447 Hijriah.
Ketua Ikatan Ipqah Bireuen, Dr. H. Jufliwan, SH, MM, kepada Kabar Bireuen, Minggu (22/2/2026), menyampaikan, pelaksanaan Safari Ramadhan tersebut merupakan tindak lanjut hasil Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke-23 yang digelar pada 11 Januari 2026.
“Rakerda memutuskan Safari Ramadhan dilaksanakan serentak di masjid dan meunasah yang tersebar di 17 kecamatan. Ini bagian dari komitmen Ipqah dalam membangun silaturahmi dan menyiarkan nilai-nilai Al-Qur’an di Kabupaten Bireuen,” ujar Jufliwan.
Selain Safari Ramadhan, sebut Jufliwan, Rakerda juga menetapkan pelaksanaan tadarus Al-Qur’an di empat titik, yakni Masjid Agung Sulthan Jeumpa, Musalla Al-Muhajirin Pendopo Bupati Bireuen, Meunasah Bandar Bireuen, dan Meunasah Kulah Batee. Kegiatan ini diharapkan menjadi pusat pembinaan dan penguatan seni baca Al-Qur’an selama bulan suci Ramadhan.
Dalam Safari Ramadhan tahun ini, Tim Ipqah Bireuen mengunjungi sejumlah masjid, di antaranya Masjid Al-Ghamamah Kandang Samalanga, Masjid Syuhada Peuneulet Simpang Mamplam, Masjid Nurul Falah Pandrah, Masjid Baiturrahman Jeunieb, Masjid Yaqin Paya Cut Juli, Masjid Meunasah Meucap Peusangan, Masjid Babul Taqwa Jarommah Me Kuta Blang, serta Masjid Jamik Istiqamah Leubu Masjid Makmur.

Sementara untuk meunasah, kunjungan dilakukan ke Gampong Puuk Peulimbang, Kukue Peudada, Blang Bladeh Jeumpa, Pulo Kiton Kota Juang, Lhok Awe Kuala, Jangka Keutapang Jangka, Geulanggang Labu Peusangan Selatan, Awe Geutah Paya Peusangan Siblah Krueng, dan Lapang Barat Gandapura.
Di setiap lokasi, tim Ipqah melaksanakan buka puasa bersama masyarakat, memimpin shalat Magrib, Isya, Tarawih dan Witir, menyampaikan ceramah agama, serta menyerahkan bungong jaroe sebagai bentuk penghormatan dan dukungan kepada pengurus masjid dan meunasah yang dikunjungi.
Jufliwan berharap, seluruh tim yang diturunkan dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat, khususnya dalam penguatan seni baca Al-Qur’an dan penerapan syariat Islam dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga hasil Rakerda ini dapat kita semai bersama dalam upaya memperkuat peran Ipqah menjalin silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah secara holistik, serta menumbuhkan kehidupan yang bermartabat di Kabupaten Bireuen,” harap Jufliwan. (Faisal Ali)










