KABAR BIREUEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen telah menyalurkan bantuan sosial (Bansos) Covid-19 untuk masyarakat miskin di 17 kecamatan bersumber dari Pemerintah Aceh.

Bansos tersebut diterima oleh Pemkab Bireuen dari Dinas Sosial Provinsi Aceh, Rabu 29 April 2020. Selanjutnya, disalurkan ke kecamatan mulai Jumat 1 Mei 2020 kepada 6.986 Kepala Keluarga miskin terdampak ekonomi akibat Covid-19.

Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, Faisal Kamal, SSos kepada Kabar Bireuen, Kamis (14/5/2020) di ruang kerjanya mengaku, sebagian Bansos Covid-19 dari Pemerintah Aceh sudah disalurkan kepada penerima melalui camat.

“Paket tersebut telah kita salurkan melalui kecamatan. Pihak kecamatan yang menyalurkan kepada masyarakat,” kata Faisal Kamal.

Karena harus mengikuti protokol kesehatan Covid-19, lanjutnya, bantuan tersebut diwajibkan untuk diantar langsung ke rumah penerima. “Penyalurannya wajib door to door,” imbuhnya.

Menurutnya, pendataan penerima Bansos dari Pemerintah Aceh dilakukan langsung oleh pendamping PKH (Program Keluarga Harapan), pendamping disabilitas dan TKSK (Tenaga Kerja Sosial Kecamatan).

“Kemudian baru di-SK-kan oleh Bupati,” terangnya.

Faisal juga merincikan jumlah penerima Bansos dari Pemerintah Aceh per-kecamatan, yaitu: Samalanga 228 KK, Simpang Mamplam 2.023 KK, Pandrah 396 KK, Jeunib 135 KK, Plimbang 235 KK, Peudada 484 KK, Jeumpa 560 KK, Juli 61 KK, Kota Juang 115 KK, Kuala 180 KK, Peusangan 457 KK, Jangka 281 KK, Peusangan Selatan 416 KK, Peusangan Siblah Krueng 256 KK, Kutablang 343 KK, Gandapura 564 KK dan Makmur 252 KK.

Terakhir Faisal mengharapkan bagi warga yang belum mendapatkan bantuan sosial berupa bahan pokok (Bako) agar dapat melaporkan langsung ke Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, atau melalui keuchik gampong.

“Nanti kami verifikasi kembali, apakah layak atau tidak untuk diberikan bantuan,” pungkasnya. (Rizanur /*)

BAGIKAN