H DARKASYI

KABAR BIREUEN – H Darkasyi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bireuen Periode 2021-2026.

Pengusaha yang baru terjun ke dunia politik tersebut terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Se-Aceh yang digelar di Rumah Aspirasi HRD, Gampong Geulanggang Baro, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Sabtu (14/8/2021).

Sebagai sekretaris dipercayakan kepada Zulfan dan bendahara, H Adli Ibrahim atau yang akrab disapa Nyakli.

Muscab PKB Se-Aceh yang diikuti oleh 20 kabupaten/kota ini, dibuka oleh Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, secara virtual. Dalam kesempatan tersebut, Gus AMI (Abdul Muhaimin Iskandar) sekaligus memberikan kata sambutannya.

Muscab tersebut turut dihadiri Ketua DPW PKB Aceh yang juga anggota DPR RI, H Irmawan SSos MM, serta H Ruslan M Daud (HRD), Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB dan ulama kharismatik Aceh yang juga Ketua Mustasyar DPW PKB Aceh, Tgk H Nuruzzahri atau Waled Nu Samalanga.

Irmawan dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Abdul Muhaimin Iskandar, selaku Ketua Umum DPP PKB. Sebab, Gus Ami telah meluangkan waktunya memberikan kata sambutan dan sekaligus membuka Muscab PKB ini secara serentak untuk 20 kabupaten/kota di Provinsi Aceh.

“Ini adalah penghormatan yang luar biasa kepada pengurus PKB di Aceh. Kami yakin, ini merupakan awal yang baik untuk kebangkitan PKB di masa yang akan datang,” ujar Irmawan.

Dalam kesempatan tersebut, Irmawan juga melaporkan kepada Ketum Muhaimin Iskandar, di Provinsi Aceh memiliki 23 DPC PKB. Yang melaksanakan Muscab kali ini sebanyak 20 DPC. Sementara tiga DPC lagi yaitu Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Timur dan Pidie, tidak mengikuti Muscab ini, karena SK kepengurusan mereka baru berakhir pada 2022 mendatang.

“Dengan terbentuknya kepengurusan yang lebih baik dan solid ini, tentu akan memudahkan kita dalam melaksanakan kerja politik untuk 2024 yang akan datang, bagi kepentingan Pileg dan Pilpres,” jelas Irmawan.

Apalagi, menurut Irmawan, keberadaan figur HRD, sangat berpengaruh bagi kemajuan PKB ke depan di Aceh. (Red)