H Mukhtar Yusuf sedang menyampaikan laporan pembangunan Masjid Al Amin.

KABAR BIREUENKetua Umum Pembangunan Masjid Al Amin H Mukhtar Yusuf yang akrab disapa Mukhtar Paratex mantan Keuchiek Pulo Ara Geudong Teungoh periode 2005-2018  yang dikukuhkan sebagai Ketua Umum,  Jumat (3/7/2020) dalam laporannya di hadapan Bupati Bireuen DR H.Muzakkar A Gani,SH, M Si, mantan Bupati Bireuen Drs H Mustafa A Geulanggang, unsur Forpoimda, unsur Forkopimcab Kota Juang dan ratusan undangan lainnya menyampaikan sekilas sejarah  Masjid Geudong Negeri Jeumpa.

Masjid Geudong satu-satunya Masjid tertua di Negeri Jeumpa, saat Presiden Soekarno  hijrah ke Bireuen menginap di rumah Dinas Panglima Kolonel Husin Yusuf (Pendopo Bupati Bireuen) sekarang,  mengendalikan Republik Indonesia dalam keadaan darurat, pernah melaksanakan shalat Jumat di Masjid Geudong Bireuen.

H Mukhtar Yusuf sebagai penggagas (perintis) pertama menjelaskan, pembangunan Masjid Al Amin berukuran 30 x 20 meter diatas sebidang tanah wakal seluas 6.478 meter bujur sangkar dimulai pada tahun 2007 saat Bupati Bireuen periode 2002-2007  masih dijabat Drs H Mustafa A Glanggang.

Masjid Al Amin Pulo Ara

Bupati Bireuen Mustafa A Geulanggang  memberi dukungan penuh terhadap gagasannya melaksanakan pembangunan kembali Masjid Al Amin yang sudah 40 tahun rubuh diguncang gempa.

Dikatakan, penyumbang pertama pembangunan tiang induk  Masjid Al Amin Pulo Ara, H Adli Ibrahim (Nyak Li), H Syafril Mahmud Bros (Alm), H Mukhtar Yusuf, H Jamaluddin A Gani Toko Bina Sari 100 zaksemen, Waki Nafi Geudong Teungoh, TM Amin Keuchik Pulo Ara non status dan penyumbang lainnya.

Saat ini  pembangunan Masjid Al Amin berlantai dua degnan luas 600 meter bujur sangkar sudah siap dikerjakan 35 persen telah menelan dana swasdaya masyarakat sekitar Rp 3 miliar dan 65 persen lagi termasuk pembangunan 4 buah kubah (boh labu) satu kubah berukuran 10 x 10 meter dan 3 kubah berukuran 2,5 x 2,5 meter butuh dana sekitar Rp 2 miliar lebih.

Meskipun belum siap 100 persen, Masjid Al AminPulo Ara Geudong Teungoh sudah dapat berfungsi melaksanakan shalat Jumat dan shalat lima waktu bagi kaum muslimin dan muslimat warga Desa Pulo Ara Geudong Teungoh, Kota Bireuen dan sekitarnya.

“Sesuai RAB pembangunan masjid Al Amin berlantai dua siap 100 persen akan menelan dana sekitarRp 7 miliar. Pembangunan lanjutan, sekarang sedang dilaksanakan pembangunan pagar beton masjid sepanjang 170 meter dan akan dilanjutkan dengan pembangunan 4 buah kubah (boh labu),” jelas Mukhtar Paratex. (H.AR Djuli)

BAGIKAN