Polres Bireuen Ungkap Kasus Meninggalnya Dua Remaja Asal Simpang Mamplam, Dua Pelaku Jadi Tersangka

KABAR BIREUEN, Bireuen–Satreskrim Polres Bireuen menetapkan dua remaja berinisial MN (18), warga Jangka, MY (17), warga Peusangan yang diduga sebagai pelaku utama peristiwa tragis meninggalnya dua remaja asal Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen.

Selain itu, polisi juga mengamankan Z (17), warga Jeumpa untuk dimintai keterangan karena berada di lokasi saat kejadian.

Dua remaja yang meninggal dunia yaitu Masjidil Aqsa (17) warga Ulee Kareung dan Amirul Mukminin (17) santri asal Cureh Baroh, ditemukan dalam saluran buangan air di kawasan Desa Meunasah Baro, Peudada, pada Minggu 19 April 2026 lalu.

Kasus ini bermula dari penemuan dua remaja tanpa identitas, yang awalnya diduga akibat kecelakaan tunggal yang mereka alami

Namun, setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, Unit PPA, Tim Opsnal Satreskrim dan Tim Opsnal Satintelkam Polres Bireuen berhasil mengungkap bahwa kedua remaja tersebut meninggal bukan murni kecelakaan tunggal

Kapolres Bireuen, AKBP Tuschad Cipta Herdani, S.I.K., M.Med., Kom.,
melalui Kasat Reskrim AKP Dedy Miswar, S.Sos., M.H., didampingi Kanit PPA Ipda Hery DR, S.Sos, Jum’at 23 April 2026, mengatakan, kedua remaja yang ditemukan di saluran air Desa Meunasah Baroh, Kecamatan Peudada tersebut meninggal akibat adanya unsur pidana, setelah dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.

“Alhamdulillah kami berhasil mengungkap penyebab utama meninggalnya dua remaja asal Simpang Mamplam, yang ditemukan warga disaluran air buangan di Kecamatan Peudada, kami turun langsung ke lokasi, bersama Kasat Lantas dan Kapolsek Peudada saat itu,” sebut AKP Dedy.

Kasat Reskrim AKP Dedy Miswar, S.Sos., M.H. (Foto: Humas Polres Bireuen)

Diungkapkannya, kejadian terlihat seperti korban mengalami laka tunggal, tapi saat  dilakukan penyelidikan, olah TKP dan Kondisi Korban, ternyata terdapat unsur pidana, sehingga terus mendalami dan pengembangan lebih lanjut.

Ditbahkan AKP Dedy, setelah dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut, pelaku utama atas kejadian tersebut berhasil ditangkap

“MN (18), warga Jangka, MY (17), warga Peusangan telah ditetapkan sebagai pelaku utama kejadian tragis tersebut, sementara satu remaja lainnya Z (17), warga Jeumpa turut dimintai keterangan karena berada di lokasi saat kejadian,” jelasnya.

Dari keterangan para pelaku, korban yang saat itu sedang perjalanan pulang menggunakan sepeda motor sempat dipanggil oleh para pelaku, namun tidak dihiraukan, pelaku kemudian menyerempet dan menendang sepeda motor korban hingga terjatuh ke dalam parit, bahkan salah satu pelaku sempat melakukan pemukulan terhadap korban, setelah itu mereka melarikan diri.

Kini para pelaku dengan barang bukti berupa dua senjata tajam dan sepeda motor telah diamankan di Mapolres Bireuen guna proses penyelidikan lebih lanjut oleh Unit PPA Satreskrim.

Kasat Reskrim AKP Dedy, sangat menyayangkan atas kejadian tersebut.

“Kami tentunya sangat prihatin atas kasus ini, kami mengimbau kepada para orang tua agar meningkatkan pengawasan kepada anak – anaknya khususnya para remaja laki – laki. Kita berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” harapnya. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Perkuat Literasi Penghulu, APRI Aceh Gelar Webinar Penulisan Feature Secara Virtual

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Aceh menggelar Webinar Penulisan Feature bagi penghulu untuk memperkuat Literasi Kepenghuluan...

Diapresiasi Bupati Mukhlis, KKP dan Pemerintah Aceh Bantu Pembangunan 256 Rumah Perebusan Garam untuk...

0
KABAR BIREUEN, Jeunieb-Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., mengapresiasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI serta Pemerintah Aceh atas dukungan bantuan pembangunan 256 unit rumah...

Hak Suara Diabaikan, Keuchik Alue Buya Pasie Tolak Hasil Mubes X Yayasan Almuslim Peusangan:...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Keuchik Alue Buya Pasie, Kecamatan Jangka, M. Diah, S.T., secara tegas menolak hasil Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan Almuslim Peusangan...

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kemendagri Bantu Tiga Pompa Portable untuk Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Pidie Jaya – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menerima bantuan tiga unit mesin pompa portable dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendukung penanganan...

RSUD dr Fauziah Bireuen Terima 628 Kunjungan Pasien Cuci Darah Perbulan 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen, perbulan menerima 628 kunjungan pasien cuci darah (hemodialisis) rutin. Hal itu disampaikan Direktur...

KABAR POPULER

Hasil Musyawarah Almuslim X Dipersoalkan, Keuchik Pante Gajah Soroti Dugaan Pelanggaran AD/ART

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Keuchik Pante Gajah, Kecamatan Peusangan, Fatlar Ruhadi, menyatakan menolak hasil Musyawarah Almuslim X Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Universitas...

Hak Suara Diabaikan, Keuchik Alue Buya Pasie Tolak Hasil Mubes X Yayasan Almuslim Peusangan:...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Keuchik Alue Buya Pasie, Kecamatan Jangka, M. Diah, S.T., secara tegas menolak hasil Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan Almuslim Peusangan...

Kembali Jadi Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan, Ceulangiek Ajak Masyarakat Bersatu Majukan Pendidikan

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Rusyidi Mukhtar atau yang akrab disapa Ceulangiek, kembali jadi Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan periode 2026–2031. Anggota DPRA itu terpilih...

Wabup Razuardi Buka Konsultasi Publik II Penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang(PUPR) Bireuen melaksanakan Konsultasi Publik II Penyusunan Rencana Detail Tata...

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kemendagri Bantu Tiga Pompa Portable untuk Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Pidie Jaya – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menerima bantuan tiga unit mesin pompa portable dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendukung penanganan...