Sabtu, 25 April 2026

Kasus Meninggalnya Dua Pelajar di Bireuen Terungkap, HRD Apresiasi Gerak Cepat Polisi dan Bongkar Motif Pembunuhan

KABAR BIREUEN, Bireuen – Misteri meninggalnya dua pelajar di Kecamatan Simpang Mamplam akhirnya terkuak. Kasus yang semula diduga kecelakaan lalu lintas itu ternyata perbuatan tindak kriminal. Anggota Komisi V DPR RI, Ruslan M. Daud, mengapresiasi langkah cepat Polres Bireuen dalam mengungkap kasus tersebut.

“Awalnya diduga kecelakaan, tetapi setelah diungkap oleh Tim Satreskrim Polres Bireuen, ternyata ini tindakan kriminal. Tiga pelaku sudah ditangkap dan diamankan,” kata Ruslan Daud yang akrab disapa HRD, kepada wartawan di sela-sela kunjungan kerjanya ke Pidie Jaya, Sabtu (25/4/2026).

HRD menilai, keberhasilan aparat kepolisian dalam membongkar kasus ini patut diapresiasi tinggi. Menurutnya, kinerja cepat tim Satreskrim Polres Bireuen menunjukkan komitmen serius dalam menegakkan hukum dan memberi rasa keadilan bagi masyarakat.

“Kita sangat bangga kepada aparat kepolisian, khususnya Tim Satreskrim Polres Bireuen, karena tidak butuh waktu lama untuk mengungkap kasus ini,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, peristiwa tragis yang merenggut nyawa dua remaja, yakni Masjidil Aqsa (17) dan Amirul Mukminin (17), tidak boleh terulang kembali, khususnya di Kabupaten Bireuen. HRD menyebutkan, kasus ini menjadi peringatan serius atas maraknya kekerasan yang melibatkan kalangan remaja.

Karena itu, ia mengajak semua pihak, mulai dari aparat penegak hukum, keluarga, hingga masyarakat, untuk memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

“Peran orang tua sangat penting. Awasi anak-anak agar tidak terjerumus dalam tindakan kriminal yang merugikan diri sendiri dan orang lain,” katanya.

BACA JUGA:  Polres Bireuen Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Remaja Asal Simpang Mamplam, Dua Pelaku Jadi Tersangka

Tiga Remaja Ditangkap

Sebelumnya, dua pelajar asal Simpang Mamplam ditemukan meninggal dunia dan sempat diduga akibat kecelakaan tunggal. Namun, hasil penyelidikan mengungkap fakta berbeda.

Kapolres Bireuen, AKBP Tuschad Cipta Herdani, melalui Kasatreskrim AKP Dedi Miswar, membenarkan kasus tersebut merupakan tindak pidana. Polisi telah mengamankan tiga remaja yang diduga sebagai pelaku.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, korban diketahui dikejar dan diserang menggunakan senjata tajam. Aksi tersebut menyebabkan sepeda motor yang ditumpangi korban mengalami kecelakaan hingga terjatuh ke dalam parit.

“Awalnya kami kira kecelakaan biasa, namun setelah penyelidikan lebih lanjut ditemukan indikasi kuat adanya tindak penganiayaan,” ujar Dedi Miswar.

Ketiga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial ML (18) warga Kecamatan Jangka, YF (18) warga Kecamatan Peusangan, dan ZR (17) warga Kecamatan Jeumpa. Mereka ditangkap di rumah masing-masing pada Selasa (21/4/2026).

Saat ini, para pelaku telah diamankan di Mapolres Bireuen dan dijerat dengan sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman antara 15 hingga 20 tahun penjara.

Pengungkapan kasus ini menjadi perhatian publik sekaligus pengingat pentingnya pengawasan terhadap perilaku remaja di tengah masyarakat. (Red) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Polres Bireuen Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Remaja Asal Simpang Mamplam, Dua Pelaku Jadi Tersangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Satreskrim Polres Bireuen menetapkan dua remaja berinisial MN (18), warga Jangka, MY (17), warga Peusangan yang diduga sebagai pelaku utama peristiwa tragis...

Hamdan Sati Merapat ke PKB, Sinyal Kuat Perubahan Politik di Aceh Tamiang

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tamiang — Bupati Aceh Tamiang periode 2012–2017, Hamdan Sati, resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bergabungnya tokoh senior ini menjadi...

14 Bulan Pimpin Bireuen, Ini Capaian Kinerja Bupati Mukhlis

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ir H Mukhlis ST - Ir Razuardi Ibrahim MT dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bireuen periode 2025-2030 oleh Gubernur...

Lewat Kuliah Umum Regenerative Design, Fakultas Teknik Umuslim Perkuat Wacana Kota Berketahanan

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Gagasan pembangunan kota yang tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga mampu memulihkan lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menjadi fokus utama...

Muscab PPP Aceh Dimulai dari Bireuen, Tiga Figur Berebut Kursi Ketua

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Konsolidasi besar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Aceh memasuki fase krusial. Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Aceh...

KABAR POPULER

Polres Bireuen Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Remaja Asal Simpang Mamplam, Dua Pelaku Jadi Tersangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Satreskrim Polres Bireuen menetapkan dua remaja berinisial MN (18), warga Jangka, MY (17), warga Peusangan yang diduga sebagai pelaku utama peristiwa tragis...

Hamdan Sati Merapat ke PKB, Sinyal Kuat Perubahan Politik di Aceh Tamiang

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tamiang — Bupati Aceh Tamiang periode 2012–2017, Hamdan Sati, resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Bergabungnya tokoh senior ini menjadi...

14 Bulan Pimpin Bireuen, Ini Capaian Kinerja Bupati Mukhlis

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ir H Mukhlis ST - Ir Razuardi Ibrahim MT dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bireuen periode 2025-2030 oleh Gubernur...

Muscab PPP Aceh Dimulai dari Bireuen, Tiga Figur Berebut Kursi Ketua

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Konsolidasi besar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Aceh memasuki fase krusial. Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Aceh...

Zamzami Dilantik Jadi Asisten III, Munawar Kadis Syariat Islam Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen kembali melakukan mutasi dan pelantikan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) dalam rangka pengisian jabatan yang kosong serta penyegaran...