Jumat, 17 April 2026

Kadis PKP Bireuen: Tim Provinsi Sedang Verifikasi Ulang Data Nelayan Korban Banjir dan Kerusakan Tambak

KABAR BIREUEN, Bireuen – Tim dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh saat ini tengah melakukan verifikasi ulang terhadap data nelayan korban banjir di Kabupaten Bireuen yang mengalami kerusakan maupun kehilangan boat.

Kepala Dinas Pangan, Kelautan, dan Perikanan Bireuen, Ir. M. Jafar, MM mengatakan proses verifikasi tersebut dilakukan untuk memastikan validitas data penerima bantuan.

“Tim dari provinsi sedang melakukan verifikasi ulang terhadap data korban banjir, baik nelayan tangkap maupun sektor tambak,” ujar M. Jafar saat dikonfirmasi Kabar Bireuen,  Kamis (16/4/2026) sore.

Ia menjelaskan, seluruh data dampak bencana telah diusulkan melalui pemerintah provinsi kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya penanganan pascabencana.

BACA JUGAKehilangan Boat Saat Banjir, Nelayan Kuala Ceurape Minta Bantuan

Menurutnya, data nelayan yang kehilangan boat serta kerusakan tambak telah dimasukkan ke dalam dokumen Jitupasna (Pengkajian Kebutuhan Pascabencana).

“Verifikasi ulang ini mencakup korban banjir, baik individu maupun kelompok. Nantinya bantuan untuk nelayan tersebut bersumber dari APBA,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa tim dari Bidang Perikanan Tangkap sudah turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendataan.

Sementara itu, tim dari Bidang Budidaya Perikanan DKP Aceh dijadwalkan akan menyusul untuk melakukan pendataan lanjutan.

Kepala Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bireuen, Ir M Jafar, MM. (Foto: Rizanur/ Kabar Bireuen)

Tim provinsi juga akan mrndata tambak yang rusak.

Selain itu, proses administrasi untuk bantuan kelompok nelayan juga sedang dalam tahap pengurusan.

“Untuk bantuan bagi nelayan yang bukan korban banjir, akan disalurkan melalui program strategis nasional dan Kampung Nelayan Merah Putih,” pungkasnya.

Berdasarkan data Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Bireuen, kerusakan yang dialami sektor nelayan tangkap adalah, sebanyak 110 unit kapal atau perahu motor dilaporkan hilang dan rusak berat, 113 unit mengalami rusak ringan, serta 415 unit alat tangkap rusak atau hilang.

Selain itu, total luas tambak terdampak mencapai 4.943,33 hektare yang tersebar di 12 kecamatan.

Dari jumlah tersebut, kerusakan kategori rusak berat sekali mencapai 311,99 hektare, rusak berat 695,37 hektare, rusak sedang 1.321,02 hektare, dan rusak ringan 2.611,45 hektare. (Suryadi)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Petisi Belum Diteken, Koalisi Gerakan Sipil Bireuen Tagih Komitmen Bupati Mukhlis

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Koalisi Gerakan Sipil Kabupaten Bireuen menyatakan kekecewaan mendalam terhadap sikap Bupati Bireuen yang dinilai belum menepati komitmennya untuk menandatangani petisi tuntutan pemenuhan...

Buka pelatihan Peningkatan Kapasitas Manajemen Organisasi Kepramukaan di Bireuen, Zamzami: Tantangan Saat Ini Krisis...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Bireuen menggelar pelatihan peningkatan kapasitas manajemen organisasi kepramukaan melalui Sumber Daya Manusia (SDM) Dewan Kerja. Pelatihan...

Temui Menteri ATR/BPN, Bupati Mukhlis Tuntaskan Kebuntuan RTRW Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Jakarta — Setelah bertahun-tahun terhambat, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bireuen akhirnya mencapai titik terang. Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, memastikan...

Kehilangan Boat Saat Banjir, Nelayan Kuala Ceurape Minta Bantuan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Nelayan korban banjir asal Gampong Kuala Ceurape, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen mengharapkan pemerintah memperhatikan nasib mereka yang kehilangan boat akibat bencana...

HRD dan Bupati Abdya Bahas Arah Pembangunan dalam Suasana Akrab di Pendopo

0
KABAR BIREUEN, Abdya - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan M. Daud, memanfaatkan kunjungannya ke Aceh Barat Daya (Abdya) untuk mempererat...

KABAR POPULER

Pimpinan Media Lokal Bireuen Kecam Keras Diskominsa, Utamakan Jalin Kerja Sama Publikasi dengan Portal...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) yang menjalin kerja sama publikasi kegiatan pemerintah dengan...

Rekam Korban Sedang Mandi, Terpidana Pelecehan Seksual Dieksekusi Cambuk

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen melaksanakan eksekusi hukuman cambuk terhadap satu terpidana kasus pelanggaran Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat,...

Edi Obama dan Pj Sekda Hanafiah Ikuti Yudisium S2 di UNIKI, Tegaskan Komitmen Bangun...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Ketua PMI Bireuen, Edi Saputra alias Edi Obama, bersama Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Bireuen, Hanafiah, mengikuti yudisium Program Magister...

Ponpes Al Zahrah Jadi Tuan Rumah Seleksi Calon Mahasiswa Al Azhar dari Aceh

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pondok Pesantren Modern Al Zahrah Bireuen terpilih sebagai tuan rumah untuk seleksi calon mahasiswa Al Azhar untuk gelombang ke 2...

Temui Menteri ATR/BPN, Bupati Mukhlis Tuntaskan Kebuntuan RTRW Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Jakarta — Setelah bertahun-tahun terhambat, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bireuen akhirnya mencapai titik terang. Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, memastikan...