Jamaluddin, SE, M.Si, Ak

KABAR BIREUEN – Provinsi Aceh bertengger di klasemen pertama perolehan suara sementara kandidat juara umum Anugerah Pesona Indonesia (API) tahun 2021.

Berdasarkan data perolehan suara API 2021 untuk periode sampai dengan 31 Agustus, terdapat lima provinsi dengan perolehan poin tertinggi, yaitu Aceh (21 poin), Sumatera Selatan (16 poin), Maluku (10 poin), Sumatera Barat (9 poin) dan Riau (6 poin).

“Hingga saat ini Aceh masih di peringkat pertama dan berpeluang untuk menjadi juara umum. Namun, kita jangan terlalu cepat puas. Masa voting masih berlangsung hingga 31 Oktober, provinsi lain juga punya ambisi yang sama untuk menjadi juara umum,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisbudpar) Provinsi Aceh, Jamaluddin, SE, M.Si, Ak di Banda Aceh, Rabu, 1 September 2021.

Oleh karena itu, Jamaluddin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berkolaborasi guna membawa pulang predikat juara umum API 2021 ke Aceh.

“Kami berharap kepada suluruh masyarakat untuk terus mendukung Aceh agar menjadi juara umum pada ajang API 2021. Caranya, dengan melakukan voting kepada masing-masing nominasi yang masuk ke dalam 12 kategori API 2021,” pintanya.

Jamaluddin menilai, tercantumnya Aceh di peringkat pertama berkat kolaborasi strategi dan upaya promosi dengan beragam inovasi yang telah dilakukan selama ini.

“Kami mengapresiasi kerja keras pemerintah kab/kota, komunitas dan masyarakat untuk mewujudkan Aceh menjadi juara umum API 2021,” pungkas Jamaluddin.

Ketua Anugerah Pesona Indonesia, Hiro Kristianto, menjelaskan, selama dua bulan pertama (sejak Juli 2021) banyak kejutan yang terjadi dalam perolehan suara serta perubahan posisi.

“Kegiatan promosi yang dilakukan sangat beragam bentuknya, mulai dari kampanye langsung kepada publik dengan menggunakan baliho, hingga kunjungan langsung oleh para duta pariwisata ke kantor-kantor untuk mensosialisasikan nominasinya,” kata Hiro dalam siaran pers yang diterima acehtourism.travel, Rabu, 1 September 2021.

Pihaknya optimis, walaupun dalam kondisi pandemi semua usaha yang dilakukan dalam mempromosikan potensi pariwisata Indonesia telah cukup membantu menghidupkan pariwisata di Tanah Air.

“Hal ini terbukti salah satunya dengan suara yang telah masuk mencapai lebih dari 175 ribu hanya dalam tempo dua bulan pemungutan suara saja. Mudah-mudahan hal ini merupakan sinyal positif bahwa pariwista Indonesia akan segera bangkit setelah pandemi berlalu. Semoga API dapat terus menjadi pemicu bagi pengembangan dan kebangkitan pariwisata Indonesia,” ujar Hiro Kristianto.

Berikut data perolehan suara (vote) nominasi pariwisata Aceh per kategori API 2021 dari seluruh channel vote (SMS, Youtube dan Instagram) mulai 1 Juli hingga 31 Agustus 2021:

1. Minuman tradisional: Kopi Khop – Kabupaten Aceh Barat (6%)
2. Promosi Pariwisata Digital: IG@Explore_Gayo – Kabupaten Aceh Tengah (39%)
3. Brand Pariwisata: Charming Banda Aceh – Kota Banda Aceh (60%)
4. Destinasi Belanja: Paya Ilang – Kabupaten Aceh Tengah (12%)
5. Cindera Mata: Kasab Sulam Emas – Kabupaten Aceh Singkil (12%)
6. Ekowisata: Ujung Tamiang – Kabupaten Aceh Tamiang (13%)
7. Dataran Tinggi: Sigantang Sira – Kabupaten Aceh Selatan (50%)
8. Festival Pariwisata: Festival Pulau Banyak – Kabupaten Aceh Singkil (35 %)
9. Destinasi Kreatif: Anjungan Tapak Tuan Tapa – Kabupaten Aceh Selatan (27%)
10. Destinasi Unik: Kopi Seladang – Kabupaten Bener Meriah (4%)
11. Destinasi Baru: Air Terjun Silelangit – Kota Subulussalam (9%)
12. Surga Tersembunyi: Gua Sarang – Kota Sabang (11%).

(Red)