Diapresiasi, Keterlibatan Masyarakat dalam Menjaga Lingkungan Hidup

KABAR BIREUEN – Direktur Perencanaan dan Evaluasi Pengendalian Daerah Aliran Sungai pada Direktorat Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, DR. M. Saparis Soedarjanto S.Si,M.T, mengapresiasi keterlibatan langsung masyarakat di lima kabupaten/kota (Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireuen, Lhokseumawe dan Aceh Utara) yang melintasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Peusangan, dalam menjaga lingkungan hidup.

Hal itu disampaikan M. Saparis Soedarjanto saat penutupan Festival Krueng Peusangan yang dirangkai dengan Khanduri Adat Krueng di Gampong Simpang Jaya, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Selasa (17/12/2019).

“Saya dengar tadi, acara ini murni diinisiasi LSM lingkungan hidup dan masyarakat, tanpa melibatkan pemerintah. Ini sungguh luar biasa masyarakat berperan dalam menjaga lingkungan hidup,” puji Saparis yang mendapat tepuk tangan dari para undangan.

Disebutkannya, semua pihak memang memiliki tanggug jawab bersama dalam menjaga lingkungan hidup. Sebab, ini demi kepentingan bersama dan keberlangsungan hidup manusia.

Menurut Saparis, penandatanganan MoU Imbal Jasa Lingkungan dan Master Plan Koridor Satwa dalam kegiatan ini, perlunya komitmen bersama. Tujuannya, agar seluruh kabupaten/kota khususnya di DAS Peusangan dan seluruh perusahaan yang selama ini memanfaatkan air di DAS Peusangan, ikut serta menjaganya.

“Kita harus mampu menjamin air menjadi bagian dari kehidupan kita bersama, dengan tetap menjaga lingkungan, serta tidak melakukan perembahan hutan,” harap Saparis.

Sementara itu, Ketua Forum DAS Krueng Peusangan (FDKP), Suhaimi Hamid, dalam laporannya mengatakan, Festival Krueng Peusangan ini digelar, untuk mengkampanyekan pengelolaan dan perlindungan DAS Krueng Peusangan secara terpadu dari hulu ke hilir.

“Kita berharap Pemerintah Aceh dapat mengintegrasikan dokumen master plan koridor satwa ini. Sehingga, tidak terjadi konflik satwa dan masyarakat, seperti yang terjadi di kawasan Bener Meriah,” ujar Suhaimi.

Suhaimi Hamid

Selama ini, menurut dia, persoalan konflik satwa justru karena ulah oknum masyarakat yang telah merambah tempat mereka, bukan karena satwanya yang ikut merambah lahan masyarakat.

“Makanya perlu ada master plan koridor satwa. Dengan begitu, ruang gerak bagi satwa di kawasan DAS Krueng Peusangan, ikut terjaga,” jelas pria yang akrab disapa Abu Suhai ini.

Penutupuan Festival Krueng Peusangan yang dipusatkan di Kabupaten Bireuen ini, dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada pemerintah dan masyarakat peduli lingkungan.

Acara tersebut ikuy dihadiri Anggota Forum Bersama (Forbes) DPR-DPD RI, Sudirman alias Haji Uma dan rekannya Anggota DPD RI asal Aceh, H M Fadhil Rahmi Lc serta Kepala BPKS, Ir Razuardi Ibrahim MT, Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh Ir Sahrial dan perwakilan pemerintah dari lima kabupatan/kota dalam lingkungan DAS Krueng Peusangan. (Suryadi)

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Nasib Dana Otsus Aceh Masih Menggantung, HRD Desak Pemerintah Pusat Segera Tentukan Sikap

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Keberlanjutan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 masih belum memiliki kepastian. Menteri Keuangan...

Cegah Karhutla, Polsek Makmur Gencarkan Patroli dan Sosialisasi

0
KABAR BIREUEN, Makmur— Personel Polsek Makmur, Polres Bireuen menyisir sejumlah kawasan rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Senin (7/9/2026). Selain memastikan kondisi lapangan, polisi mengingatkan...

Wabup Bireuen Pimpin Upacara Peringatan Hardikda Aceh ke-67

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen, sukses menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ke-67...

Siapkan Calon Guru Profesional, Mahasiswa PAI UNIKI Mulai Asah Kompetensi Mengajar di Sejumlah Madrasah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), mulai terjun langsung ke...

Kreatif Padukan Teknologi dan Budaya, Fikom Umuslim Raih Stand Terfavorit di Ajang Multicultural Festival...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, berhasil meraih predikat Stand Fakultas Terfavorit (Favorite Faculty Booth) pada ajang...

KABAR POPULER

Dituding Telantarkan Pasien Tumor Ganas, Manajemen RSUD dr Fauziah Ungkap Fakta Sebenarnya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Manajemen RSUD dr Fauziah Bireuen membantah pihaknya menelantarkan pasien tumor ganas, Rizki Saputri (34), warga Dusun Karieng, Desa Rancong, Kecamatan...

Kunjungi Korban Kebakaran di Gampong Pante Baro, Ketua PMI Bireuen Serahkan Bantuan

0
KABAR BIREUEN,Juli—Ketua PMI Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M. atau Edi Obama, mengunjungi lokasi kebakaran di Gampong (Desa) Pante Baro, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen...

Wabup Bireuen Pimpin Upacara Peringatan Hardikda Aceh ke-67

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen, sukses menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ke-67...

Kreatif Padukan Teknologi dan Budaya, Fikom Umuslim Raih Stand Terfavorit di Ajang Multicultural Festival...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, berhasil meraih predikat Stand Fakultas Terfavorit (Favorite Faculty Booth) pada ajang...

Tim Dokter RSUD dr Fauziah Bireuen Berhasil Angkat Tumor 15 Kg dari Wanita Lansia...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tim dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen berhasil mengangkat tumor seberat 15 kg dari pasien lansia berusia...