KABAR BIREUEN, Bireuen — Dalam upaya menekan angka kematian ibu dan bayi serta menurunkan prevalensi stunting, Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Bireuen meluncurkan Gerakan Ibu Hamil Sehat, di halaman Pendopo Bireuen, Minggu (27/7/2025) pagi.
Kegiatan yang juga menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-74 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) itu, dibuka Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST. Ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pelepasan balon ke udara.
Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis menyoroti masih tingginya angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Kabupaten Bireuen. Berdasarkan data terbaru hingga Juli 2025, jumlah kematian ibu mencapai 15 orang atau meningkat signifikan dibandingkan 9 kasus pada tahun 2014. Sementara, angka kematian bayi mencapai 56 kasus, mendekati jumlah total tahun sebelumnya sebanyak 64 kasus.

“Penyebab utama kematian ibu adalah perdarahan postpartum, preeklamsia, dan eklamsia, sedangkan kematian bayi disebabkan oleh asfiksia, prematuritas, BBLR (berat badan lahir rendah), dan kelainan jantung,” ungkap Bupati Mukhlis.
Karena itu, dia mengimgatkan pentingnya komitmen semua pihak secara kolektif menjaga dan meningkatkan kesehatan ibu dan anak, sejalan dengan prioritas nasional dalam RPJMN 2025–2029 serta visi Indonesia Sehat 2045.
“Kesehatan ibu dan anak harus dikawal ketat sejak masa kehamilan, persalinan, nifas, hingga anak berusia lima tahun. Kita butuh SDM kesehatan yang berkualitas dan merata, serta dukungan aktif dari OPD, PKK, organisasi profesi, dan masyarakat,” tegasnya.

Bupati Mukhlis juga mengapresiasi peran aktif IBI dan semua pihak yang turut menyukseskan kegiatan tersebut, seraya berharap gerakan ini mampu membawa perubahan positif bagi masa depan generasi Bireuen.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bireuen, dr. Irwan, menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kolaborasi lintas sektor dalam mendampingi ibu hamil, serta memperluas edukasi dan informasi melalui berbagai media.
“Melalui kampanye ini, kita ingin semua pihak ikut mengawal ibu hamil agar mereka dapat menjalani masa kehamilan dengan aman dan melahirkan bayi yang sehat. Hal tersebut sebagai langkah konkret menekan AKI, AKB, dan menurunkan stunting,” kata Irwan.

Kepala Dinas Kesehatan Bireuen, dr. Irwan. (Foto: Hermanto/Kabar Bireuen)
Peringatan HUT Ke-74 IBI tahun ini mengusung tema “Gerakan Ibu Hamil Sehat dan Bidan Garda Terdepan Kesehatan Ibu dan Anak”. Kegiatannya diisi dengan fun walk, doorprize, penyerahan bingkisan kepada ibu hamil, edukasi dalam bentuk kelas ibu hamil, serta pemeriksaan kesehatan ibu hamil secara langsung.
IBI sendiri telah berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak, membina profesionalisme para bidan, serta bersinergi dengan pemerintah dalam pembangunan kesehatan nasional. (Hermanto/Adv)










