KABAR BIREUEN– Pemilik kios di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen temapak melakukan pembongkaran lapak dagangannya, Minggu (29/10/2017).
Mereka terlihat memindahkan kayu-kayu bekas kiosnya itu dari lokasi pembongkaran. Kabarnya, puing-puing sisa pembongkaran harus dibersihkan dan tak boleh tersisa di tempat tersebut.
Pantauan Kabar Bireuen, proses pembongkaran kios pedagang di lahan PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) itu sudah dimulai sejak Sabtu (28/10/2017) kemarin.
Pembongkaran kios itu dilakukan terkait akan segera dibangunanya jalan dua jalur di di depan rumah sakit plat merah tersebut yang dimulai pada November 2017.
Hal itu sebagaimana diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Bireuen, Mulyadi SE, beberapa waktu lalu kepada Kabar Bireuen, menyebutkan, pembangunan jalan dua jalur untuk mengatasi kesemrautan dan kemacetan akan dilakukan pada November 2017.
“Kita sudah mengusulkan pembangunan jalan dua jalur itu. Dan juga sudah mendapat surat balasan dari PT. Kereta Api Indonesia (KAI) yang menyetujui pembangunan jalam dua jalur di lahan milik mereka,” ungkapnya.
Hanya saja, katanya, pihak PT KAI meminta tanah yang tersisa bisa dibangun toko untuk pedagang berjualan, yang selama ini telah menyewa pada mereka. (Ihkwati)










