Selasa, 26 Mei 2026

Pasien Covid-19 Meninggal Bertambah 14 orang, Waspadai Demam “Biasa”

KABAR BIREUEN — Pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia di Aceh bertambah 14 orang lagi, dari 3.619 yang sedang dirawat. Pasien Covid-19 yang dilaporkan sembuh bertambah 189 orang. Sementara itu, jumlah kasus baru positif Covid-19 juga bertambah 108 orang, dalam 24 jam terakhir.

Demikian informasi rutin harian yang disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, secara tertulis kepada awak media massa di Banda Aceh, Sabtu (12/6/2021).

“Angka kesakitan dan kasus meninggal harian harus terus ditekan seminimal mungkin, dengan cara mengintervensi faktor risikonya,” ujar pria yang akrab disapa SAG itu.

Ia menjelaskan, testing dan tracing kasus yang dilakukan secara agresif, masih merupakan salah satu bentuk intervensi terhadap risiko sakit berat dan risiko meninggal dunia penderita Covid-19. Kedua bentuk intervensi kesehatan itu sangat ditentukan oleh tingkat kesadaran dan partisipasi aktif setiap elemen masyarakat di gampong-gampong.

Jubir Pemerintah Aceh yang berlatar belakang Magister Kesehatan Masyarakat bidang Epidemiologi Komunitas itu mengaku, acap mendapat kabar penderita demam, batuk, dan pilek, tidak mengunjungi pusat pelayanan kesehatan terdekat, karena menganggapnya mengalami demam “biasa”. Itu diatasi hanya dengan obat-obatan yang sering dikonsumsinya.

“Keputusan tidak memeriksa diri ke dokter dalam situasi Pandemi Covid-19 ini, merupakan kesalahan besar yang dapat berakibat fatal,” tandas SAG.

Di tengah serbuan virus corona saat ini, sebutnya, tidak tepat menganggap remeh demam sebagai demam ‘biasa’. Setiap demam mesti diwaspadai sebagai demam tidak biasa dan segera memeriksakan diri ke klinik kesehatan terdekat, bersedia diswab, dan langsung melakukan isolasi mandiri.

Menurut SAG, orang yang terinfeksi Covid-19 dan influenza, menunjukkan gejala infeksi saluran pernafasan yang sama, seperti demam, batuk dan pilek. Meski gejalanya sama, tapi penyebab virusnya berbeda-beda, sehingga orang awam sulit mengidentifikasi unsur pathogen penyebab penyakit tersebut.

Pemeriksaan medis yang akurat disertai rujukan pemeriksaan laboratorium sangat diperlukan, untuk mengonfirmasi apakah seseorang terinfeksi Covid-19 atau tidak. Karena itu, setiap menderita demam, batuk, dan sulit bernapas, sangat dianjurkan berobat secara medis. Ikuti prosedur perawatan yang direkomendasikan, termasuk diambil swab, dan anjuran isolasi mandiri.

“Makin cepat diketahui jenis penyakitnya dan diberikan tindakan perawatan, akan semakin tinggi peluang sembuh dan semakin rendah pula risiko meninggal dunia,” tegas SAG. (Red)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bupati Bireuen Serahkan Santunan dan Sembako untuk Difabel Jelang Idul Adha

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Bupati Bireuen, Ir H. Mukhlis, ST menyerahkan santunan dan bantuan sembako kepada kaum difabel, Senin, (25/5/2026) di Pendopo setempat. Bantuan yang diserahkan berupa...

UNIKI Siapkan Ujian CAT untuk 1.457 Calon Mahasiswa Baru, Seleksi Digelar Awal Juni

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Panitia Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia atau UNIKI mematangkan persiapan pelaksanaan ujian berbasis Computer Assisted Test...

Terkendala Naik Jenjang Jabatan, APRI Aceh Dorong Pelaksanaan Ukom bagi Penghulu

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Menyahuti aspirasi penghulu yang tertahan kenaikan jenjang jabatan, Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Aceh melalukan audiensi...

Sambut Hari Raya Idul Adha, HRD dan PKB Bireuen Bantu Sembako untuk Disabilitas

0
KABAR BIREUEN, Peudada — Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Ketua DPW PKB Aceh, H. Ruslan M. Daud (HRD), bersama Fraksi PKB DPRK...

APH Dikabarkan Mulai Usut Dugaan Penyimpangan Dana SPP PNPM Jangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Aparat Penegak Hukum (APH) dikabarkan mulai mengusut dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPP) pada Program Nasional Pemberdayaan...

KABAR POPULER

APH Dikabarkan Mulai Usut Dugaan Penyimpangan Dana SPP PNPM Jangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Aparat Penegak Hukum (APH) dikabarkan mulai mengusut dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPP) pada Program Nasional Pemberdayaan...

Honorarium Imum Syiek, Bilal dan Muadzin Masjid Dinaikkan, Keuchik Tami dan Tgk Ismayadi Apresiasi...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Anggota DPRK Bireuen dari Partai Nanggroe Aceh (PNA) dan Partai Adil Sejahtera (PAS) mengapresiasi kebijakan Bupati Bireuen, Ir H. Mukhlis ST,...

Sambut Hari Raya Idul Adha, HRD dan PKB Bireuen Bantu Sembako untuk Disabilitas

0
KABAR BIREUEN, Peudada — Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Ketua DPW PKB Aceh, H. Ruslan M. Daud (HRD), bersama Fraksi PKB DPRK...

Gantikan Abdul Hamid, Muhajir Ismail Jabat Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sosok muda dari kalangan guru dipercaya mengemban jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Aceh. Dia adalah Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd,...

Bupati Bireuen Serahkan Santunan dan Sembako untuk Difabel Jelang Idul Adha

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Bupati Bireuen, Ir H. Mukhlis, ST menyerahkan santunan dan bantuan sembako kepada kaum difabel, Senin, (25/5/2026) di Pendopo setempat. Bantuan yang diserahkan berupa...