Jumat, 1 Mei 2026

Wakil Ketua DPRK Bireuen Muhammad Arif: Penanggulangan Tanggap Darurat Harus Segera Dilakukan

KABAR BIREUEN– Wakil Ketua DPRK Bireuen, Drs Muhammad Arif melakukan inspeksi pasca bencana banjir di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Sabtu (15/12/2018).

Muhammad Arif menyebutkan, dalam kurun waktu 40 tahun, ini merupakan banjir yang sangat dahsyat.

“Saya  sangat gusar dengan lambatnya penanganan tanggap darurat, apakah Pemerintahan Bireuen menunggu hancur total infrastruktur, baru ditangani,” sebut Muhammad Arif.

berdasarkan hasil inspeksi tersebut, terdata beberapa catatan penting untuk mempercepat recovery kerusakan. sehingga  tidak menambah penderitaan masyarakat.

Dalam inspeksi yang dilakukan bersama Muspika Kecamatan Peudada, diantaranya Camat peudada, Drs Zamzami dan Kapolsek Peudada, Iptu Zulfikar  serta keuchik dan tokoh masyarakat itu, Muhammad Arif mengunjungi sejumlah titik yang infrastrukturnya rusak.

Karena itu, katanya, perlu dilakukan tindakan tanggap darurat terhadap jembatan di samping SMA Negeri Peudada di Gampong Blang Bati, jembatan dr Fauziah, di Cot Kruet dengan lebar 5 meter dan panjang 6 meter.

“Perlu penanganan darudat jembatan Lorong Bakti ABRI Cot Kruet, 5×6 meter, Tanggul Paya Sikameh, normalisasi sawah di utara Paya Sikameh dan normalisasi saluran air Paya Sikameh (menggunakan beco dan buldoser),” katanya.

Tak hanya itu, infrastruktur lainnya yang juga perlu penanganan darurat adalah jembatan Simpang Raman Mayor Pinto Rimba, 5×5 meter,  jembatan Alue Meuku pinto Rimba, 5×8 meter, serta normalisasi longsor di Gampong Ara Bungong di tiga titik lokasi sepanjang 250 meter.

“Normalisasi longsor ini sudah menggunakan buldoser dan beco, jadi mohon ditanggulangi biaya oleh BPBD Bireuen,” harap politisi Partai Nanggroe Aceh (PNA) tersebut.

Sementara untuk program lanjutan, sebutnya, Tanggul Paya Sikameh harus dibeton. Saluran air di cor pada jembatan di samping SMAN arah selatan dan barat jembatan.

“Secara geografis Kecamatan Peudada merupakan kawasan sering banjir dan memiliki banyak waduk dan aliran sungai besar. Banjir saat ini merupakan banjir yang sangat dahsyat dan pernah terjadi pada Tahun 1978 atau 40 tahun silam,” ungkapnya.

Akibat banjir kali ini menyebabkan banyak kerugian masyarakat antara lain, rusaknya sawah masyarakat  seluas 50 hektar, sehingga harus dilakukan normalisasi karena sawah berlumpur.

Lalu banyak saluran air saluran rusak, gagal panen baik sekarang maupun yang akan datang apabila pemerintah tidak cepat menanganinya. Kerusakan tanaman palawija.

“Menurut perhitungan di lapangan, kerusakan infrastruktur umum mencapai Rp 5 miliar,  tanaman masyarajkat Rp 2 miliar,  gagal panen Rp 2 miliar,” jelasnya. (Ihkwati)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Dirjen LIP Apresiasi Anggota DPR TA Khalid Atas Percepatan Rehab Lahan Pertanian Paska Bencana

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Direktur Jenderal Lahan Dan Irigasi Pertanian (LIP) Kementerian Pertanian RI Dr Ir Hermanto MP mengapresiasi Anggota Komisi IV DPR...

Gen Z Melek Investasi, BSI Hadirkan Cicil Emas lewat BYOND

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Tren kepemilikan emas menjadi salah satu alternatif masyarakat untuk berinvestasi dengan aman dan mudah dijangkau. Menjawab keinginan dan kebutuhan...

Jelang May Day 2026, Polda Aceh Simulasikan Pengamanan dan Pelayanan Humanis

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh menggelar simulasi Sistem Pengaman Kota (Sispamkota) sebagai bentuk kesiapan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pada peringatan Hari...

Momentum PID 2026, Pemkab Bireuen Beri Penghargaan kepada 50 Anak Berstatus Imunisasi Dasar Lengkap

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -  Sebanyak 50 anak dengan status Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) bersama lima penanggung jawab program imunisasi menerima piagam penghargaan dari Pemerintah...

Pastikan Percepatan Pembangunan, Bupati Bireuen Tinjau Progres Empat Proyek Infrastruktur APBN

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, turun langsung ke lapangan meninjau progres empat proyek infrastruktur vital yang dibiayai APBN, Rabu (29/4/2026). Peninjauan...

KABAR POPULER

Pastikan Percepatan Pembangunan, Bupati Bireuen Tinjau Progres Empat Proyek Infrastruktur APBN

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, turun langsung ke lapangan meninjau progres empat proyek infrastruktur vital yang dibiayai APBN, Rabu (29/4/2026). Peninjauan...

Momentum PID 2026, Pemkab Bireuen Beri Penghargaan kepada 50 Anak Berstatus Imunisasi Dasar Lengkap

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -  Sebanyak 50 anak dengan status Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) bersama lima penanggung jawab program imunisasi menerima piagam penghargaan dari Pemerintah...

Rp22,1 Miliar Jadup untuk Korban Banjir di Bireuen Mulai Dicairkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen mulai menyalurkan bantuan jatah hidup (jadup) bagi korban banjir dan tanah longsor dengan total anggaran mencapai...

Sisa Uang Pengganti dari Terpidana Muslem Syamaun, Kajari Bireuen: Tunggu Jadwal Pelelangan KPKNL

0
KABAR BIREUEN,Bireuen- Terkait perkembangan Tindak Lanjut Uang Pengganti (UP) Terpidana Muslem Syamaun S.Sos dalam kasus penggelapan Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN)...

Antisipasi Korban Berjatuhan, Jalan Rusak Leubu-Ulee Gle Makmur Mulai Diperbaiki

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Ruas jalan utama di Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, yang selama ini dikenal rawan kecelakaan akibat kerusakan parah dan berlubang, akhirnya...