KABAR BIREUEN-Penjaga gawang utama Persimura Beureunun, Julianda, dilarikan ke rumah sakit dengan ambulance akibat bertabrakan dengan rekannya
Peristiwa terjadi di babak kedua, laga antara Persimura melawan Juang FC, Kompetisi Liga 3 PSSI regional Aceh Pool B, Senin (31/7/2017) di Stadion Cot Gapu Bireuen.
Kejadian itu bermula saat terjadi tendangan pojok yang dilakukan pemain Juang FC, bola mengarah ke depan gawang persimura yang dikawal Zulianda.
Ketika penjaga gawang Julianda, keluar dari sarangnya, untuk melakukan penyelamatan, namun Julianda malah bertabrakan dengan rekannya sendiri.
Setelah bertabrakan pada menit 79, Julianda sulit bernafas, karena kejadian itu mengenai dadanya, sehingga sulit bernafas, menglihat keadaan Julianda, para pemain kedua tim melakukan pertolongan.
Sebahaigan pemain berteriak untuk meminta para medis masuk kelapangan untuk memberi pertolongan.
Sehingga tim medis pun berlarian masuk ke dalam lapangan, tanpa alat bantu pernafasan (tabung berisi oksigen) untuk memberi pertolongan.
Tim medis di lapangan yang melihat tidak ada perkembangan dari kondisi Julianda segera melarikan ke rumah sakit dr Fauziah Bireuen, menggunakan ambulan.
Dengan menggunakan tandu, tim medis membawa penjaga gawang itu keluar stadion melalui pintu VIP di stadion itu.
Namun, karena pintu VIP terkunci dan tidak ada petugas yang menjaganya, tim medis harus putar arah dan membawa Julianda ke ambulan yang berada di luar stadion melalui pintu keluar masuk penonton sebelah selatan. (Herman Suesilo).










