KABAR BIREUEN – Tim Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen untuk persiapan pengadaan tanah pembangunan jaringan irigasi Alue Geureutut mengadakan sosialisasi dengan pemilik lahan di Aula Kantor Camat Makmur, Kamis ( 9/8/2018) sore.
Acara sosialisasi yang ikut dihadiri Sekretaris Dinas Pengairan Provinsi Aceh, Budianto ini dipandu oleh Sekdakab Bireuen Ir. Zulkifli Sp.
Dihadapan keuchik dan pemilik lahan dari Desa Alue Dua, Batee Dabai dan Blang Dalam, Sekda menjelaskan, tahun ini irigasi Alue Geureutut mendapat kucuran dana Rp 10 miliar untuk pembayaran pembebasan tanah pembangunan jaringan irigasi.
“Jadi tahun ini akan didata tanah warga yang dilalui saluran jaringan irigasi, untuk itu kami mohon kerjasama dari pemilik lahan,” kata Zulkifli.
Terkait harga tanah, menurut Zulkifli, akan dinilai oleh yang berhak yaitu Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) dan setelah hal itu selesai baru dilakukan pembayaran pada tahun ini juga.
Forum yang mendengar penjelasan itu tidak merasa keberatan , namun mereka menuntut pembayaran harus jelas dan sesuai perjanjian.
Sementara itu Camat Makmur, Azmi S.Ag berharap , semua tahapan terhadap pembangunan irigasi ini dapat berjalan lancar.
“Semoga tahapan pendataan, pembayaran dan pelaksanaan tidak ada kendala agar proyek cepat selesai,” harap Azmi.
Turut juga hadir dalam pertemuan, dari Kabupaten yaitu Asisten I Mursyid , SP, Kadis PUPR Fadli, ST, Kabag Pemerintahan Umum Mawardi, serta rekanan H.Mukhlis Takabeya.
Sementara dari provinsi ikut hadir sekretaris dinas pengairan Aceh, Budianto, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) irigasi Marzuki serta PPTK tanah Edi Saputra dan rombongan lainnya.
Sedangkan dari kecamatan, Danramil Kapten. M .Gade, Kapolsek Aiptu.Yusroni, Imum Mukim, dan tokoh masyarakat. (Faisal Ali)











