Ketua DKA Bireuen: Ada Potensi Besar Peroleh PAD dari Seni Budaya

KABAR BIREUEN-Ketua Dewan Kesenian Aceh (DKA) Kabupaten Bireuen H.Mukhlis, A.Md.,S.H menyebutkan, sudah menjadi rahasia umum, seni budaya tidak menjadi prioritas utama dalam penganggaran dana daerah.

Hal itu dikatakannya saat memberi sambutan pada kegiatan Forum Grup Diskusi (FGD) Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Kabupaten Bireuen tahun 2021, Rabu (1/12/2021) di Aula SMPN 2 Bireuen.

Anggaran seni budaya, kata Mukhlis, terkesan hanya menjadi tamu di daerah kita tercinta ini.

“Padahal Bireuen memiliki potensi besar untuk memperoleh PAD dari seni budaya, pariwisata dan ekonomi kreatif,” sebutnya.

Namun, hingga sekarang masih terkesan nihil. Terbukti dengan jumlah anggaran di Bidang budaya yang terkesan diabaikan.

Bahkan dalam kegiatan-kegiatan kebudayaan, unsur dari pemerintah jarang sekali menempatkan wajahnya untuk sekedar duduk bersama seniman dan budayawan lokal.

“Seperti saat kunjungan Bidang Perfilman Kemendikbud beberapa waktu lalu, meskipun dalam rilis beberapa berita DKA Bireuen hadir berbicara, namun faktanya kami justru tidak mendapatkan undangan,” ungkapnya.

Meskipun pada ujungnya, diketahui bahwa yang hadir adalah seniman dan budayawan dari luar Bireuen.

“Dalam hai ini saya juga ingin menyampaikan, bahwa Penyusunan PPKD ini tidak ada hubungannya dengan kegagalan pengaju proposal Fasilitasi Bidang Kebudayaan (FBK),” sebutnya.

Objek Pemajuan Kebudayaan adalah unsur Kebudayaan yang menjadi sasaran utama Pemajuan Kebudayaan.

Ada 11 obyek pemajuan kebudayaan, yaitu tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat permainan rakyat. olahraga tradisional. pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, dan ritus serta Cagar budaya.

Dikatakan Mukhlis, kekayaan budaya harus digali dan dilestarikan. Juga perlu disertakan ke dalam dokumen perencanaan pembangunan, sebagai arah pembangunan kita. Agar posisi Indonesia sebagai super power kebudayaan semakin kuat, sehingga dapat mempengaruhi peradaban dunia.

Untuk itu, strategi pemajuan kebudayaan yang disusun dari akar rumput melalui PPKD Kabupaten Bireuen ini berperan penting dalam implementasi di lapangan.

“Kami atas nama Dewan Kesenian Aceh Kabupaten Bireuen berharap Kegiatan Focus Grup Diskusi (FGD) Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Kabupaten Bireuen mewujudkan tim Penyusunan PPKD Bireuen yang kuat agar dokumen ini segera selesai,” harapnya.

Mukhlis juga mengucapkan terimakasih kepada Tim Ahli PPKD Bireuen yang selama dua hari ke depan akan berproses membantu Bireuen, khusunya dalam bidang seni budaya. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Polda Aceh Musnahkan 104,86 Hektare Ladang Ganja di Enam Kabupaten

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Polda Aceh bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh memusnahkan ladang ganja seluas 104,86 hektare yang tersebar di enam...

Pemkab Bireuen Bahas Penertiban Aset Pasar Jeunieb dan Pengecekan Langsung ke Lokasi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, memimpin Rapat Pembahasan Penertiban dan Penyelamatan Barang Milik Daerah berupa tanah dan bangunan pertokoan pasar...

Peringatan Maulid di SMPN 2 Bireuen Dirangkai Salawat dan Zikir 

0
KABAR BIREUEN,Bireuen–Memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman kepada generasi muda, keluarga besar UPTD SMP Negeri 2 Bireuen menggelar peringatan Maulid Nabi...

Bank Aceh Dorong Perluasan Ekosistem Pembayaran Digital, Merchant QRIS Tembus 25.748

0
KABAR BIREUEN, ‎Banda Aceh - Penggunaan QRIS di Aceh terus tumbuh. Sejak 2021 hingga September 2026, Bank Aceh telah menjaring 25.748 merchant QRIS. Jumlah...

Dinamika Yayasan Almuslim Peusangan, Amiruddin Idris Sarankan Audit Independen Sebelum Musyawarah X

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Dinamika Yayasan Almuslim Peusangan (YAP) menjelang Musyawarah X semakin menghangat. Beragam isu ketidaktransparanan pengelolaan lembaga yang didirikan tahun 1929 itu...

KABAR POPULER

Dinamika Yayasan Almuslim Peusangan, Amiruddin Idris Sarankan Audit Independen Sebelum Musyawarah X

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Dinamika Yayasan Almuslim Peusangan (YAP) menjelang Musyawarah X semakin menghangat. Beragam isu ketidaktransparanan pengelolaan lembaga yang didirikan tahun 1929 itu...

Wakapolres Bireuen Subuh Keliling di Masjid Ridha Jeumpa, Ajak Jamaah Sinergi Bersama Polisi Berantas...

0
KABAR BIREUEN,Jeumpa – Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., diwakili Wakapolres Kompol Mujibussalim, S.E., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergitas bersama...

Pemkab Bireuen Bahas Penertiban Aset Pasar Jeunieb dan Pengecekan Langsung ke Lokasi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, memimpin Rapat Pembahasan Penertiban dan Penyelamatan Barang Milik Daerah berupa tanah dan bangunan pertokoan pasar...

Hadiri Maulid IMKB Banda Aceh, Bupati Mukhlis Harap Masyarakat Bireuen di Perantauan Berikan Manfaat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh–Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Ikatan Masyarakat Kabupaten Bireuen (IMKB)...

Kenduri Blang dalam Tradisi Aceh

0
Oleh: M. Zubair, S.H.,M.H. Pemerhati Hukum Adat Aceh ACEH dikenal sebagai daerah dengan tradisi dan budaya yang sangat kental, salah satunya  kenduri blang. Tradisi kenduri blang...