KABAR BIREUEN-Rencana pembangunan kios liar di seputar jalan Lapangan VOA Bireuen berdasarkan hasil kesepatakan Forkopimcam Kota Juang bersama keuchik dan sejumlah pedagang.

Pembangunan kios liar di lokasi tersebut sebagai salah satu upaya mengatasi maraknya pedagang yang berjualan di depan RSUD dr Fauziah Bireuen yang selama ini  sangat menggangu kelancaran keluar masuknya mobil ambulance serta penggunaa jalan lainnya.

Hal itu dikatakan Camat Kota Juang Drs Jalaluddin MSi menjawab Kabar Bireuen, Selasa (23/6/2020), terkait kabar pembangunan kios liar tersebut atas izin dari Camat Kota Juang tersebut .

Camat Kota Juang, Drs Jalaluddin M.Si

Dijelaskan Jalaluddin, jalan di sekitar kawasan lapangan VOA tersebut relatif lebar, sehingga memungkinkan untuk dibangun kios di sepanjang jalan tersebut.

“Ini berdasarkan kesepakatan bersama antara pihak kecamatan, unsur Forkopimcam, keuchik dan pedagang,” katanya.

Disinggung bahwa apapun alasannya, tak boleh membangun kios di badan jalan, Camat Jalalludin menyebutkan, lokasi tersebutlah yang sangat memungkinkan untuk dibangun kios bagi pedagang dibandingkan pedagang berjualan di depan rumah sakit.

“Pedagang kecil butuh lokasi untuk menjajakan dagangan demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, karena itu perlu dicarikan solusi untuk mereka agar tetap bisa berjualan,” jelasnya.

Perihal biaya yang harus disetor pedagang untuk bisa membangunan kios di lokasi tersebut, Camat Kota Juang itu menegaskan, sampai saat ini pedagang tak membayar kepadanya atau pihak lainnya.

“Biayanya nanti dihitung berapa per kios dan retribusi yang harus dibayar jika kios sudah selesai dibangun,” sebut Jalaluddin.

Pantauan Kabar Bireuen, Selasa petang (23/6/2020), kerangka bangunan kios masih berdiri di sepanjang jalan Lapangan VOA. Sementara lima tempat usaha lainnya sudah terlebih dahulu ada, yaitu dua tempat tempel ban, dua tempat pangkas rambut serta satu kios yang menjual snack dan jajanan anak-anak.

Pembangunan kios-kios yang diperkirakan berjumlah 10 kios jika selesai dibangun itu kabarnya sudah terhenti.

Entah karena gencarnya pemberitaan, atau memang ada larangan dari pihak terkait atau juga karena alasan-alasan lainnya, namun sejak tiga minggu lalu, kios tersebut belum juga selesai dikerjakan.

Sebelumnya diberitakan Kabar Bireuen, sejumlah kios liar di sepanjang jalan di kawasan lapangan VOA Bireuen sedang dikerjakan.

Padahal diketahui banguan kios tersebut berdiri di badan jalan dan tentu saja akan membuat jalanan sempit dan  itu  menggangu pengendara dan semakin membuat Bireuen semraut.

Hal  itu membuat sejumlah pihak mengharapkan dinas terkait agar melakukan penertiban. Jikapun tak dilanjutkan pembangunannya, maka kios liar itu harus dibongkar agar tak terkesan kumuh dan semarut.(Ihkwati)

 

BAGIKAN