GeRAK Adakan Sosialisasi Pentingnya Pencatatan Sipil dan Statistik Hayati di Bireuen

KABAR BIREUEN– Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh dengan dukungan dari The Asia Foundation (TAF), GaSAK dan KOMPAK mengadakan sosialisasi pentingnya Pencatatan Sipil dan Statistik Hayati (PS2H) di Kabupaten Bireuen, Rabu ( 1/11/2027) di meeting room salah satu hotel di Bireuen.

Hadir sebagai pemateri dalam sosialisasi itu, Muhammad Jaedi, Senior Advisor for Governance and Goverment Relations in Pusat Kajian Perlindungan Anak Indonesia Universitas Indonesia (Puskapa UI) Jakarta dan Mirza Fahmi, S,STP, Kabid Pendaftaran Penduduk, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bireuen.

Muhammad Jaedi dalam paparannya menyebutkan, pentingnya kepengurusan dokumen kependuudkan, mulai dari akte kelahiran, Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta Kartu kematian.

Dalam hal ini, dia lebih banyak membahas terkait pembuatan akte kelahiran bagi anak, dimana akibat tak adanya akte kelahiran,  kehilangan banyak calon pemimpin, seperti contoh, ada anak yang tidak bisa ikit olimpiade karena tak ada akte kelahiran.

“Dampak yang cukup serius akibat ketiadaan akte kelahiran salah satunya adalah banyak anak dibawah umur yang menikah muda, Seperti yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), anak miskin usia di bawah 16 tahun menikah muda,” ungkap Muhammad Jaedi.

Anak- anak itu kemudian menjadi istri, ibu dan janda pada usia anak. Ini dikarenakan anak tidak  bisa menunjukkan usianya yang sebenarnya, tak bisa dibuktikan,  karena tak punya akte kelahiran.

“Padahal, kalau ada akte kelahiran, anak yang menikah dibawah umur harus mendapat izin dari Pengadilan, tapi karena tak punya akte, maka hal itu tak dilakukan,” katanya.

Dikataknnya, jika mempunyai akte kelahiran dan  dokumen pendukung lainya maka tiga kali lebih besar peluang mendapatkan bantuan sosial.

‘Sering terjadi, jika seorang istri telah bercerai dengan suaminya, KKnya tidak dipecah atau dipisahkan, akibatnya, justru bantuan diterima suami sebagai kepala keluarga. Sementara mantan istri dan anak-anaknya  tidak mendapatkan bantuan sosial. Kalau dipisah KK sendiri,  lebih besar peluang dapat bantuan sosial,” jelasnya.

Jika data kelahiran tidak lengkap, tidak bisa mengukur data mortalitas, data penyebab kematian, pemerintah sulit kalau ada tingkat kematian tinggi, tidak tahu penyebabnya apa, tidak ada data valid. Sehingga, pemerintah tak bisa mengukur berapa jumlah puskesmas dan bidan yang dibutuhkan.

Data yang valid ada di Dusdikcapil, tapi kebanyakan, warga tak mengurus dokumen karena  tidak mempunyai biaya. Karena itu pilot projek membuat Petugas Registrasi Gampong (PRG) seperti dibeberapa desa di Kecamatan Simpang Mamplam adalah langkah yang bagus.

Pencatatan tersebut juga penting untuk menghasilkan data populasi yang semestinya jadi dasar kebijakan dan pembangunan. sebab, sensus dilakukan per 10 tahunm semnentarea Dukcapil setiap saat, ketika ada kelahiran, menikah, meninggal, perceraian, pindah alamat domisili serta perubahan nama.

Bayangkan, katanya, betapa mudanya bila mempunya data seperti itu. Tapi hal ini paling sering diabaikan, Perubahan domisili jarang dilaporkan, begitu juga perubahan nama karena dianggap merepotkan harus ke pengadilan.

Sementara itu, Mirza Fahmi, S,STP, Kabid Pendaftaran Penduduka Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bireuen, Bireuen baru 61 persen saja mendata atau mengeluarkan data Akte kelahiran, dari target  85 persen.

