KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Sebanyak 99 calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Aceh akan menjalani Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) tahap II yang berlangsung di Hotel Hermes, Banda Aceh, Senin (27/4/2026).
Tahapan tersebut menjadi penentu, karena para kandidat akan diuji langsung oleh jajaran elite Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.
Berbeda dari tahap sebelumnya yang menitikberatkan pada kelengkapan administrasi, UKK tahap II mengharuskan para calon mengikuti wawancara mendalam. Mereka akan diuji terkait pemahaman ideologi partai, loyalitas, serta visi dan strategi dalam membesarkan PKB di daerah.
Ketua DPW PKB Aceh, H. Ruslan M. Daud (HRD), mengatakan, keterlibatan DPP dalam proses seleksi ini bertujuan menjaga objektivitas dan memastikan standar penilaian nasional.
BACA JUGA: HRD Gaungkan “Politik Kehadiran” di Muscab PKB Aceh Tengah: Jangan Hanya Muncul Saat Pemilu
“Di tahap ini, akan diuji pengetahuan tentang PKB, ideologi, serta komitmen para calon dalam membesarkan dan memenangkan PKB di kabupaten/kota se-Aceh,” ujar HRD kepada wartawan di Banda Aceh, Minggu (26/4/2026) malam.
Menurutnya, para kandidat dituntut menunjukkan kesiapan memimpin yang sejalan dengan arah kebijakan partai secara menyeluruh. Seluruh hasil penilaian nantinya akan dibawa langsung ke Jakarta oleh tim DPP tanpa ruang intervensi.
“Berkas akan dibahas dalam rapat pleno tim lima di DPP. Dari situ akan diputuskan siapa yang layak menjadi Ketua DPC,” jelasnya.
Anggota Komisi V DPR RI itu menegaskan, proses penjaringan ini merupakan langkah serius dalam memperkuat struktur partai secara objektif dan terukur. DPP telah melakukan pemetaan potensi kader di Aceh sejak awal, sebelum nama-nama calon mengemuka melalui Musyawarah Cabang (Muscab) di seluruh kabupaten/kota.
Dijelaskan HRD, penilaian tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga kemampuan kandidat dalam mendorong pertumbuhan partai ke depan.
BACA JUGA: Ketua DPW PKB Aceh Nyatakan Siap Rebut Kemenangan, Kader Diminta Hadir di Tengah Masyarakat
“Kami ingin mendapatkan ketua DPC yang benar-benar punya kapasitas, visi kuat, dan mampu membawa PKB menang di Aceh,” tegasnya.
Keputusan akhir, lanjutnya, tetap berada di tangan Ketua Umum (Ketum) PKB, Muhaimin Iskandar, setelah menerima laporan lengkap dari tim DPP. Berbagai indikator strategis akan menjadi dasar pertimbangan sebelum penetapan diumumkan.
Ia berharap, para Ketua DPC terpilih nantinya mampu meningkatkan kapasitas manajerial, memperkuat struktur partai hingga tingkat tempat pemungutan suara (TPS), serta aktif membangun konsolidasi dengan masyarakat.
“Partai harus hadir di setiap saat dan di mana pun, serta harus selalu bermanfaat bagi agama, masyarakat, bangsa dan negara. Itu kunci utama membesarkan PKB,” pungkasnya.
Melalui proses seleksi berlapis ini, PKB menegaskan komitmennya tidak hanya mencari pemimpin struktural, tetapi juga motor penggerak yang mampu mendekatkan partai dengan masyarakat di seluruh Aceh. (Red)








