KABAR BIREUEN-Indonesia terus menyerukan dan mengupayakan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program 1000 hari pertama kehidupan (HPK).

Karena kualitas manusia ditentukan sejak dari awal masa kehamilan sampai Seribu Hari Pertama Kehidupan (1000-HPK) yang merupakan periode emas bagi tumbuh kembang seorang anak, yaitu 270 hari selama kehamilan dan 730 hari pada 2 tahun pertama kehidupan seorang anak.

Hal ini disampaikan Panitia Pelaksana Kegiatan. dr Amir Addani M. Kes pada pada acara Penandatangani Deklarasi dan Pencegahan Stunting di Kabupaten Bireuen.

Amir Addani menjelaskan, dampak dari kebutuhan zat gizi yang tidak terpenuhi dapat mengakibatkan masalah yang berkaitan dengan status gizi seperti gizi buruk, gizi kurang, dan stunting yang saat ini menjadi permasalahan yang terjadi di beberapa Provinsi di Indonesia termasuk di Provinsi Aceh, dan Kabupaten Bireuen.

“Penyebab stunting selain karena faktor gizi juga bisa disebabkan oleh pola asuh, sanitasi, dan air bersih yang tidak memadai,” sebutnya.

Deklarasi Cegah Stunting di Kabupaten Bireuen bertujuan untuk meningkatkan komitmen dan kerjasama pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, dunia usaha dan setiap organisasi beserta seluruh masyarakat untuk mencapai Bireuen bebas stunting.

“Acara Deklarasi Cegah Stunting di kabupaten Bireuen Tahun 2019 dengan jumlah perserta 1100 orang yang dihadiri oleh unsur, Pejabat Daerah, Lintas Sektor, Lintas Program. Organisasi Profesi. PKK Kabupaten dan Kecamatan. BPJS . TAP3MD. Danramil Kapolsek, sebutnya.

Sementara itu, Wakil Ketua 1Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraah Keluarga (TP PKK) Aceh, Dr Dyah Erti Idawati MT, menjelaskan, stunting adalah gangguan pertumbuhan badan anak disebabkan kurangnya asupan gizi.

Stunting ini tidak hanya menyebabkan tubuh anak lebih pendek, tapi juga berpengaruh kepada kemampuan cara kerja otaknya

“Semoga perjuangan kita untuk meningkatkan tumbuh kembang anak-anak Aceh mendapat ridha dari Allah SWT,” katanya.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Bireuen H Saifannur S. Sos, di GOR Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa, Senin, (21/10/ 2019).

Selain dihadiri Bupati Bireuen, juga dihadiri antara lain, Pimpinan dan Anggota DPRK, Unsur Forkopimda, Sekda Bireuen,  Staf Ahli, Kepala Dinas, Badan, Kantor, Dan Bagian Serta Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen.

Kemudian Ketua TP PKK Kabupaten dan Kecamatan. Kepala Puskesmas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen unsur organisasi profesi, Perwakilan BPJS dan KOMPAK. Keuchik dalam Kabupaten Bireuen, Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Bireuen. (Herman Suesilo)

BAGIKAN