KABAR BIREUEN – Seorang mahasiswi asal Jepang, Kisae Fukusima (21) yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Almuslim Bireuen, hadir ke studio televisi swasta Indosiar untuk mendukung Cut Rianda Zuhra yang sedang berjuang tampil pada Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2 Indosiar.
Kehadiran Kisae Fukusima bersama beberapa anggota Tim Sanggar Mirah Delima (SMD) binaan Hj. Nuryani Rachman ini, dalam rangka memberikan dukungan penuh kepada salah seorang anggotanya yaitu Cut Rianda Zuhra yang tampil pada Liga Dangdut Indonesia atau LIDA 2 Indosiar, Kamis (21/3/2019) malam.
“Kisae gadis asal Jepang ini sekarang sedang menempuh kuliahnya selama satu tahun (dua) semester di Universitas Almuslim,” ungkap Kabag Humas Umuslim, Zulkifli, M.Kom, Jumat (22//3/2019).
Menurut Zulkifli, Kisae selama ini aktif dalam berbagai aktivitas kemahasiswaan, seperti dalam sanggar, dia rajin dan antusias berlatih tari. Dia suka tarian Aceh.
“Karena begitu sukanya dengan tarian, Aceh dia sudah punya rapai’i milik sendiri. Dia beli dengan uang sendiri di Lhokseumawe dan katanya mau dibawa pulang ke Jepang,” jelas Zulkifli.
Saat tampil bersama sanggar seni Mirah Delima Umuslim di studio Indosiar, penampilan gadis asal negeri matahari terbit ini, terlihat sudah tidak canggung lagi memainkan gerakan dan menabuh alat musik tradisionil Aceh.
“Kisae merupakan mahasiswi Nagoya Gakuin University (NGU) Jepang yang sedang mengikuti pertukaran mahasiswa dengan Umuslim,” sebut Zulkifli.
Menurut Zulkifli, selama Kisae kuliah di Umuslim pergaulannya sangat luwes. Sering berbaur dengan masyarakat sekitar dan keluarga teman kuliahnya di Universitas Almuslim.
Kehadiran Kisae ke Bireuen merupakan program implementasi kerjasama antara kampus Nagoya Gakuin University (NGU) Jepang dengan Universitas Almuslim. Setiap tahun kedua kampus ini melakukan pertukaran mahasiswa.
Sama dengan Kisae Fukusima, sekarang di NGU Jepang juga ada dua orang mahasiswa Umuslim yang dikirim ke sana untuk kuliah selama satu tahun. (REL)










