Direktur PDAM Krueng Peusangan Bireuen, Isfadli SE

KABAR BIREUEN- PDAM Krueng Peusangan Bireuen sanggup mensuplai berapapun kebutuhan air untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen.

Namun, sepertinya pihak rumah sakit saat ini lebih banyak menggunakan air sumur untuk kebutuhan air bersih.

Hal itu dikatakan Direktur PDAM Krueng Peusangan Isfadli SE kepada Kabar Bireuen, Selsa sore (7/1/2020) terkait kebutuhan air bersih untuk rumah sakit.

Isfadli memperlihatkan data tagihan penggunaan air PDAM di rumah sakit plat merah tersebut semakin menurun volumenya, sepertinya mereka lebih banyak menggunakan air sumur untuk kebutuhan air bersih di rumah sakit itu.

Menurut Isfadli, persoalan air berbau di rumah sakit yang dikeluhkan pasien dan keluarganya dalam beberapa hari tersebut sumber airnya berasal dari sumur rumah sakit, bukan dari air PDAM.

“Sebab, kalau air PDMA berbau maka semua pelanggan akan merasakannya, tapi kan tidak ada keluahan dari pelanggan kami, jadi air berbau itu sumbernya bukan dari air PDAM,” tegas Isfadli.

Dia menduga, bisa saja air sumur itu tercampur dengan limbah, apalagi jika Kedalaman sumurnya dangkal, bisa saja bercampur dengan limbah, sehingga berbau.

Dia menyerankqn, jika memang menggunakan air PDAM untuk kebituhn rumah sakit, maka lebih baik dibuatkan kolam untuk bak penampungan air, kemudian bak tersebut ditutup, setelah itu baru dialirkan melalui pompa ke tower, kemudian  melaluo pipa-pipa mengalirkan air bersih.

“Dengan cara itu stok air tetap terjaga dan bebas dari campuran limbah, sampah ataupun kotoran lainnya. Sehingga airnya tetap bersih dan tak berbau,” jelasnya.(Ihkwati)

BAGIKAN