Kamis, 11 Juni 2026

Kasatgas PRR Minta Daerah Percepat Pendataan Huntap, yang Tidak Kirim Data Ditinggal

KABAR BIREUEN, Banda Aceh-Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, meminta pemerintah daerah terdampak bencana hidrometeorologi segera menyelesaikan pendataan penerima hunian tetap (huntap) bagi penyintas bencana.

Selain pendataan, pemerintah daerah juga diminta mempercepat penyiapan lahan untuk mendukung pembangunan huntap komunal bagi penyintas bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menurut Tito, persoalan lambannya pendataan penerima huntap, baik untuk skema in-situ maupun komunal, tidak boleh kembali terjadi pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi permanen. Pemerintah ingin penyintas bencana yang kehilangan rumah dapat segera beralih ke huntap.

Tito mengatakan, lambannya pendataan huntap yang valid oleh pemerintah daerah sempat membuat pemerintah pusat kesulitan mengeksekusi pembangunan huntap. Sebab, tanpa data valid dan terverifikasi secara by name by address, huntap tidak dapat dibangun secara tepat sasaran.

“Rekan-rekan pemda semua mengatakan warganya segera diurus. Terutama soal huntap, tetapi tidak memberikan data. Tidak didata mana yang rusak berat atau ringan, hanya yang hilang. Mereka ini harus ditanya satu-satu, mau yang in-situ di tanah sendiri yang dibangunkan BNPB dengan bantuan Rp60 juta, atau komunal dari Kementerian PKP,” kata Tito dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Capaian Pembangunan serta Percepatan Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi di Kantor Gubernur Aceh, Selasa (9/6/2026).

Tito menjelaskan, percepatan pembangunan huntap pada prinsipnya dapat terealisasi jika ada kolaborasi antara instansi terkait dan pemerintah daerah.

Dalam skema tersebut, BNPB bertugas membangun huntap in-situ di lahan semula, atau memberikan bantuan sebesar Rp60 juta bagi penyintas yang ingin membangun rumah secara mandiri.

Sementara itu, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bertugas membangun huntap komunal dalam bentuk kawasan atau kompleks.

Adapun pemerintah daerah berperan menyiapkan lahan dan akses jalan menuju lokasi huntap. Lahan tersebut dapat berupa tanah milik pemerintah daerah, lahan pemerintah pusat, atau lahan milik pemerintah yang berstatus hak guna usaha (HGU).

“Persoalan memang nanti adalah pada lahan dan pada pendataan by name by address,” kata Tito.

Tito menegaskan, pemerintah akan memprioritaskan pembangunan huntap bagi daerah yang lebih dulu menyerahkan data penerima secara by name by address.

Karena itu, ia meminta kepala daerah segera memastikan data penerima telah lengkap, termasuk pilihan penyintas terhadap skema huntap in-situ atau huntap komunal.

Dikatakan Tito, seandainya kepala daerahnya tidak menyerahkan data by name by address, siapa yang mau secara in-situ, siapa yang mau di kompleks, ya ditinggal.

“Biar nanti rakyatnya marah kepada kepala daerahnya. Karena kita juga tidak bisa bekerja kalau tidak punya data. Kita tidak bisa menghitung. Jadi kalau ada daerah yang belum mengirimkan data by name by address,mana yang in-situ, mana yang mau di kompleks, dengan segala hormat akan kita tinggal,” jelas Tito. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Furnama Sari Harumkan Nama UNIKI, Raih Juara II Duta Muda CBP Rupiah Aceh 2026

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Furnama Sari, mahasiswi Program Studi Hukum UNIKI, berhasil...

Ketua Umum Taman Iskandar Muda: Bagi Hasil Migas yang Berkeadilan untuk Aceh

0
KABAR BIREUEN, Jakarta-Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda menolak keras Plan of Development (PoD) I Lapangan Tangkulo Blok South Andaman yang telah ditandatangani oleh Menteri...

Transformasi Digital Kampus, UNIKI Evaluasi dan Tingkatkan Kinerja Operator

0
KABAR BIREUEN, Bireuen  - Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen terus memperkuat langkah transformasi digital di lingkungan kampus. Salah satu upaya yang dilakukan adalah...

MTsN 10 Bireuen Gelar Class Meeting, Jadi Ajang Gali Bakat dan Potensi Siswa

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Usai menyelesaikan Ujian Akhir Semester (UAS) genap Tahun Pelajaran 2025/2026, MTsN 10 Bireuen menggelar kegiatan class meeting atau perlombaan antarkelas...

Turut Diikuti Wartawan, Aksi Sosial PMI Bireuen dalam Rangka Hari Donor Darah Sedunia Terkumpul...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Jelang Peringatan Hari Donor Darah Sedunia. Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bireuen berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bireuen dan Unit Transfusi Darah (UTD)...

KABAR POPULER

Turut Diikuti Wartawan, Aksi Sosial PMI Bireuen dalam Rangka Hari Donor Darah Sedunia Terkumpul...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Jelang Peringatan Hari Donor Darah Sedunia. Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bireuen berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bireuen dan Unit Transfusi Darah (UTD)...

30 Pemain PSSB U-13 Lolos Seleksi, Siap Tempur di Piala Soeratin 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Tim Seleksi PSSB Bireuen U-13 resmi menetapkan 30 pemain terbaik yang akan memperkuat tim dalam ajang Piala Soeratin U-13 Tahun...

Manajemen Kepemimpinan dan Tata Kelola Berbasis Syariah: Pilar Membangun Aceh yang Profesional dan Bermartabat

0
Oleh: Dr. H. Kamaruddin, M.M., CRP., CFRM Dosen Magister Manajemen Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen Aceh DALAM setiap organisasi, baik pemerintahan, badan usaha swasta, lembaga...

MTsN 10 Bireuen Gelar Class Meeting, Jadi Ajang Gali Bakat dan Potensi Siswa

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Usai menyelesaikan Ujian Akhir Semester (UAS) genap Tahun Pelajaran 2025/2026, MTsN 10 Bireuen menggelar kegiatan class meeting atau perlombaan antarkelas...

Peringati Hari Donor Darah Sedunia, Besok PMI Bireuen Gelar Aksi Kemanusiaan di Halaman Kantor...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Menjelang peringatan Hari Donor Darah Sedunia (World Blood Donor Day), Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen bersiap menggelar aksi kemanusiaan berskala besar. Kegiatan...