KABAR BIREUEN– Mencegah terjadinya kekurangan gizi yang akan menghambat pertumbuhan fisik dan otak pada anak atau yang disebut Stunting, Desa Geudong Alue, Kecamatan Kota Juang, Bireuen menggelar sosialisasi dan konvergensi pencegahan stunting untuk para ibu hamil dan ibu-ibu yang memiliki balita di meunasah desa setempat, Rabu (20/11/2019).

Pada kegiatan sosialisasi dan konvergensi pencegahan stunting yang dihadiri oleh seratusan ibu hamil dan ibu-ibu yang mempunyai anak balita tersebut diberi pengarahan langsung oleh dr. Asmaul Husna Kepala Pukesmas Kota Juang.

Pada kesempatan tersebut dr. Asmaul Husna menjelaskan salah satu cara untuk mencegah terjadinya stanting harus menjaga sejak dini yaitu saat hamil atau saat mengandung agar selalu menjaga pola makan dan memenuhi gizi kandungan juga dibarengi pemeriksaan kepada bidan minimal 3 kali selama hamil.

Menurut Asmaul Husna, peran ibu hamil sangat penting dalam melakukan pencegahan terjadinya stanting diantaranya rutin memeriksa kandungan, memperbanyak mengkonsumsi makanan bergizi dan memperbanyak pengetahuan tentang ilmu kesehatan sehingga hal tersebut bisa teratasi secepatnya.

Sentara itu, Keuchik Geudong Alue, Sayed Fachruradhi dalam sambutannya mengatakan Desa Geudong Alue harus bebas dari stunting hal ini Sayed mengharapkan kekompakan aparatur desa dan masyarakat Geudong Alue dalam melakukan pencegahan stunting.

“Saya sangat mengharapkan kekompakan masyarakat desa Geudong Alue dan keseriusan dalam melakukan pencegahan stanting, jadi kita harapkan ibu-ibu agar selalu mengikuti acara-acara kesehatan seperti ini” pungkasnya.

Pada kegiatan tersebut Keuchik Geudong Alue juga memberikan bingkisan berupa paket susu dan perlengkapan bayi untuk para ibu hamil dan dan balita.

Acara sosialisasi dan konvergensi pencegahan stunting tersebut juga dihadiri Camat Kota Juang Drs. Jalaluddin MSi, petugas dinas kesehatan dan pendamping desa.(Ihkwati)

BAGIKAN