KABAR BIREUEN-Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Bireuen menggelar Kegiatan Pelatihan Kewarganegaraan.

Kegiatan itu dibuka oleh Bupati Bireuen, diwakili Kepala Kesbangpol Bireuen, Zaldi.AP, S. Sos, di Oproom Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Kamis (24/10/2019).

Pada kesempatan itu, Zaldi AP dalam sambutannya menyampaikan, pelatihan kewarganegaraan yang dilaksanakan ini untuk mengingatkan kembali akan pentingnya nilai-nilai hak dan kewajiban warga Negara. Sehingga setiap hal yang di kerjakan sesuai dengan tujuan dan cita-cita bangsa dan Negara serta tidak melenceng dari apa yang diharapkan.

“Pimpinan Daerah, menyambut baik atas pelaksanaan kegiatan Pelatihan Kewarganegaraan ini,” kata Kepala Kantor Kesbangpol Bireuen ini.

Diharapkan Kegiatan ini, semoga bisa menumbuhkan wawasan dan kesadaran bernegara yang mengkristal dalam kepribadian, sikap serta perilaku yang cinta tanah air serta berbudi pekerti luhur, berdisiplin dalam bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

Selain itu, dengan pendidikan kewarganegaraan ini para generasi muda diharapkan memiliki kesadaran penuh akan demokrasi dan HAM.

“Pelatihan kewarganegaraan mengajarkan masyarakat untuk menjadi warga negara yang memiliki karakter bangsa dan kepribadian atau berideologi pancasila, mampu menjadi warga negara dan bangsa yang bermartabat, dan bertanggung jawab dalam ruang lingkup lingkungan, sosial, politik maupun ekonomi sehingga terwujudnya cita-cita atau tujuan nasional untuk hidup layak, aman, damai dan sejahtera,” jelasnya.

Sebelumnya Kasi Kesbang, Demokrasi dan Fasilitas pemilu, Fahrizal, S.Ag, selaku panitia pelaksana melaporkan, Pelatihan Kewarganegaraan diselenggarakan untuk meningkatkan kualitas manusia yang berbudi luhur. berkepribadian. mandiri, maju, tangguh, profesional, bertanggung jawab, dan produktif serta sehat jasmani dan rohani.

Selain itu, kegiatan ini, bertujuan menciptakan warga negara yang memiliki wawasan kenegaraan, menanamkan rasa cinta tanah air, dan kebanggaan sebagai warga negara Indonesia dalam diri para generasi muda penerus bangsa.

Disebutkan, materi yang disampaikan, yaitu Peran TNI dalam Meningkatkan Pendidikan Kewarganegaraan bagi Generasi Muda.

Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidikar Kewarganegaraan dalam menegakkan NKRI bagi Generasi Penerus Bangsa dan Menumbuhkan Semangat Nasionalisme Generasi Muda Bangsa.

Pelatihan ini menghadirkan pemateri dari unsur Kodim O111/Bireuen, unsur Polres Bireuen dan unsur Pemerintah Daerah Kab. Bireuen.

“Peserta terdiri dari guru pendamping dan siswa-siswi tingkat SLTA sederajat dalam Kabupaten Bireuen, berjumlah 40 orang, ” sebut Fahrizal. (Herman Suesilo).

BAGIKAN