Selasa, 10 Februari 2026

Dosen Umuslim Beri Pelatihan Usaha Ternak Madu Hutan di Bener Meriah

KABAR BIREUEN, Bener Meriah – Sejumlah dosen Universitas Almuslim (Umuslim), Peusangan. Bireuen melakukan pengabdian masyarakat tentang penguatan peran perempuan dalam lembaga pengelolaan hutan.

Pengabdian tersebut dilaksanakan selama dua hari (25-26/8/2024) di Kampung (desa) Waq Pondok Sayur, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah.

Kegiatan pengabdian dengan sumber dana dari kemendikbudristek diketuai Dr. Syifa Saputra, S.Pd., M.Pd bertujuan untuk mendukung Ekoeduwisata dan Green Ekonomi Keberlanjutan

Sasarannya kegiatan kelompok UMKM usaha ternak madu, diikuti sebanyak 50 peserta dan menghadirkan dua narasumber.

Kedua narasumber tersebut yaitu Sofrian Aqsha,S.H Kabid Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kantor Pemerintahan Kabupaten Bener Meriah.

Dan Jumira,SST,MKM, Kasi Kefarmasian Alkes dan PKRT, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah.

Dalam kesempatan itu, Sofrian Aqsha,S.H menyampaikan, banyak UMKM di Kabupaten Bener Meriah sudah ada yang berkembang, namun pengelolanya masih belum memahami penting adanya nomor izin berusaha (NIB).

Sementara menurut Jumira,SST., MKM, madu murni tanpa tambahan olahan yang lain, izin edarnya dapat dengan Izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) saja, jelasnya

Panitia kegiatan, Ismahadi, S.P., M.Ling, menjelaskan upaya konservasi di Bener Meriah bertujuan untuk memastikan bahwa hutan tetap berfungsi dengan baik.

Hadirnya narasumber dari kalangan pemangku kepentingan Pemerintahan Kabupaten Bener Meriah, diharapkan pemerintah dapat memfasilitasi pengurusan izin usaha dan izin edar kepada usaha UMKM yang sedang dijalankan masyarakat khususnya ternak madu hutan

Ismahadi berharap dengan adanya pelatihan ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat kampung Waq Pondok Sayur tentang konservasi ekosistem dan ternak lebah madu,

“Sehingga dapat menambah penghasilan petani selain kopi yang berada di kawasan hutan lindung,” ujarnya.

Selain itu dengan adanya pelatihan ini dapat memberikan manfaat ekologis, sosial, serta ekonomi bagi generasi mendatang.

Selain itu untuk pelestarian warisan budaya memiliki hubungan budaya dan spiritual yang mendalam dengan hutan, dan konservasi membantu melestarikan aspek-aspek tersebut, yang berguna untuk pariwisata di Kampung Waq Pondok Sayur ini.

‘Kegiatan penguatan dititik beratkan pada peran perempuan dalam mengembangkan potensi desa,” jelasnya.

Salah-satu peserta pelatihan mengharapkan agar kegiatan pengabdian di Kampung Waq Pondok Sayur ini dapat dilakukan secara berkelanjutan,

“Hal ini agar masyarakat dapat menjaga hutan lindung secara berkesinambungan,” harapnya. (Hermanto).

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Pers Bukan Corong, Pemerintah Bukan Anti-Kritik

0
Oleh: Anwar, S.Ag, M.A.P Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen HARI Pers Nasional 9 Februari 2026 menjadi ruang refleksi bersama, bukan hanya bagi insan pers, tetapi...

Respons Permintaan Gerakan Aliansi Masyarakat Bireuen, DPRK Siap Turun ke Lokasi Pengungsi Korban Bencana

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – DPRK Bireuen berencana meninjau langsung lokasi pengungsian korban bencana dalam waktu dekat. Langkah ini diambil sebagai respons atas desakan Gerakan...

Ketua Umum Taman Iskandar Muda Jakarta, Muslim Armas Jadi Pemateri Seminar Nasional di Umuslim

0
KABAR BIREUEN, Peusangan— Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan menggelar Seminar Nasional bertema “Peran dan Kontribusi Kolaboratif Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim Bireuen Aceh, Ikatan...

Dipicu Dugaan Tidak Transparansi Realisasi APBG, Enam Perangkat Gampong Cot Girek Mundur Serentak

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak enam perangkat Gampong Cot Girek, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, kompak mengundurkan diri secara serentak. Pengunduran diri ini dipicu dugaan kurangnya...

740 Mahasiswa Umuslim Rampungkan KKM Pascabencana, Bantu Pemulihan 26 Gampong di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan menjemput kembali 740 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Angkatan XXVIII Tahap II Tahun Akademik 2025/2026...

KABAR POPULER

Dipicu Dugaan Tidak Transparansi Realisasi APBG, Enam Perangkat Gampong Cot Girek Mundur Serentak

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak enam perangkat Gampong Cot Girek, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, kompak mengundurkan diri secara serentak. Pengunduran diri ini dipicu dugaan kurangnya...

Respons Permintaan Gerakan Aliansi Masyarakat Bireuen, DPRK Siap Turun ke Lokasi Pengungsi Korban Bencana

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – DPRK Bireuen berencana meninjau langsung lokasi pengungsian korban bencana dalam waktu dekat. Langkah ini diambil sebagai respons atas desakan Gerakan...

Ketua Umum Taman Iskandar Muda Jakarta, Muslim Armas Serahkan Bantuan Seragam Sekolah untuk Siswa...

0
KABAR Bireuen, Peudada— Ketua Umum Taman Iskandar Muda (TIM) Jakarta, Ir. H. Muslim Armas, secara langsung menyerahkan bantuan berupa baju sekolah kepada siswa-siswi korban...

740 Mahasiswa Umuslim Rampungkan KKM Pascabencana, Bantu Pemulihan 26 Gampong di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan menjemput kembali 740 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Angkatan XXVIII Tahap II Tahun Akademik 2025/2026...

Mengenal Perjalanan Amsal Alfian, Putra Bireuen Calon Ketua Umum PB PII

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Sosok Dr (C) Amsal Alfian, S.E., M.E., semakin mencuri perhatian menjelang Muktamar Pelajar Islam Indonesia (PII), yang akan digelar 10-15 Februari di...