Rabu, 20 Mei 2026

Kala Sang Pemimpin Memilih Tunduk dalam Doa di Tengah Derasnya Kritik

KABAR BIREUEN, Bireuen–Di balik riuhnya dinamika pembangunan dan tajamnya pena kritik, Bupati Bireuen menunjukkan sisi kemanusiaan yang jarang tersorot.

Menanggapi pemberitaan mengenai pernyataan “kurang bersemangat” akibat kritikan media, Bupati justru memberikan sebuah perenungan yang sangat menyentuh hati, sebuah narasi yang mengangkat kembali harkat dan martabat seorang pelayan rakyat.

Bagi Bupati Bireuen H Mukhlis ST, jabatan bukanlah sekadar atribut kekuasaan, melainkan sebuah beban moral yang ia bawa hingga ke dalam sujudnya.

Bupati menegaskan bahwa rasa “lelah” yang sempat ia ungkapkan bukanlah bentuk kemarahan kepada pers, melainkan bentuk introspeksi diri yang teramat dalam sebagai seorang “Ayah” bagi seluruh masyarakat Bireuen.

“Setiap kritikan yang datang, saya terima sebagai bisikan cinta yang jujur. Jika hati ini sempat merasa getir, itu bukan karena saya anti-kritik, tapi karena saya merasa berdosa jika belum mampu membahagiakan seluruh rakyat saya,” ungkapnya, Kamis (19/3/2026).

Dikatakan Bupati Mukhlis, rasa tidak bersemangat itu adalah saat dirinya merenung sendirian di malam hari, bertanya pada hati kecilnya.

“Ya Allah, apalagi yang harus saya perbuat agar Kota Juang ini benar-benar sejahtera?” sebut Bupati dengan penuh ketulusan.

Dia melanjutkan bahwa martabat seorang pemimpin tidak akan jatuh hanya karena ia mengakui kelelahannya. Sebaliknya, martabat sejati ada pada keberanian untuk tetap berdiri tegak demi rakyat meski badai kritikan menerpa.

“Saya memilih untuk merunduk, bukan karena saya lemah, tapi karena saya sedang menjaga agar langkah pembangunan kita tidak terhenti oleh ego. Kritik dari rekan-rekan media adalah cermin bagi saya,” jelasnya.

Dikatakannya, jika cermin itu menunjukkan ada debu di wajahnya, maka dia yang akan membasuh wajah tersebut dengan kesabaran, bukan memecahkan cerminnya.

“Karena bagi saya, kebahagiaan warga Bireuen jauh lebih mulia daripada sekadar harga diri saya sebagai pribadi,” lanjutnya, dengan arif.

Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para kuli tinta untuk kembali merajut tali silaturahmi.

Bupati percaya, Bireuen tidak bisa dibangun dengan caci maki, melainkan dengan hati yang saling menguatkan.

“Bireuen adalah rumah kita bersama. Mari kita jaga martabat kota ini dengan saling mengingatkan dalam kasih sayang. Saya adalah pelayan kalian, dan seorang pelayan akan selalu membuka telinganya meski suara yang masuk kadang menyakitkan. Mari kita melangkah lagi, demi Bireuen yang lebih bermartabat di mata dunia,” pungkas Bupati dalam pesan penutupnya yang mengharukan. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Ilham Sakubat Tolak Berdamai dengan Anderson, Proses Hukum Tetap Berlanjut

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Kasus dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik melalui media sosial (medsos) yang menjerat Zarkasyi alias Anderson terus bergulir di Polres...

11 Atlet Kempo Bireuen Lolos ke PORA XV Aceh Jaya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Sebanyak 11 atlet Kempo Bireuen sukses lolos ke Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV di Aceh Jaya. Keberhasilan tersebut setelah 11...

Warga Berharap Bupati Bireuen Alokasikan Anggaran untuk Peningkatan Jalan Akses ke Lapangan Paya Kareung

0
KABAR BIREUEN, Bireuen, Warga Kabupaten Bireuen, khususnya peminat olahraga, mengharapkan Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST mengalokasikan anggaran untuk peningkatan jalan akses ke lapangan...

Ratusan Peserta Didik Ikuti FLS3N SD Tingkat Kabupaten Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ratusan peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD) unjuk talenta di ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat...

PW APRI Aceh dan Humas Kemenag Aceh Gelar Webinar Penulisan Berita Online

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Guna memperkuat peran penghulu di bidang literasi, terutama penulisan berita di website organisasi, Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia...

KABAR POPULER

Lima Jabatan Tinggi Pratama dan 15 Administrator di Pemkab Bireuen Kosong, Ini Penyebabnya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Lima jabatan tinggi pratama (eselon II) dan 15 jabatan administrator (eselon III) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen saat ini...

Ilham Sakubat Tolak Berdamai dengan Anderson, Proses Hukum Tetap Berlanjut

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Kasus dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik melalui media sosial (medsos) yang menjerat Zarkasyi alias Anderson terus bergulir di Polres...

Ratusan Peserta Didik Ikuti FLS3N SD Tingkat Kabupaten Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ratusan peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD) unjuk talenta di ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat...

Pemkab Bireuen Gelar Pasar Murah Jelang Idul Adha, Ini Jadwal dan Lokasinya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama Pemerintah Aceh menggelar pasar murah di 11 kecamatan. Pasar murah tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Raya...

Polda Aceh Klarifikasi Informasi Dugaan Penetapan Al-Farlaky Jadi Tersangka dalam Kasus Korupsi Beasiswa 2017

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Polda Aceh melalui Kabid Humas ,Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, SIK, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan di sejumlah media yang menyebutkan...