Kasus Meninggalnya Dua Pelajar di Bireuen Terungkap, HRD Apresiasi Gerak Cepat Polisi dan Bongkar Motif Pembunuhan

KABAR BIREUEN, Bireuen – Misteri meninggalnya dua pelajar di Kecamatan Simpang Mamplam akhirnya terkuak. Kasus yang semula diduga kecelakaan lalu lintas itu ternyata perbuatan tindak kriminal. Anggota Komisi V DPR RI, Ruslan M. Daud, mengapresiasi langkah cepat Polres Bireuen dalam mengungkap kasus tersebut.

“Awalnya diduga kecelakaan, tetapi setelah diungkap oleh Tim Satreskrim Polres Bireuen, ternyata ini tindakan kriminal. Tiga pelaku sudah ditangkap dan diamankan,” kata Ruslan Daud yang akrab disapa HRD, kepada wartawan di sela-sela kunjungan kerjanya ke Pidie Jaya, Sabtu (25/4/2026).

HRD menilai, keberhasilan aparat kepolisian dalam membongkar kasus ini patut diapresiasi tinggi. Menurutnya, kinerja cepat tim Satreskrim Polres Bireuen menunjukkan komitmen serius dalam menegakkan hukum dan memberi rasa keadilan bagi masyarakat.

“Kita sangat bangga kepada aparat kepolisian, khususnya Tim Satreskrim Polres Bireuen, karena tidak butuh waktu lama untuk mengungkap kasus ini,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, peristiwa tragis yang merenggut nyawa dua remaja, yakni Masjidil Aqsa (17) dan Amirul Mukminin (17), tidak boleh terulang kembali, khususnya di Kabupaten Bireuen. HRD menyebutkan, kasus ini menjadi peringatan serius atas maraknya kekerasan yang melibatkan kalangan remaja.

Karena itu, ia mengajak semua pihak, mulai dari aparat penegak hukum, keluarga, hingga masyarakat, untuk memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

“Peran orang tua sangat penting. Awasi anak-anak agar tidak terjerumus dalam tindakan kriminal yang merugikan diri sendiri dan orang lain,” katanya.

BACA JUGA:  Polres Bireuen Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Remaja Asal Simpang Mamplam, Dua Pelaku Jadi Tersangka

Tiga Remaja Ditangkap

Sebelumnya, dua pelajar asal Simpang Mamplam ditemukan meninggal dunia dan sempat diduga akibat kecelakaan tunggal. Namun, hasil penyelidikan mengungkap fakta berbeda.

Kapolres Bireuen, AKBP Tuschad Cipta Herdani, melalui Kasatreskrim AKP Dedi Miswar, membenarkan kasus tersebut merupakan tindak pidana. Polisi telah mengamankan tiga remaja yang diduga sebagai pelaku.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, korban diketahui dikejar dan diserang menggunakan senjata tajam. Aksi tersebut menyebabkan sepeda motor yang ditumpangi korban mengalami kecelakaan hingga terjatuh ke dalam parit.

“Awalnya kami kira kecelakaan biasa, namun setelah penyelidikan lebih lanjut ditemukan indikasi kuat adanya tindak penganiayaan,” ujar Dedi Miswar.

Ketiga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial ML (18) warga Kecamatan Jangka, YF (18) warga Kecamatan Peusangan, dan ZR (17) warga Kecamatan Jeumpa. Mereka ditangkap di rumah masing-masing pada Selasa (21/4/2026).

Saat ini, para pelaku telah diamankan di Mapolres Bireuen dan dijerat dengan sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman antara 15 hingga 20 tahun penjara.

Pengungkapan kasus ini menjadi perhatian publik sekaligus pengingat pentingnya pengawasan terhadap perilaku remaja di tengah masyarakat. (Red) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Polda Aceh Pastikan Situasi Usai Zikir Peringatan Hari Damai Aceh Ke-21 Kembali Kondusif

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh— Polda Aceh memastikan situasi setelah pelaksanaan zikir dalam rangka memperingati Hari Damai Aceh (HDA) ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman, Banda...

Bupati Bireuen Letakkan Batu Pertama Pembangunan 34 Unit Rumah Layak Huni

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, secara simbolis melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni di tiga lokasi berbeda di Kabupaten...

Bupati Bireuen Kukuhkan 35 Anggota Paskibraka 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Bupati Bireuen, Ir, H, Mukhlis, ST mengukuhkan 35 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bireuen 2026, di Aula Lama Setdakab...

Peringati Hari Damai Aceh, Dinsos Bireuen Santuni Keluarga Almarhum Nek Amat

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Memperingati Hari Damai Aceh, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bireuen menunjukkan kepedulian kepada keluarga almarhum Sunardi alias Nek Amat, salah seorang...

Jaga Keamanan Masyarakat, Polres Bireuen Patroli Rutin di Sejumlah Lokasi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polres Bireuen terus meningkatkan patroli rutin di sejumlah wilayah. Patroli dilaksanakan oleh Tim Patroli Presisi Satsamapta,...

KABAR POPULER

Peringati Milad Al-Albab dan Haul Abu Tumin, Ulama Muda Aceh Gelar Mubahasah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Memperingati Milad Al-Albab ke-66 dan Haul ke-4 Abu Tumin Blang Bladeh, ulama muda dari berbagai daerah di Aceh akan menggelar...

Calon Paskibraka Bireuen Gladi Bersih Upacara HUT ke-81 RI

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bireuen 2026 melakukan gladi bersih...

215 Personel Polda Aceh dan Polresta Banda Aceh Amankan Expo Hari Damai Aceh ‎

0
‎KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sebanyak 215 personel gabungan Polda Aceh dan Polresta Banda Aceh diturunkan untuk mengamankan pelaksanaan Expo dalam rangka memperingati Hari...

Polisi Tangkap Maling Pembobol 10 Sekolah di Bireuen, Kerugian Capai Rp1 Miliar

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Polres Bireuen melalui Tim Opnal Satreskrim dan Sat Intelkam berhasil mengungkap kasus pencurian yang selama ini terjadi di sejumlah sekolah...

Sediakan Doorprize Menarik, Ratusan Siswa MIN 14 Bireuen Antusias Ikuti Jalan Santai Meriahkan HUT...

0
KABAR BIREUEN , Peulimbang - Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 14 Bireuen, Kecamatan Peulimbang, Bireuen sangat antusias mengikuti jalan santai dalam rangka memeriahkan...