KABAR BIREUEN –  Ramadhan juga disebut bulan Syahrur Rahmah (pembawa rahmat). Selama bulan suci Ramadhan 1441 hijriah, berbagai jenis minuman, makanan dan berbagai jenis kue penganan berbupaka puasa sampai kepada aneuk jok (kolang Kaling) setiap buan Ramadhan laku keras diborong pembelinya.

Pantauan Kabar Bireuen di pasar tradisionil penganan berbuka puasa di kota Bireuen dari  sejumlah minuman, air tebu, air kelapa muda, rujak aceh dan, minuman es Bandung Bireuen termasuk minuman yang paling disukai warga masyarakat sebagai minuman segar berbuka puasa.

Tajuddin penjual Es Bandung yang mengakal setiap petang di depan Bank BNI Bireuen mengatakan,  Ramadhan sebagai bulan pembawa rahmat bagi umat Islam.  Penjual minuman, makan dan berbagai jenis kue penganan berbuka habis terjual setiap petang.

Meskipun omzet  penjualan berbeda-beda jumlahnya rahmat Ramadhan lebih tinggi dibandingkan dari bulan-bulan lainnya.

Menurut Tajuddin dia setiap petang mulai pukul 16.00 -18.00 WIB menggelar dagangan es Bandung sejak awal Ramadhan hingga akhir Ramadhan masih tetap laris manis setiap petang terjual rata-rata Rp 5. Juta – Rp 6 juta lebih.

“Dalam bulan Ramadhan meraih rahmat Ramadhan mencapai Rp 150 juta – Rp 160 juta lebih,” ujarnya.

Es Bandung yang dikemas dalam kantong plastik setiap petang laku terjual sebanyak 1000 – 1500 kantong dengan harga murah meriah Rp 5 ribu per kantong.

“Es Bandung miliknya tidak hanya dibeli perorangan masyarakat juga dibeli ratusan kantong oleh muge-muge dari luar kota Bireuen untuk dijual kembali kepada masyarakat pedesan,” sebut Tajuddin. (H.AR Djuli).

BAGIKAN