Empat Ribu Lebih Rumah Dhuafa Segera Siap Huni

KABAR BIREUEN – Progres pembangunan 4.076 unit rumah layak huni tipe 36 untuk kaum dhuafa di 23 kabupaten/kota se-Aceh rata-rata sudah mencapai 80 persen. Dengan sisa waktu hingga akhir Desember nanti dipastikan rumah-rumah tersebut akan segera bisa dihuni.

Hal itu mengemuka dalam evaluasi akhir yang dilakukan Pemerintah Aceh melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Aceh pada Selasa (26/11/2019) sore.

Evaluasi progres akhir pembangunan Rumah Layak Huni Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Aceh Tahun Anggaran 2019 itu dilakukan di Desa Meureu Ulee Titi, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar.

Kunjungan tersebut dipimpin Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Aceh, T. Mirzuan serta didampingi Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto.

Di desa tersebut terdapat 4 unit rumah bantuan yang sedang dibangun. Keempat rumah itu sudah hampir selesai dengan progres pembangunannya bahkan sudah melebihi 95 persen.

Bagian dinding rumah juga sudah dicat dan pemasangan plafon sudah siap dilakukan, termasuk pemasangan listrik, lantai keramik, jendela dan pintu. Sisa pengerjaan hanya berupa penyempurnaan lantai kamar mandi dan pembersihan.

T. Mirzuan mengatakan, secara umum progres akhir pembangunan rumah bantuan Pemerintah Aceh di seluruh kabupaten/kota, sudah mencapai 80 persen dan akan segera siap dalam beberapa hari ke depan.

“Evaluasi progres akhir ini kita lakukan untuk melihat langsung kondisi terkini di lapangan dan seperti yang kita saksikan di sini alhamdulillah sudah 95 persen selesai,” ujar T. Mirzuan.

Dia mengatakan, realisasi keseluruhan rumah layak huni Dinas Perkim Aceh TA 2019 diseluruh aceh sebanyak 4.076 unit dengan total anggaran Rp343.744.000.000.

Sementara untuk tahun 2020 direncanakan akan dibangun sebanyak 5.700 unit lagi di seluruh Aceh.

Mirzuan menjelaskan, untuk kegiatan TA 2020 direncanakan akan dilaksanakan lebih awal, yakni pada Februari agar mencapai target pembangunan 100 persen.

Sementara itu, salah satu penerima rumah bantuan Pemerintah Aceh, Rahimah (68 tahun), mengaku, sangat senang mendapat rumah tersebut dan tak sabar untuk segera menghuninya.

“Dibangun sekitar 1 bulan setengah. Alhamdulillah sudah siap,” katanya.

Da juga mengatakan, dirinya sangat beruntung mendapatkan rumah tersebut. Sebab, rumah yang selama ini dia tempati puluhan tahun lalu, kondisinya sudah sangat lapuk dan tak layak huni lagi. (REL)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Target Awal November Mulai Tanam Padi, Kadistanbun Bireuen Mulyadi Tinjau Progres Rehabilitasi Sawah di...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, SE., MM., meninjau progres pekerjaan rehabilitasi sawah di sejumlah lokasi di Kabupaten...

Demi Menjaga Amanah Wakaf, Keuchik Ulee Ceue Desak Audit Independen Yayasan Almuslim Peusangan.

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Keuchik Ulee Ceue, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Azwani, mendesak agar persoalan Yayasan Almuslim Peusangan diselesaikan secara transparan melalui pemeriksaan keuangan...

UNIKI Peringati Maulid Nabi, Momentum Memperkuat Keteladanan Rasulullah dan Berbagi dengan Anak Yatim

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) memperkuat nilai keislaman dan kepedulian sosial melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan...

Pemkab Bireuen Gelar Malam Pisah Sambut Danyonif 113/Jaya Sakti, Wabup Razuardi Harapkan Sinergi Terus...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuadi, M.T. menghadiri acara pisah sambut Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 113/Jaya Sakti dari Letkol Inf. Agus Susanto, S.Sos.,...

Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis, Jadi Model Kerja Sama...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — PT Bank Aceh Syariah bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh memperkuat sinergi dalam mendorong digitalisasi sistem pembayaran melalui...

KABAR POPULER

Demi Menjaga Amanah Wakaf, Keuchik Ulee Ceue Desak Audit Independen Yayasan Almuslim Peusangan.

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Keuchik Ulee Ceue, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Azwani, mendesak agar persoalan Yayasan Almuslim Peusangan diselesaikan secara transparan melalui pemeriksaan keuangan...

Kapolda Aceh Ungkap Kronologi Pengungkapan Pabrik Sabu di Pidie

0
KABAR BIREUEN, 0‎Pidie — Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menegaskan, tidak ada kompromi dalam hal pemberantasan narkotika. Ia memastikan penindakan tegas akan dilakukan...

Keuchik Saipuni Ajak Masyarakat Bersatu Jaga Warisan Ulama dan Masa Depan Yayasan Almuslim Peusangan

0
KABAR BIREUEN, Jangka — Keuchik Bugak Blang, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Saipuni, S.Pd.I., mendesak pengelolaan Yayasan Almuslim Peusangan dilakukan secara transparan dan akuntabel, terutama...

Keuchik Paya Aboe Suarakan Transparansi Pengelolaan Harta Wakaf dan Dukung Pergantian Kepemimpinan Yayasan Almuslim...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Keuchik Paya Aboe, Kecamatan Peusangan, Fajri, S.E., menyuarakan transparansi pengelolaan harta wakaf dan penguatan tata kelola Yayasan Almuslim Peusangan. Ia...

Target Awal November Mulai Tanam Padi, Kadistanbun Bireuen Mulyadi Tinjau Progres Rehabilitasi Sawah di...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, SE., MM., meninjau progres pekerjaan rehabilitasi sawah di sejumlah lokasi di Kabupaten...