Pengurus KPB Serahkan Donasi kepada M Yusuf, Ayah Kandung M Fajar, penderita bocor jantung asal Desa Cot Rabo Baroh, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen

KABAR BIREUEN– Pengurus Kami Peduli Bireuen (KPB) kembali menyalurkan donasi untuk M. Fajar, bocah 11 tahun penderita bocor jantung dan ginjal sebesar Rp3.000.000, Senin (26/7/2021).

Uang  hasil donasi dari donatur kitabisa.com tersebut diserahkan Koordinator KPB, Bripka Deni Putra SE MM yang diterima oleh M Yusuf, ayah M Fajar, didampingi kakak kandungnya di Gampong Cot Rabo Baroh, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen

Saat ini Dek Fajar sedang dirawat di RS Zainoel Abidin ditemani sang ibu Nurmasyitah, karena tubuhnya sudah mulai membengkak lagi.

“Kita berharap donasi yang kita serahkan ini dapatmembantu merngankan biaya pengfobatan dek Fajar. Besar harapan kami semua agar Dek Fajar bisa sembuh dari penyakitnya,” harp Deni.

Sebelumnya, pada 6 Juni 2021 lalu, KPB juga telah menyerahkan donasi tahap pertama yang dihimpun dari donatur Kitabisa.com sebesar Rp2.000.000 untuk biaya pengobatan kepada Dek Fajar.

M. Fajar merupakan buah hati dari M Yusuf (55) dan Nurmasyitah (48) tersebut menderita bocor jantung  sejak usia 5 bulan. Dikarenakan kondisi ekonomi keluarga yang hanya mengandalkan sang ayah yang bekerja serabutan, sehingga tak mampu melakukan pengobatan Fajar, yang lebih maksimal.

Selama ini Fajar hanya mampu berobat ke RSUD Fauziah Bireuen dan berobat jalan ke RSU Zainal Abidin Banda Aceh.

Pihak keluarga terus berupaya meski ekonomi mereka tidak cukup untuk pengobatan Fajar, khususnya biaya operasional keluarga yang mendampingi Fajar berobat jalan. Tapi mereka tetap harus melakukannya, karena kondisi Fajar semakin hari semakin memburuk

“Terkadang untuk uang jalan dan yang mendampingi Dek Fajar ke Banda Aceh saja kami tidak ada. Jadi saya berinisiatif memposting kondisi dek Fajar di media sosial, untuk mendapat bantuan dari para penderma,” sebut kakaknya.

M Yusuf menyampaikan, pihak rumah sakit menyarankan agar Fajar segera dirujuk ke Rumah Sakityang ada di Jakarta, karena kondisi Fajar harus segera mendapatkan perawatan intensif.

“Sebenarnya dokter suruh kami ke Jakarta, tapi kami tidak punya uang. Karena saya sudah coba bertanya ke orang-orang, jika saya ke Jakarta akan banyak sekali biaya yang tidak ditanggung BPJS. Jangankan untuk berbat Dek Fajar ke Jakarta, untuk makan saja kami susah. Jadi kami harus gimana?,” ungkap M Yusuf.

Jika ada donatur/dermawan yang ingin mendonasikan bantuan untuk Dek Fajar bisa melalui https://kitabisa.com/campaign/fajaringinsembuh. (Ihkwati)