Diresmikan Besok, Jembatan Bailey Kuta Blang Siap Difungsikan

KABAR BIREUEN, Kuta Blang  – Jembatan Bailey Kuta Blang di jalur lintas nasional Medan–Banda Aceh, Kabupaten Bireuen, telah rampung dikerjakan dan siap difungsikan.

Jembatan darurat tersebut dijadwalkan diresmikan pada Sabtu pagi (27/12/2025) besok, dan langsung difungsikan usai prosesi peusijuek atau tepung tawar.

Pembangunan jembatan bailey itu dikerjakan prajurit Zidam Iskandar Muda dan Zipur 16, hasil kolaborasi antara Kementerian Pekerjaan Umum, PT Adhi Karya (BUMN), TNI/Polri, dan penyedia jasa konstruksi lokal, PT Krueng Meuh.

Direktur PT Krueng Meuh, Mawardi yang akrab disapa H. Yudi, menyampaikan, jembatan tersebut besok sudah bisa dilintasi setelah prosesi adat dilaksanakan.

“Sabtu besok, setelah dipeusijuek oleh teungku atau tokoh agama setempat, jembatan ini sudah bisa langsung digunakan masyarakat,” ujar H. Yudi kepada wartawan di lokasi, Jumat (26/12/2025) malam.

BACA JUGA: Ditinjau HRD Bersama Pejabat Kementerian PU, Jembatan Bailey Kuta Blang Ditargetkan Rampung dalam Beberapa Hari ke Depan

Dijelaskannya, selama proses pembangunan, Kasatker PJN 1 Aceh, Isnanda, bersama Riski Anugrah, terus melakukan pemantauan langsung di lapangan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai standar keselamatan.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras tim yang bekerja siang dan malam, Jembatan Bailey Kuta Blang kini siap dilintasi. Ini menjadi bukti sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, TNI, dan mitra lokal,” katanya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.3 Satker PJN 1 Aceh, Isnanda, menjelaskan, meski jembatan tersebut besok mulai dibuka, tetap diberlakukan pembatasan demi menjaga keamanan struktur jembatan darurat tersebut.

“Untuk sementara, kendaraan yang diizinkan melintas maksimal berbobot 30 ton dengan tinggi kendaraan tidak lebih dari 4 meter,” ungkap Isnanda.

Menurutnya, pembatasan ini penting untuk menjaga stabilitas jembatan. Mengingat, konstruksi bailey memiliki batas ketahanan tertentu agar tidak terjadi kelelahan material. Terutama, pada sambungan dan dudukan jembatan, sebelum jembatan permanen diperbaiki.

BACA JUGA: Pulihkan Akses Utama Medan–Banda Aceh, Kementerian PU Bangun Jembatan Bailey Kuta Blang

Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) serta Satlantas Polres Bireuen, guna mengatur kelancaran arus lalu lintas.

“Untuk sementara, arus kendaraan akan diberlakukan sistem buka-tutup di Jembatan Kuta Blang,” tambahnya.

Jembatan Bailey Kuta Blang memiliki panjang sekitar 66 meter dan menjadi infrastruktur vital yang menghubungkan Kabupaten Bireuen dengan Kabupaten Aceh Utara serta Kota Lhokseumawe.

Sebelumnya, jembatan rangka baja Kuta Blang mengalami kerusakan parah hingga terputus akibat banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh. Kondisi tersebut sempat melumpuhkan mobilitas warga serta mengganggu distribusi logistik antarwilayah. (Red) 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Pasca Insiden di Tiro, Kapolda Aceh Imbau Masyarakat Tetap Tenang dan Tidak Terprovokasi

0
KABAR BIREUEN, ‎Banda Aceh — Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan mengimbau masyarakat Aceh, khususnya Kabupaten Pidie, agar tetap tenang, menahan diri, dan tidak...

Cucu Pendiri Almuslim Pertanyakan Keabsahan Mubes X, Ingatkan Amanah Wakaf Harus Dipertanggungjawabkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Dian Chairani, cucu Tgk. Abdurrahman Meunasah Meucap, salah seorang tokoh pendiri Almuslim, mempertanyakan keabsahan proses Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan...

Keuchik Karieng Tolak Hasil Mubes Almuslim X, Tuntut Transparansi Keuangan dan Aset Yayasan

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Penolakan terhadap hasil Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan Almuslim Peusangan tidak hanya berkaitan dengan proses pemilihan kepengurusan. Keuchik Karieng, Kecamatan...

Wagub Aceh Bersama Kapolda Jenguk Korban Insiden Bendera di Pidie, Dengarkan Aspirasi Keluarga

0
KABAR BIREUEN, Pidie – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, S.E., bersama Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, menjenguk para korban insiden pengibaran dan penertiban...

Tolak Hasil Mubes X Yayasan Almuslim Peusangan, Imum Mukim Tgk Di Tanoh Mirah: Jangan...

0
KABAR BIREUEN,Peusangan Imum Mukim  Tgk Di Tanoh Mirah, Kecamatan Peusangan, Saifuddin, S.Sos., menolak tegas hasil Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan Almuslim Peusangan yang dilaksanakan...

KABAR POPULER

Tolak Hasil Mubes X Yayasan Almuslim Peusangan, Imum Mukim Tgk Di Tanoh Mirah: Jangan...

0
KABAR BIREUEN,Peusangan Imum Mukim  Tgk Di Tanoh Mirah, Kecamatan Peusangan, Saifuddin, S.Sos., menolak tegas hasil Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan Almuslim Peusangan yang dilaksanakan...

Cucu Pendiri Almuslim Pertanyakan Keabsahan Mubes X, Ingatkan Amanah Wakaf Harus Dipertanggungjawabkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Dian Chairani, cucu Tgk. Abdurrahman Meunasah Meucap, salah seorang tokoh pendiri Almuslim, mempertanyakan keabsahan proses Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan...

Penolakan Hasil Musyawarah Almuslim X Meluas, Imum Mukim Lamkuta Minta Legalitas Ditinjau Ulang: Yayasan...

0
KABAR BIREUEN, Jangka – Penolakan terhadap hasil Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan Almuslim Peusangan terus meluas. Kali ini, Imum Mukim Lamkuta, Kecamatan Jangka, H....

Tolak Hasil Mubes X Yayasan Almuslim Peusangan, Keuchik Pulo Blang Desak Transparansi Pengelolaan Aset...

0
KABAR BIREUEN, Jangka – Keuchik Pulo Blang, Kecamatan Jangka, Baihaqi, S.Pd., menolak keras hasil Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan Almuslim Peusangan yang menetapkan kepengurusan...

Hasil Musyawarah Almuslim X Dipersoalkan, Keuchik Pante Gajah Soroti Dugaan Pelanggaran AD/ART

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Keuchik Pante Gajah, Kecamatan Peusangan, Fatlar Ruhadi, menyatakan menolak hasil Musyawarah Almuslim X Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Universitas...