KABAR BIREUEN-Geudong-Geudong FC memastikan lolos ke babak 8 besar Turnamen Sepak Bola Piala Usman Sulaiman I Tahun 2020.

Setelah pada pertandingan babak 16 besar menang melalui drama adu penalti atas Gatra FC Geudong Alue, dengan skor 3-2.

Laga derby ini terpaksa dilanjutkan dengan adu pinalti, setelah dalam waktu normal 2x 30 menit, kedua kesebelasan bermain imbang 1-1.

Pertandingan derby antara Geudong-Geudong FC versus Gatra FC Geudong Alue berlangsung di Lapangan Bola Cot Trieng, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen, Selasa (18/2/2020) sore.

Lima menit jalannya pertandingan babak pertama, Gatra FC unggul terlebih dahulu 1-0 melalui sundulan kepala Maulana.

Ketinggalan 0-1 pemain Geudong-Geudong FC melancarkan serangan dari berbagai lini, sebaliknya Gatra FC dengan sentuhan satu, dua selalu merepotkan pertahanan lawan.

Lewat satu serangan cepat, Geudong-Geudong FC berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1, gol tersebut tercipta melalui tendangan bebas yang dilakukan Michel menit 24. Skor 1-1 ini bertahan hingga babak pertama.

Memasuki babak kedua, intensitas serangan makin tinggi yang dilakukan kedua tim, permainan berlangsung dengan tempo tinggi, dan serangan silih berganti.

Namun solidnya barisan pertahanan masing-masing kedua tim, tak satu pun gol tercipta hingga babak kedua usai, skor tetap imbang 1-1.

Pertandingan dilanjutkan dengan adu penalti, dalam adu penalti itu, 3 algojo dari Geudong-Geudong FC, yaitu Gopta, Misbah dan Veri berhasil membobol gawang, sedangkan Darkasyi dan Michel gagal menghasilkan gol.

Sebaliknya Gatra FC hanya mampu menghasilkan 2 gol melalui eksekutor M. Akbal dan Dayat, sementara Rizki, Andrian dan Imanda gagal melakukan tugasnya dengan baik.

Dengan kemenangan ini, Geudong-Geudong FC lolos keputaran delapan besar, pada laga ini wasit dari Askab PSSI Bireuen, Bangkit, mengeluarkan 1 kartu kuning, kartu kuning ini diberikan kepada Rizki (Gatra FC).

Pertadingan selanjutnya, Rabu. (19/2/2020) di lapangan yang sama, PSGS geulanggang Kulam versus Jeumpa Utara FC Krueng Juli Timu. (Herman Suesilo).

BAGIKAN