Selasa, 13 Januari 2026

Kerjasama Dengan ASPAJA Bireuen, Umuslim Sosialisasi Program Magang ke Jepang

KABAR BIREUEN-Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan bekerjasama dengan Assosiasi Pengusaha Aceh Jepang (ASPAJA) Bireuen, melakukan sosialisasi  peserta yang mengikuti seleksi  magang kerja ke Jepang  di ruang rapat Ampon Chiek Peusangan kampus Umuslim, Kamis, (16/11/2017).

Wakil Rektor IV Umuslim H. Ismail Ramli, MT,melalui  Kabag Humas Umuslim, Zulkifli,M.Kom, menyampaiakan, program magang ke Jepang merupakan salah satu program pemerintah secara nasional yang dilaksanakan di bawah koordinasi Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk) Provinsi Aceh.

“Di Bireuen,  program ini ditindaklanjuti  oleh sebuah perkumpulan  alumni yang pernah bekerja di Jepang (ASPAJA) bekerjasaam dengan Umuslim untuk merekrut peserta yang mau ikut program tersebut,” jelas Zulkifli,Mkom.

Setelah menempuh sosialisasi mereka akan  mengikuti test rekrutmen di Banda Aceh, di sana mereka akan mengikuti test matematika, fisik (kesamaptaan), ketahanan fisik, dan wawancara. Apabila lulus dan memenuhi syarat, sebelum diberangkatkan ke Jepang peserta akan mengikuti pembekalan untuk belajar Bahasa Jepang dan matematika.

Untuk angkatan ini, sebutnya, sudah mendaftar sebanyak 45 orang peserta  terdiri dari masyarakat, mahasiswa dan alumni Umuslim, calon peserta yang sudah mendaftar  akan disosialisasi tentang program dan dilanjutkan dengan pembekalan  kemampuan matematika, pengenalan budaya Jepang, dan latihan fisik, apabila  dinyatakan lulus.

Sebelum diberangkatkan ke Jepang, peserta akan mengikuti pembekalan  belajar bahasa Jepang dan Matematika.

Dikatakan Zulkifli, Umuslim ingin berperan dan dapat membantu pemerintah untuk mengurangi tingkat pengangguran dan kemiskinan. Karena sebagaimana kita ketahui dari data BPS, angka pengangguran di Aceh, khususnya di Kabupaten Bireuen, setiap tahunnya terus meningkat.

“Kami berpikir program magang kerja ke Jepang akan menjadi salah satu solusi bagaimana memfasilitasi pemuda-pemuda Aceh untuk dapat bekerja di luar negeri,” ungkapnya.

Selain memperoleh gaji yang besar dan pengalaman internasional, sertifikat yang mereka peroleh dapat digunakan untuk melamar bekerja di seluruh Negara ASEAN termasuk Timor Leste.

“Maka untuk itu, kami Universitas Almuslim mengambil inisiatif bekerjasama dengan ASPAJA untuk dapat membantu dalam program ini,” ujarnya.

Acara sosialisasi berlangsung di ruang rapat Ampon Chiek Peusangan kampus Umuslim dihadiri Wakil Rektor IV H. Ismail Ramli, MT, kepala Kantor Urusan Internasional Drs. Nurdin Abdurrahman, MSi, dan perwakilan ASPAJA Bireuen, Dahlan.(Ihkwati)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang, Dewan Bireuen Minta BPBD Percepat Distribusi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan sejumlah anggota DPRK Bireuen ke gudang logistik Pemerintah Kabupaten Bireuen, mengungkap fakta mengejutkan. Ternyata, bantuan...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Empat Mahasiswa UNIKI Jadi Relawan Pendidikan Yayasan Sukma Bangsa

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Komitmen generasi muda dalam memajukan pendidikan di daerah terpencil kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Sebanyak...

Galang Dana Secara Mandiri, SMPN 5 Juli Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli-Sebanyak 21 orang siswa siswi SMP Negeri 5 Juli dari Desa Simpang Jaya, Simpang Mulia, Alue Limeng, Salah Sirong dan Bivak yang...

Tembus Medan Ekstrem, Tim Medis PPNI RSU BMC dan Dompet Dhuafa Aceh Layani Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Di tengah medan yang sulit dan risiko perjalanan tinggi, DPK PPNI RSU BMC bersama Dompet Dhuafa Aceh tetap menunjukkan komitmen...

Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun Tak Jadi Dipotong, Wagub Apresiasi Keputusan Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 senilai Rp1,7 triliun kembali utuh setelah sebelumnya sempat dipangkas...

KABAR POPULER

Bireuen Bangkit dari Reruntuhan Menuju Harapan

0
Oleh: M. Zubair, S.H.,M.H. Kadis Kominfo dan Persandian Kabupaten Bireuen TULISAN ini merupakan refleksi dari kegiatan peletakan batu pertama pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir...

Galang Dana Secara Mandiri, SMPN 5 Juli Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli-Sebanyak 21 orang siswa siswi SMP Negeri 5 Juli dari Desa Simpang Jaya, Simpang Mulia, Alue Limeng, Salah Sirong dan Bivak yang...

Muhammadiyah Bangun Hunian Darurat untuk Korban Banjir di Pante Lhong

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui Lazismu dan MDMC membangun 44 unit hunian darurat (hundar) untuk korban banjir dan tanah longsor...

Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun Tak Jadi Dipotong, Wagub Apresiasi Keputusan Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 senilai Rp1,7 triliun kembali utuh setelah sebelumnya sempat dipangkas...

Tembus Medan Ekstrem, Tim Medis PPNI RSU BMC dan Dompet Dhuafa Aceh Layani Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Di tengah medan yang sulit dan risiko perjalanan tinggi, DPK PPNI RSU BMC bersama Dompet Dhuafa Aceh tetap menunjukkan komitmen...