KABAR BIREUEN, Jeumpa -Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Bireuen melalui Bidang Kepemudaan Disporapar menggelar Perkemahan Pemuda Ceria bagi Pramuka golongan Penegak.
Perkemahan pemuda bagi Pramuka itu guna memperkuat karakter, melatih kemandirian, kedisiplinan, kekompakan dan mempererat tali persaudaraan antar sesama anggota Pramuka.
Kegiatan kepramukaan yang dilakukan selama dua hari satu malam, 27-28 April 2026, di kompleks Disporapar Bireuen, diikuti ratusan pramuka putra dan putri Penegak dari sejumlah sekolah Jenjang, SMA, SMK dan MA, dalam Kabupaten Bireuen.
Kegiatan ini, dibuka Bupati Bireuen, Mukhlis, ST, diwakili Asisten II Setdakab Bireuen, Mawardi, SSTP., M.Si, di GOR Disporapar Bireuen, Senin 27 April 2026, sore.
Dalam arahannya Mawardi membacakan sambutan tertulis Bupati Bireuen, menyebutkan perkemahan yang dilaksanakan pada hari ini, bukan sekadar berkumpul dan beraktivitas di alam terbuka.
Lebih dari itu, perkemahan merupakan wadah pembinaan karakter generasi muda, tempat tumbuhnya nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, kemandirian, serta semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia.
Gerakan Pramuka, khususnya Pramuka Penegak, memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tangguh, disiplin, dan siap menghadapi berbagai tantangan, termasuk dalam hal kesiapsiagaan kebencanaan.
“Kita menyadari Bireuen dan wilayah sekitarnya memiliki potensi risiko bencana, baik bencana alam maupun bencana lainnya,” sebutnya.
Oleh karena itu, diperlukan generasi muda yang sigap, terlatih, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan serta sesama.
Melalui perkemahan pemuda ceria ini, dia melihat sebuah langkah nyata dalam menyiapkan Pramuka Penegak sebagai garda terdepan dalam edukasi dan penanganan awal kebencanaan di tengah masyarakat.
Kegiatan ini bukan hanya sekadar perkemahan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran tentang kedisiplinan dan kepemimpinan, keterampilan tanggap darurat, kerja sama tim, serta kepedulian sosial.

Pemerintah Kabupaten Bireuen memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan Perkemahan Pemuda Ceria ini.
“Kami berkomitmen untuk terus mendorong penguatan kapasitas generasi muda, khususnya dalam bidang kesiapsiagaan bencana. Kami berharap sinergi antara pemerintah, Gerakan Pramuka, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus ditingkatkan demi menciptakan masyarakat yang tangguh terhadap bencana,” katanya.
Generasi muda hari ini adalah pemimpin masa depan. Sebagai Ketua Majelis Pembimbing Kwartir Cabang, saya berharap jadilah pribadi yang tangguh, tidak mudah menyerah, serta selalu siap membantu masyarakat kapan pun dibutuhkan. Tanamkan dalam diri semangat siaga, sigap, dan peduli.
“Saya berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan serius, menjaga keselamatan, serta memanfaatkan setiap materi dan pengalaman yang diperoleh selama perkemahan,” pesannya.
Kepada para pembina dan pelatih, dia menyampaikan terima kasih atas dedikasi dalam membina generasi muda. Peran bapak dan ibu sangat penting dalam membentuk karakter dan keterampilan mereka.
Terpisah Kabid Pemuda Disporapar Bireuen, Mulya saputra SE, dalam keterangannya mengatakan, ekstrakurikuler ini diikuti 200 pramuka putra dan putri Golongan Penegak dari sejumlah sekolah Jenjang, SMA, SMK dan MA , dalam wilayah dalam Kabupaten Bireuen.
Disebutkan, perkemahan pemuda ceria ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti lomba pimpinan sanggar terbaik, tenda terbaik, regu terbaik, reporter terbaik, dan lomba Mars Bireuen.
Juara I. II, III dan juara harapan I II, III disetiap mata lomba diberikan hadiah menarik.
Kemudian, kegiatan rapim penegak, bakti sosial di meunasah Gampong Geulumpang Payong Kecamatan Jeumpa dan api unggun Pramuka.
Api unggun Pramuka adalah puncak perkemahan yang bermakna simbolis, edukatif, dan penuh persaudaraan.
“Ini melambangkan semangat yang menyala, persatuan, serta ajang untuk menanamkan nilai-nilai Dasa Darma dan Tri Satya,” tutup Mulya. (Hermanto)












