Kamis, 21 Mei 2026

FGD Penyusunan Rencana Kebutuhan Infrastruktur Industri Wilayah Sumatera Digelar Kementerian Perindustrian RI di Aceh

KABAR BIREUEN – Kementerian Perindustrian  Republik Indonesia, Direktorat Pengembangan Perwilayahan Industri menggelar pertemuan Focus Group Discussion (FGD) mengenai Penyusunan Rencana Kebutuhan Infrastruktur Industri di Wilayah Pusat Pengembangan Industri (WPPI) Wilayah Sumatera dan Kalimantan, khususnya Aceh di Banda Aceh, Rabu (6/9/2017).

Salah seorang pemateri Tarmizi Abdul Gani atau Tarmizi AGE, petani kampungan yang juga salah seorang pelaku usaha di Aceh pada pertemuan Focus Group Discussion (FGD – 1) untuk Aceh di tahun 2017 ini fokus pada 6 Kabupaten, yaitu Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Bireuen, Lhokseumawe, dan Aceh Utara.

“Kedepannya akan akan diperluas, hal ini berdasarkan informasi dari Kementerian Perindustrian,” ujar aktivis GAM yang pernah mendapat pendidikan di Denmark, Eropa itu.

Dikatakan Tarmizi AGE, untuk memaksimalkan perkembangan Industri di Aceh, bahkan dalam rangka menarik Investor ke Aceh, maka ada tujuh hal utama penting di wujudkan oleh penyelenggara, dalam hal ini adalah pemerintah Aceh dan pemerintah Kabupaten/Kota.

Ketujuh hal tersebut adalah adanya bahan baku, infrastruktur Jalan yang bagus, listrik yang normal, kebutuhan air yang memadai, telekomunikasi, pelabuhan dan SDM.

“Selain itu birokrasi surat menyurat yang cepat, penyediaan lahan dan keamanan tentu menjadi faktor prioritas dasar,” tegas Tarmizi AGE, yang juga akrab disapa Mukarram itu.

Pada acara FGD yang dibuka Kadis Perindustrian dan perdagangan Aceh  H. Asmauddin tersebut, menghadirkan tiga nara sumber, yaitu Tarmizi AGE, Prof. Jasman (Praktisi Pendidikan), dan Salahuddin (Bappeda Aceh).

Pertemuan yang digelar di salah satu hotel di Banda Aceh itu dihadiri pejabat dari Kementerian Perindustrian,  Drs. Sahroni, MM, Bappeda Aceh, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, Badan Penanaman Modal Aceh, Dinas Pertanian dan perkebunan Aceh, Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Dinas Perindustrian dan Perdagangan dari 6 kabupaten kota yang tersebut di atas dan Kadin Aceh.

Hasil Koordinasi dan sinkronisasi Pemerintah Aceh dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh dalam sebuah pertemuan dengan delegasi dari Kementerian Industri dan Tarmizi AGE sebagai salah seorang pelaku usaha di Aceh dengan Kadis Perindustrian dan perdagangan Aceh  H. Asmauddin mencatat beberapa hal penting.

Hal tersebut adalah, sebut Tarmizi AGE yang juga Humas PT Buana Aceh Sejahtera di Kabupaten Bireuen itu, memberikan gambaran infrastruktur wilayah industri Aceh, mengidentifikasi kondisi existing infra industri, menekan kesenjangan antar wilayah.

Hal penting lainnya adalah, meningkatkan daya saing kedepan kaitan industri, Pemanfaatan kondisi existing eks Mobil Oil dan PT. Arun supaya bisa berdenyut lagi dan KIA (Kawasan Industri Aceh). (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Pelatihan Ekonomi Hijau, HMI MPO Bireuen Dorong Pemulihan Ekosistem Pascabencana

0
KABAR BIREUEN, Bireuen— Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Bireuen menggelar Pelatihan Ekonomi Hijau dan Pemulihan Ekosistem bertema “Strategi Rehabilitasi Lahan Basah Pascabencana bagi...

Pemkab Bireuen Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Terbakar Rumah dan Angin Kencang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Sosial setempat bergerak cepat menyalurkan bantuan masa panik kepada warga terdampak musibah korban rumah...

Buka FLS3N SMP, Kadisdikbud Bireuen: Jadikan Ajang Ini Panggung yang Sportif

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Guna membentuk dan memperkuat karakter peserta didik melalui pengembangan potensi, bakat, serta kreativitas siswa di bidang seni dan sastra, Dinas Pendidikan dan...

Pemerintah Aceh Perkuat Layanan Dasar Pascabencana, Daerah Diminta Benahi Data SPM

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe - Pemerintah Aceh memperkuat upaya pemenuhan layanan dasar bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi dengan menggelar Lokakarya dan Bimbingan Teknis Pendataan dan...

Bank Aceh Syariah Gandeng PosSaku : Kolaborasi Digital yang Siap Naikkan Level UMKM Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Transformasi digital UMKM di Aceh kembali mendapat dorongan baru. PT Bank Aceh Syariah(BAS)  resmi menjalin kerja sama strategis dengan...

KABAR POPULER

FLS3N SD Tingkat Kabupaten Bireuen Berakhir, Ini Juaranya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Jenjang Sekolah Dasar (SD) Tingkat Kabupaten Bireuen Tahun 2026, berakhir sukses FLS3N yang digelar...

Ilham Sakubat Tolak Berdamai dengan Anderson, Proses Hukum Tetap Berlanjut

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Kasus dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik melalui media sosial (medsos) yang menjerat Zarkasyi alias Anderson terus bergulir di Polres...

Lima Jabatan Tinggi Pratama dan 15 Administrator di Pemkab Bireuen Kosong, Ini Penyebabnya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Lima jabatan tinggi pratama (eselon II) dan 15 jabatan administrator (eselon III) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen saat ini...

Wakil Bupati Bireuen Buka Forum Konsultasi Publik Penyelenggaraan Perizinan dan Non Perizinan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bireuen, menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP). Kegiatan dalam rangka penyelenggaraan...

Sekda Aceh Apresiasi Universitas Almuslim, Tegaskan Mahasiswa Berorganisasi Tetap Bisa Berprestasi

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun, S.IP, MPA, menghadiri sekaligus memberikan apresiasi tinggi kepada Universitas Almuslim atas konsistensinya dalam...