Plt Kadinkes Bireuen dr Irwan A Gani

KABAR BIREUEN–Sesuai hasil rapat koordinasi Pemkab Bireuen dengan seluruh Kepala Puskesmas, RSUD  dan para Camat dalam Kabupaten Bireuen dalam mengambil langkah-langkah pencegahan virus corona (Covid-19) petugas 20 Puskesmas di Kabupeten Bireuen terus melakukan pemantauan di wilayah Puskesmas masing-masing.

Plt Kadinkes Bireuen dr Irwan A Gani menjelaskan hal itu menjawab pertanyaan Kabar Bireuen di ruang kerjanya, Kamis (19/3/2020)

Dikatakan, Alhamdulillah hingga saat ini belum ada warga Kabupaten Bireuen dari 17 Kecamatan yang terjangkit virus corona (covid-19).

Begitupun, semuanya tidak boleh lalai, pihaknya telah menginstruksikan petugas 20 Puskesmas untuk melakukan pemantauan di lapangan jika ada warga yang baru pulang dari luar negeri atau daerah-daerah yang diduga terjangkit virus corona perlu diawasi guna pencegahan penyebaran virus corona terhadap warga desa lainnya.

“Jika ada warga yang baru pulang dari luar negeri dan daerah-daerah lain yang diduga terjangkit virus corona mereka harus diperiksa kesehatannya dan diisolasi sebagai antisipasi pencegahan penyebaran virus corona terhadap warga lain,” sebutnya.

Terhadap mereka yang baru pulang dari luar negeri atau daerah-daerah yang diduga terjangkit virus corona perlu diambil sampelnya untuk dilakukan pemeriksaan.

Jika hasil  pemeriksaan Laboratorium nanti ada gejalan-gejala terserang virus corona dapat berobat di RSU-RSU dan yang positif terjangkit virus corona akan dirujuk ke RS Cut Meutia Lhoksemawe atau RSUDZA Banda Aceh.

“Berkenaan dengan Baju Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas Puskesmas dalam penanggulangan pasien virus corona sudah diajukan pengadaannya ke Dinas Kesehatan Provinsi untuk diteruskan ke Kemenkes RI,” jelas dr  Irwan A Gani.(H.AR Djuli).

BAGIKAN