KABAR BIREUEN, Bireuen – Mengantisipasi kurangnya stok darah di UTD RSUD dr Fauziah Bireuen pada bulan Ramadan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen melaksanakan kegiatan donor darah di tiga lokasi. Hari pertama terkumpul 125 kantong darah.
Demikian disampaikan Ketua PMI Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, SH kepada wartawan saat menghadiri donor darah hari pertama di Alun-alun Kota Bireuen, Kamis (12/2/2026).
Disebutkan Edi Saputra, donor darah yang dilaksanakan PMI Bireuen, hari pertama digelar di pusat Kota Bireuen. Kemudian pada Jumat (13/2/2026), di Kecamatan Jeunieb dan Sabtu, 14 Februari 2026 di Mesjid Cot Bada, Kecamatan Peusangan.
BACA JUGA: Antusiasme Warga Warnai Donor Darah HUT ke-26 Bireuen, Edi Obama Apresiasi Dukungan Semua Pihak
“Seperti yang kita ketahui, sebentar lagi akan memasuki bulan suci ramadan. Biasanya, kalau bulan puasa sulit kita mencari pendonor darah. Dan pada saat itu stok darah di UTD (UTD RSUD dr Fauziah Bireuen) golongan tertentu juga sering kosong. Untuk mengantisipasi (kekosongan stok darah) maka kita laksanakan donor darah di tiga lokasi,” katanya.
Tiga lokasi itu, lanjut Edi Obama –sapaan akrab Edi Saputra– rutin melaksanakan kegiatan donor darah.

Lalu, ia mengajak masyarakat Kabupaten Bireuen untuk menggalakkan kegiatan donor darah di gampong-gampong.
“Donor darah manfaatnya bukan saja untuk penerima, tetapi kita yang mendonorkan juga sangat banyak manfaat bagi kesehatan, terutama ginjal,” kata Edi Obama.
Pengusaha ritel Obama Market dan Matang Swalayan ini mengajak lintas organisasi di Kabupaten Bireuen untuk menggerakkan kegiatan donor darah secara rutin.
BACA JUGA: Rutin Gelar Donor Darah, PMI Beri Penghargaan kepada Gampong Bireuen Meunasah Blang
Pada kesempatan itu Edi Obama menyebut, kebutuhan darah di Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD dr Fauziah Bireuen sangat tinggi.
“Informasi dari UTD, kebutuhan darah setiap bulan mencapai 700 – 800 kantong, karena di Kabupaten Bireuen ada enam rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta,” pungkasnya.
Amatan Kabar Bireuen di Alun-alun Kota Bireuen, masyarakat sangat antusias untuk mendonorkan darahnya. Apalagi kegiatan yang dilaksanakan oleh PMI itu, panitia menyediakan bingkisan untuk pendonor. (Rizanur)










