Kehilangan Boat Saat Banjir, Nelayan Kuala Ceurape Minta Bantuan

KABAR BIREUEN, Bireuen– Nelayan korban banjir asal Gampong Kuala Ceurape, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen mengharapkan pemerintah memperhatikan nasib mereka yang kehilangan boat akibat bencana banjir, 26 November 2025 lalu.

Karena, selama hampir lima bulan ini, mereka tidak bisa mencari untuk nafkah dengan melaut akibat tidak ada boat lagi.

Salah seorang nelayan, Azmir, yang mempunyai tanggungan tujuh orang mengharapkan bantuan boat.

Hal itu dikatakannya dalam diskusi tindak lanjut pemenuhan hak-hak korban banjir Bireuen, Rabu (15/4/2026) di salah satu kafe di Bireuen.

Dia kehilangan boat satu unit dan 21 lembar jaring, sudah lima bulan belum ada kabar bantuan untuknya, dan saat ditanya ke Abu Laot, dia tidak tau mau sampaikan kemana karena yang diminta dinas data telah dilaporkan.

Dengan tanggungan sembilan orang anggota keluarga, ia kehilangan satu unit boat dan 25 lembar jaring, satu-satunya alat untuk mencari nafkah.

“Dulu saya berangkat subuh, pulang bawa ikan. Sekarang… untuk makan saja susah,” ucapnya lirih.

Selama lima bulan terakhir, tidak ada kepastian bantuan. Ia sudah berusaha mencari kejelasan, bahkan menanyakan kepada pihak terkait seperti Panglima Laot (Abu Laot) setempat, namun jawabannya tetap sama, data sudah dilaporkan, tapi belum ada realisasi.

Kini, untuk bertahan hidup, Azmir hanya mengandalkan pinjaman dua lembar jaring dari temannya. Itu pun tidak selalu membuahkan hasil.

“Kadang dua hari di laut, paling dapat Rp50 ribu. Itu pun dibagi untuk makan keluarga,” katanya dengan mata yang mulai berkaca-kaca.Azmir, nelayan asal Gampong Kuala Ceurape, Kecamatan Jangka, Bireuen.(Foto: Suryadi/Kabar Bireuen)

“Saya berharap ada bantuan untuk kami, bantuan boat dan jaring. Karena itulah sumber kami mencari nafkah,” harapnya.

Kisah serupa juga dialami Mawardi, dia kehilangan perahunya yang terseret arus hingga sejauh 1,5 mil pada pagi harinya. Saat itu, dia tak sempat menyelamatkan apapun.

“Saya cuma pikir selamatkan nyawa saya dan keluarga, tapi sekarang, kami tidak punya apa-apa lagi,” ungkapnya penuh getir.

Dengan sembilan orang anak, tiga orang sudah menikah. Lainnya madih sekolah, yang  harus dinafkahi. Mawardi mengaku hidupnya kini seperti berjalan tanpa arah.

Saat ini ia memiliki tanggung jawab terhadap anak-anaknya, untuk uang transportasi ke sekolahnya di Bugak, tapi pemasukannya tidak mencukupi selama perahunya hilang dibawa air.

​Laut yang dulu memberinya penghidupan, kini terasa begitu jauh karena dia tak lagi memiliki perahu untuk mencapainya.

“Rezeki kami di laut. Tapi tanpa boat… kami seperti kehilangan harapan,” ujarnya.

Dia berharap,  ada yang membantu satu unit boat untuknya dari pihak manapun agar roda keluarga berjalan kembali seperti sebelum terjadi banjir dan longsor pada 26 November 2025 lalu.

Harapan mereka sederhana, hanya ingin kembali melaut. Mereka tidak meminta lebih, hanya satu unit boat dan jaring agar bisa menghidupi keluarga seperti dulu.

​Berdasarkan data Dinas Kelautan dan Perikanan Bireuen, kerusakan yang dialami sektor nelayan tangkap adalah, sebanyak 110 unit kapal atau perahu motor dilaporkan hilang dan rusak berat, 113 unit mengalami rusak ringan, serta 415 unit alat tangkap rusak atau hilang.

Selain itu, total luas tambak terdampak mencapai 4.943,33 hektare yang tersebar di 12 kecamatan. Dari jumlah tersebut, kerusakan kategori rusak berat sekali mencapai 311,99 hektare, rusak berat 695,37 hektare, rusak sedang 1.321,02 hektare, dan rusak ringan 2.611,45 hektare. (Suryadi)

 

 

 

 

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Diikuti 17 Grup, Festival Meurukon HUT ke-27 Bireuen Perebutkan Anugerah Bupati

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Memeriahkan peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dewan...

Perebutan Pimpinan PWI Aceh Dimulai, Pasangan Saman-Tarmilin dan Nasir-Zairin Resmi Mendaftar

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Peta persaingan menuju Konferensi PWI Aceh periode 2026-2031 mulai terbentuk. Dua nama telah resmi menyatakan diri bertarung memperebutkan kursi...

Kalahkan Kuala, Peusangan Tim Terakhir Lolos ke Perempat Final Piala Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN,Bireuen- Tim Kecamatan Peusangan menjadi tim terakhir yang lolos ke perempat final setelah mengalahkan Kecamatan Kuala dengan skor tipis 1-0, di ajang Kejuaraan...

Pameran UMKM dan Kuliner HUT Ke-27 Kabupaten Bireuen, Stand Kecamatan Pandrah Disesaki Pengunjung

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Stand UMKM Kecamatan Pandrah yang menjual aneka kuliner (kue) khas Aceh di arena Pameran UMKM Kecamatan dan Kuliner dalam rangka...

Dukung Sekolah Rakyat, UNIKI Jalin Kerja Sama dengan Dinas Sosial P3A Pidie Jaya

0
KABAR BIREUEN, Pidie Jaya — Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) dipercaya terlibat dalam mendukung pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Pidie Jaya melalui penyusunan dokumen...

KABAR POPULER

Menang 2-1 atas Jeumpa, Samalanga Melaju ke Perempat Final Piala Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Tim sepak bola Kecamatan Samalanga lolos ke perempat final atau delapan besar Kejuaran Sepak Bola Antar Kecamatan Piala Bupati Bireuen 2026,...

Ratusan Pengunjung Saksikan Malam Pentas Seni Meriahkan HUT ke-27 Bireuen di Halaman Pendopo

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ratusan pengunjung memadati halaman Pendopo Bireuen untuk menyaksikan malam pentas seni, yang menjadi puncak hiburan rakyat dan pelestarian budaya lokal. Mereka...

Kalahkan Kuala, Peusangan Tim Terakhir Lolos ke Perempat Final Piala Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN,Bireuen- Tim Kecamatan Peusangan menjadi tim terakhir yang lolos ke perempat final setelah mengalahkan Kecamatan Kuala dengan skor tipis 1-0, di ajang Kejuaraan...

Pendaftaran Ketua PWI Aceh Periode 2026-2031 Dibuka, Bakal Calon Wajib Kantongi Dukungan Minimal 32...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pendaftaran bakal calon (balon) Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh dan Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Aceh periode...

Bupati Mukhlis Ikut Meriahkan Lomba Masak Nasi Goreng Ayah Siaga Bireuen Sigap

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Tim Penggerak PKK Kabupaten Bireuen, mengelar Lomba Masak Nasi Goreng Ayah Siaga Bireuen Sigap, di Halaman...