Diakuainya, memang ada sejumlah kendala yang dihadapi selama ini. Karena itu, dia berharap ke depannya lebih banyak lagi warga yang akan membuat dokumen tersebut setelah dilakukannya sosialisasi yang semakin gencar.

Selain itu, juga adanya bantuan Petugas Registrasi Gampong atau petugas terkait lainnya, salah satunya memberdayakan para Kepala Urusan (KAUR) Pemerintahan Gampong agar lebih aktif dan tahu tugasnya akan sangat membantu melakukan pendataan penduduk.

Kegiatan tersebut diikuti Camat/Sekcam dari 17 kecamatan, keuchik dari tujuh gampong di Simpang Mamplam, relawan gampong, perwakilan perempuan, PKPM dan lainnya. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Menang 4-1 atas SSB Barona, PSSB Bireuen Lolos ke Final Piala Soeratin Aceh U-13

0
KABAR BIREUEN, Sigli — PSSB Bireuen memastikan langkahnya ke final Piala Soeratin PSSI Aceh U-13 2026 setelah menundukkan SSB Barona Banda Aceh dengan skor...

Kapolres Bireuen Silaturahmi dengan Abu Mudi dan Waled Nu Samalanga

0
KABAR BIREUEN, Samalanga— Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., bersilaturahmi dengan ulama kharismatik Aceh, Tgk. H. Hasanoel Bashry (Abu Mudi) dan Tgk...

Hadiri Pengukuhan Waled Ibrahim sebagai  Pimpinan Dayah Darul Falah Jeunieb, Bupati Bireuen Tekankan Peran...

0
KABAR BIREUEN, Jeunieb – Waled Ibrahim resmi dikukuhkan sebagai Pimpinan Dayah Darul Falah Jeunieb yang baru, Senin (24/8/2026). Pengukuhan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat...

SSB Bijeh Mata U-10 dan U-12 Cot Rabo akan Berlaga pada Kompetisi Soccer Junior...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pembina Utama Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Bijeh Mata yang juga sebagai Kepala Disporapar Bireuen, Muhammad Al Muttaqin, S.Pd.,M.Pd, melepas...

Dosen dan Mahasiswa Faperta UNIKI Latih Peternak Manfaatkan Limbah Pertanian sebagai Pakan Alternatif

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Limbah pertanian yang selama ini kerap dianggap sebagai sisa produksi ternyata dapat diolah menjadi bahan pakan ternak alternatif. Potensi tersebut...

KABAR POPULER

SSB Bijeh Mata U-10 dan U-12 Cot Rabo akan Berlaga pada Kompetisi Soccer Junior...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pembina Utama Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Bijeh Mata yang juga sebagai Kepala Disporapar Bireuen, Muhammad Al Muttaqin, S.Pd.,M.Pd, melepas...

Sukses Gelar Muscab VI, Azwar Nyak Hasan Kembali Terpilih Sebagai Ketua KB PII Bireuen 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Azwar Nyak Hasan kembali terpilih Ketua Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) Kabupaten Bireuen periode kedua, 2026–2030 dalam Musyawarah...

Muslim Armas Kembali Terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda Periode 2026–2030

0
KABAR BIREUEN, JAKARTA– Ir. H. Muslim Armas kembali terpilih sebagai ketua umum Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda (PP TIM) untuk periode 2026–2030. Dia terpilih dalam...

Dua Pemuda Diciduk Polres Bireuen, Kedapatan Miliki 2,4 Gram Sabu

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Dua pemuda berinisial MZ (26) warga Geulumpang Tiga Pidie dan HS (24) warga Jangka Bireuen diamankan di Mapolres Bireuen karena kedapatan memiliki...

Kapolres Bireuen Silaturahmi dengan Abu Mudi dan Waled Nu Samalanga

0
KABAR BIREUEN, Samalanga— Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., bersilaturahmi dengan ulama kharismatik Aceh, Tgk. H. Hasanoel Bashry (Abu Mudi) dan Tgk...