Wakil Ketua DPRK Bireuen Muhammad Arif: Penanggulangan Tanggap Darurat Harus Segera Dilakukan

KABAR BIREUEN– Wakil Ketua DPRK Bireuen, Drs Muhammad Arif melakukan inspeksi pasca bencana banjir di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Sabtu (15/12/2018).

Muhammad Arif menyebutkan, dalam kurun waktu 40 tahun, ini merupakan banjir yang sangat dahsyat.

“Saya  sangat gusar dengan lambatnya penanganan tanggap darurat, apakah Pemerintahan Bireuen menunggu hancur total infrastruktur, baru ditangani,” sebut Muhammad Arif.

berdasarkan hasil inspeksi tersebut, terdata beberapa catatan penting untuk mempercepat recovery kerusakan. sehingga  tidak menambah penderitaan masyarakat.

Dalam inspeksi yang dilakukan bersama Muspika Kecamatan Peudada, diantaranya Camat peudada, Drs Zamzami dan Kapolsek Peudada, Iptu Zulfikar  serta keuchik dan tokoh masyarakat itu, Muhammad Arif mengunjungi sejumlah titik yang infrastrukturnya rusak.

Karena itu, katanya, perlu dilakukan tindakan tanggap darurat terhadap jembatan di samping SMA Negeri Peudada di Gampong Blang Bati, jembatan dr Fauziah, di Cot Kruet dengan lebar 5 meter dan panjang 6 meter.

“Perlu penanganan darudat jembatan Lorong Bakti ABRI Cot Kruet, 5×6 meter, Tanggul Paya Sikameh, normalisasi sawah di utara Paya Sikameh dan normalisasi saluran air Paya Sikameh (menggunakan beco dan buldoser),” katanya.

Tak hanya itu, infrastruktur lainnya yang juga perlu penanganan darurat adalah jembatan Simpang Raman Mayor Pinto Rimba, 5×5 meter,  jembatan Alue Meuku pinto Rimba, 5×8 meter, serta normalisasi longsor di Gampong Ara Bungong di tiga titik lokasi sepanjang 250 meter.

“Normalisasi longsor ini sudah menggunakan buldoser dan beco, jadi mohon ditanggulangi biaya oleh BPBD Bireuen,” harap politisi Partai Nanggroe Aceh (PNA) tersebut.

Sementara untuk program lanjutan, sebutnya, Tanggul Paya Sikameh harus dibeton. Saluran air di cor pada jembatan di samping SMAN arah selatan dan barat jembatan.

“Secara geografis Kecamatan Peudada merupakan kawasan sering banjir dan memiliki banyak waduk dan aliran sungai besar. Banjir saat ini merupakan banjir yang sangat dahsyat dan pernah terjadi pada Tahun 1978 atau 40 tahun silam,” ungkapnya.

Akibat banjir kali ini menyebabkan banyak kerugian masyarakat antara lain, rusaknya sawah masyarakat  seluas 50 hektar, sehingga harus dilakukan normalisasi karena sawah berlumpur.

Lalu banyak saluran air saluran rusak, gagal panen baik sekarang maupun yang akan datang apabila pemerintah tidak cepat menanganinya. Kerusakan tanaman palawija.

“Menurut perhitungan di lapangan, kerusakan infrastruktur umum mencapai Rp 5 miliar,  tanaman masyarajkat Rp 2 miliar,  gagal panen Rp 2 miliar,” jelasnya. (Ihkwati)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Raih Nilai Tertinggi, Mahasiswa UNIKI Juara 1 MTQ Maulid Fest 2026 di Malang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen, Aceh, T. Khairun Navis, menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 Musabaqah Tilawatil...

Jaga Keamanan dan Ketertiban, Personel Polsek Samalanga Patroli di Kawasan Pasar serta Pusat Keramaian

0
KABAR BIREUEN, Samalanga -Guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Polsek Samalanga, Kabupaten Bireuen melaksanakan patroli di kawasan pasar dan pusat keramaian, Selasa,...

Dua orang Meninggal, Satlantas Polres Bireuen Olah TKP Kecelakaan Bus Putra Pelangi dengan Isuzu...

0
KABAR BIREUEN,Samalanga— Unit Laka Lantas Satlantas Polres Bireuen menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Kecelakaan lalu lintas antara Bus Putra Pelangi dengan mobil Pick...

Ketua PMI Bireuen Santuni Puluhan Anak Yatim dan Fakir Miskin di Gandapura

0
KABAR BIREUEN, Gandapura – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M., menyantuni puluhan anak yatim dan fakir miskin dalam rangkaian...

Keuchik Noh Anggota DPRK Bireuen Serahkan Bantuan Mualem kepada Warga Miskin di Peusangan dan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Anggota DPRK Bireuen, M. Yunus alias Keuchik Noh, bersama Pasukan Rungkhom menyerahkan bantuan dari Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf (Mualem), kepada...

KABAR POPULER

SSB Bijeh Mata U-10 dan U-12 Cot Rabo akan Berlaga pada Kompetisi Soccer Junior...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pembina Utama Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Bijeh Mata yang juga sebagai Kepala Disporapar Bireuen, Muhammad Al Muttaqin, S.Pd.,M.Pd, melepas...

Dua orang Meninggal, Satlantas Polres Bireuen Olah TKP Kecelakaan Bus Putra Pelangi dengan Isuzu...

0
KABAR BIREUEN,Samalanga— Unit Laka Lantas Satlantas Polres Bireuen menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Kecelakaan lalu lintas antara Bus Putra Pelangi dengan mobil Pick...

Menang 4-1 atas SSB Barona, PSSB Bireuen Lolos ke Final Piala Soeratin Aceh U-13

0
KABAR BIREUEN, Sigli — PSSB Bireuen memastikan langkahnya ke final Piala Soeratin PSSI Aceh U-13 2026 setelah menundukkan SSB Barona Banda Aceh dengan skor...

Keuchik Noh Anggota DPRK Bireuen Serahkan Bantuan Mualem kepada Warga Miskin di Peusangan dan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Anggota DPRK Bireuen, M. Yunus alias Keuchik Noh, bersama Pasukan Rungkhom menyerahkan bantuan dari Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf (Mualem), kepada...

Ketua PMI Bireuen Santuni Puluhan Anak Yatim dan Fakir Miskin di Gandapura

0
KABAR BIREUEN, Gandapura – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M., menyantuni puluhan anak yatim dan fakir miskin dalam rangkaian...