KABAR BIREUEN-Salah satu upaya untuk meningkatkan mutu para supir angkutan umum, sebagai penyedia jasa angkutan transportasi masyarakat Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Perhubungan Bireuen melakukan kegiatan Pemilihan Awak Kendaraan Angkutan Umum Teladan (AKUT) atau Abdy Yasa Teladan tahun 2019.

Kegiatan yang diikuti puluhan peserta dari kalangan supir angkutan umum dalam wilayah Kabupaten Bireuen ini, dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perhubungan Bireuen Muliyadi SE, MM, di kantor dinas setempat, Selasa (25/6/2019).

Pada kesempatan itu, dalam inti arahannya Muliyadi mengatakan, kegiatan ini selain memilih Abdy Jasa Teladan terbaik tingkat Kabupaten Bireun tahun 2019, juga memberikan pengatahuan terkait dibidang lalu lintas dan angkutan jalan.

Selain itu, juga untuk mewujudkan pelayanan jasa angkutan umum yang baik, guna mempersiapkan AKUT yang berkualitas disiplin dan bertanggungjawab.

“Kegiatan pemilihan ini rutin diadakan setiap tahunnya di seluruh Indonesia, baik itu pemilihan di tingkat Kabupaten, Provinsi dan Nasional,” jelas Muliyadi.

Kadis Perhubungan Bireuen itu berharap, siapapun peserta yang terpilih sebagai yang terbaik, diharapkan keseriusannya untuk memberi yang terbaik bagi Kabupaten Bireuen di ajang yang sama di tingkat Provinsi nanti.

“Insya Allah, tahun ini Abdy Yasa Teladan Bireuen menjadi Duta Provinsi Aceh pada ajang yang sama di Tingkat Nasional.” ujar Muliyadi.

Sebelumnya, Kabid Angkutan dan Terminal Faisal ST, MT selaku panitia pelaksana kegiatan mengatakan, kegiatan Pemilihan AKUT atau Abdy Yasa Teladan Tingkat Kabupaten Bireuen tahun 2019 ini, diikuti 25 peserta.

Mereka akan diberikan bimbingan dan arahan dari para pemateri dari unsur Dinas Perhubungan, Satlantas Bireuen dan Jasa Raharja.

Dari sejumlah peserta tersebut, kita memilih dua orang peserta terbaik, mewakili Kabupaten Bireuen mengikuti ajang yang sama di tingkat Provinsi pada 1-5 Juli 2019 mendatang.

“Di tingkat Provinsi nanti, mereka akan bergabung dengan peserta utusan dari sejumlah Kabupaten/Kota yang ada di Aceh,” ujar Faisal. (Herman Suesilo).

BAGIKAN