KABAR BIREUEN – Warga dari empat gampong di Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen kesulitan memperoleh gas elpiji 3 kg karena jauh dari pangkalan. Warga itu adalah dari Gampong Alue Kuta, Alue Bayeu Utang, Kuala Ceurape dan Ulee Ceu.

Hal tersebut diungkapkan Keuchik Alue Kuta, Yusrizal kepada Kabar Bireuen, Rabu (16/9/2020)

Menurut Yusrizal, ia sudah pernah mengajukan permohonan agar dibangun pangkalan Gas Elpji 3 kg yang terjangkau dengan warga dari empat gampong itu. Namun sebut Keuchik Yusrizal harapan warga agar didirikan pangkalan gas 3 kg di sekitar gampong itu tidak mendapatkan dukungan dari agen penyalur gas bersubsidi.

“Sudah pernah kami ajukan permohonan ke agen, tapi ditolak dengan berbagai alasan. Kalau ada warga yang jualan gas elpiji 3 kg di kios kios juga tidak dibenarkan. Seharusnya ini ada solusi dari dinas terkait,” ujar keuchik itu.

Selama ini sebut keuchik itu, warga Gampong Alue Kuta, Alue Bayeu Utang, Ulee Ceu dan Kuala Ceurape untuk mendapat gas 3 kg harus membeli pada kios kios di luar Kecamatan Jangka, misalnya di Kecamatan Kutablang atau pun ke Keudee Matang Geulumpangdua, Kecamatan Peusangan.

Yusrizal yang akrab disapa Waled, berharap dinas terkait bersama pertamina turun ke daerah itu untuk melakukan survey atau pendataan lokasi sehingga mengetahui daerah mana saja yang harus dibuka pangkalan gas 3 kg untuk memenuhi kebutuhan masyarakat miskin.

“Tolonglah atasi kebutuhan gas warga miskin di gampong kami. Tapi sekarang ini sudah jauh dari pangkalan di kios kios pun tidak boleh menjual gas elpiji 3 kg,” imbuhnya.

Sementara Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM Kabupaten Bireuen, Azhar SE yang dihubungi wartawan mengatakan, untuk saat ini di Kabupaten Bireuen tidak diberikan rekomendasi penambahan pangkalan gas elpiji 3 kg.

Menurut dia di Kabupaten Bireuen sudah ada 304 pangkalan. Namun pihak dinas itu tidak mengetahui kuota masing masing agen maupun pangkalan.

“Dalam waktu dekat kami akan mendata kuota masing masing pangkalan. Dan saat ini tidak direkomendasikan penambahan pangkalan,” ujar Azhar. (Rizanur)

BAGIKAN