Jumat, 17 April 2026

Kehilangan Boat Saat Banjir, Nelayan Kuala Ceurape Minta Bantuan

KABAR BIREUEN, Bireuen– Nelayan korban banjir asal Gampong Kuala Ceurape, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen mengharapkan pemerintah memperhatikan nasib mereka yang kehilangan boat akibat bencana banjir, 26 November 2025 lalu.

Karena, selama hampir lima bulan ini, mereka tidak bisa mencari untuk nafkah dengan melaut akibat tidak ada boat lagi.

Salah seorang nelayan, Azmir, yang mempunyai tanggungan tujuh orang mengharapkan bantuan boat.

Hal itu dikatakannya dalam diskusi tindak lanjut pemenuhan hak-hak korban banjir Bireuen, Rabu (15/4/2026) di salah satu kafe di Bireuen.

Dia kehilangan boat satu unit dan 21 lembar jaring, sudah lima bulan belum ada kabar bantuan untuknya, dan saat ditanya ke Abu Laot, dia tidak tau mau sampaikan kemana karena yang diminta dinas data telah dilaporkan.

Dengan tanggungan sembilan orang anggota keluarga, ia kehilangan satu unit boat dan 25 lembar jaring, satu-satunya alat untuk mencari nafkah.

“Dulu saya berangkat subuh, pulang bawa ikan. Sekarang… untuk makan saja susah,” ucapnya lirih.

Selama lima bulan terakhir, tidak ada kepastian bantuan. Ia sudah berusaha mencari kejelasan, bahkan menanyakan kepada pihak terkait seperti Panglima Laot (Abu Laot) setempat, namun jawabannya tetap sama, data sudah dilaporkan, tapi belum ada realisasi.

Kini, untuk bertahan hidup, Azmir hanya mengandalkan pinjaman dua lembar jaring dari temannya. Itu pun tidak selalu membuahkan hasil.

“Kadang dua hari di laut, paling dapat Rp50 ribu. Itu pun dibagi untuk makan keluarga,” katanya dengan mata yang mulai berkaca-kaca.Azmir, nelayan asal Gampong Kuala Ceurape, Kecamatan Jangka, Bireuen.(Foto: Suryadi/Kabar Bireuen)

“Saya berharap ada bantuan untuk kami, bantuan boat dan jaring. Karena itulah sumber kami mencari nafkah,” harapnya.

Kisah serupa juga dialami Mawardi, dia kehilangan perahunya yang terseret arus hingga sejauh 1,5 mil pada pagi harinya. Saat itu, dia tak sempat menyelamatkan apapun.

“Saya cuma pikir selamatkan nyawa saya dan keluarga, tapi sekarang, kami tidak punya apa-apa lagi,” ungkapnya penuh getir.

Dengan sembilan orang anak, tiga orang sudah menikah. Lainnya madih sekolah, yang  harus dinafkahi. Mawardi mengaku hidupnya kini seperti berjalan tanpa arah.

Saat ini ia memiliki tanggung jawab terhadap anak-anaknya, untuk uang transportasi ke sekolahnya di Bugak, tapi pemasukannya tidak mencukupi selama perahunya hilang dibawa air.

​Laut yang dulu memberinya penghidupan, kini terasa begitu jauh karena dia tak lagi memiliki perahu untuk mencapainya.

“Rezeki kami di laut. Tapi tanpa boat… kami seperti kehilangan harapan,” ujarnya.

Dia berharap,  ada yang membantu satu unit boat untuknya dari pihak manapun agar roda keluarga berjalan kembali seperti sebelum terjadi banjir dan longsor pada 26 November 2025 lalu.

Harapan mereka sederhana, hanya ingin kembali melaut. Mereka tidak meminta lebih, hanya satu unit boat dan jaring agar bisa menghidupi keluarga seperti dulu.

​Berdasarkan data Dinas Kelautan dan Perikanan Bireuen, kerusakan yang dialami sektor nelayan tangkap adalah, sebanyak 110 unit kapal atau perahu motor dilaporkan hilang dan rusak berat, 113 unit mengalami rusak ringan, serta 415 unit alat tangkap rusak atau hilang.

Selain itu, total luas tambak terdampak mencapai 4.943,33 hektare yang tersebar di 12 kecamatan. Dari jumlah tersebut, kerusakan kategori rusak berat sekali mencapai 311,99 hektare, rusak berat 695,37 hektare, rusak sedang 1.321,02 hektare, dan rusak ringan 2.611,45 hektare. (Suryadi)

 

 

 

 

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Petisi Belum Diteken, Koalisi Gerakan Sipil Bireuen Tagih Komitmen Bupati Mukhlis

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Koalisi Gerakan Sipil Kabupaten Bireuen menyatakan kekecewaan mendalam terhadap sikap Bupati Bireuen yang dinilai belum menepati komitmennya untuk menandatangani petisi tuntutan pemenuhan...

Buka pelatihan Peningkatan Kapasitas Manajemen Organisasi Kepramukaan di Bireuen, Zamzami: Tantangan Saat Ini Krisis...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Bireuen menggelar pelatihan peningkatan kapasitas manajemen organisasi kepramukaan melalui Sumber Daya Manusia (SDM) Dewan Kerja. Pelatihan...

Kadis PKP Bireuen: Tim Provinsi Sedang Verifikasi Ulang Data Nelayan Korban Banjir dan Kerusakan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Tim dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh saat ini tengah melakukan verifikasi ulang terhadap data nelayan korban banjir di...

Temui Menteri ATR/BPN, Bupati Mukhlis Tuntaskan Kebuntuan RTRW Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Jakarta — Setelah bertahun-tahun terhambat, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bireuen akhirnya mencapai titik terang. Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, memastikan...

HRD dan Bupati Abdya Bahas Arah Pembangunan dalam Suasana Akrab di Pendopo

0
KABAR BIREUEN, Abdya - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan M. Daud, memanfaatkan kunjungannya ke Aceh Barat Daya (Abdya) untuk mempererat...

KABAR POPULER

Pimpinan Media Lokal Bireuen Kecam Keras Diskominsa, Utamakan Jalin Kerja Sama Publikasi dengan Portal...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) yang menjalin kerja sama publikasi kegiatan pemerintah dengan...

Rekam Korban Sedang Mandi, Terpidana Pelecehan Seksual Dieksekusi Cambuk

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen melaksanakan eksekusi hukuman cambuk terhadap satu terpidana kasus pelanggaran Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat,...

Edi Obama dan Pj Sekda Hanafiah Ikuti Yudisium S2 di UNIKI, Tegaskan Komitmen Bangun...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Ketua PMI Bireuen, Edi Saputra alias Edi Obama, bersama Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Bireuen, Hanafiah, mengikuti yudisium Program Magister...

Ponpes Al Zahrah Jadi Tuan Rumah Seleksi Calon Mahasiswa Al Azhar dari Aceh

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pondok Pesantren Modern Al Zahrah Bireuen terpilih sebagai tuan rumah untuk seleksi calon mahasiswa Al Azhar untuk gelombang ke 2...

Temui Menteri ATR/BPN, Bupati Mukhlis Tuntaskan Kebuntuan RTRW Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Jakarta — Setelah bertahun-tahun terhambat, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bireuen akhirnya mencapai titik terang. Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, memastikan...