Minggu, 14 Juni 2026

Ternyata Hasyimi Diduga Dibunuh Temannya Sendiri, Didorong dari Tebing dan Dirampas Uang Rp1,3 Juta

KABAR BIREUEN, Bireuen Misteri kematian M. Hasyimi (43) yang semula sempat diduga akibat jatuh dari tebing, akhirnya terungkap sebagai kasus pembunuhan berencana.

Fakta mengejutkan itu disampaikan Kapolres Bireuen AKBP Tuschad Cipta Herdani, S.I.K., M.Med.Kom dalam konferensi pers di Gedung Serbaguna Mapolres Bireuen, Kamis sore, 12 Juni 2025.

“Kami pastikan korban meninggal bukan karena kecelakaan, melainkan didorong dari atas tebing oleh pelaku yang merupakan temannya sendiri,” ungkap AKBP Tuschad.

Dijelaskannya, kejadian bermula pada Rabu, 4 Juni 2025 sekitar pukul 12.00 WIB, saat warga Desa Darussalam, Kecamatan Peusangan Selatan, menemukan mayat Hasyimi tergeletak kaku di pinggir sungai.

Sebelumya beredar kabar, Hasyimi meninggal karena terjatuh dari tebing setinggi sekitar 21 meter. Namun, hasil identifikasi tim Inafis Satreskrim Polres Bireuen menemukan kejanggalan pada tubuh korban.

Tersangka HS alias SW dibawa kembali ke sel tahanan Polres Bireuen seusai konferensi pers. (Foto: Suryadi/Kabar Bireuen)

Kemudian, polisi membentuk tim gabungan untuk menyelidiki kasus ini. Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, dan bantuan teknologi informasi (IT), ditemukan petunjuk, Hasyimi menjadi korban pembunuhan.

“Penyelidikan mengarah pada HS alias SW (38), warga Desa Pulo Harapan yang ternyata  teman dekat korban,” sebut Kapolres.

Pada 6 Juni 2025, pelaku berhasil diamankan di rumahnya. Awalnya, HS membantah keterlibatannya dan bersikeras korban tergelincir sendiri.

BACA JUGA: Misteri Kematian Hasyimi: Polisi Kumpulkan Bukti dan Keterangan

Namun, hasil penyelidikan yang mengungkap kronologi kejadian sebenarnya mematahkan semua alibinya. Akhirnya, HS mengaku, dia yang mendorong korban dari atas bukit sekitar pukul 03.00 WIB, lalu mengambil uang korban sebesar Rp1.300.000 dan sebuah handphone, yang kemudian dibuang ke sungai.

“Motif sementara dari pembunuhan ini adalah faktor ekonomi. Ingin menguasai harta benda milik korban,” jelas AKBP Tuschad yang didampingi Kasat Reskrim Iptu Jeffryandi S.Tr.K., S.I.K., M.Si, Kanit Pidum Aipda Asra Dinata, S.H, dan Kasie Humas Iptu Marzuki.

Konferensi pers pengungkapan kasus pembunuhan M. Hasyimi. (Foto: Suryadi/Kabar Bireuen)

Barang Bukti yang Diamankan:

  • 2 unit sepeda motor

  • 1 buah tas pinggang coklat merk Polo Amstar

  • Uang tunai Rp1.300.000

  • 1 bilah parang bergagang kayu

  • 1 baju kemeja biru lengan panjang

  • 1 celana jeans abu-abu dan ikat pinggang hitam

  • 3 lembar kain sarung

  • 3 senter kepala dan 2 kepingan pecahannya

  • 1 bilah kayu bulat (digunakan untuk mengangkat mayat korban)

  • Sepasang sandal merk Swallow warna putih

Atas perbuatannya, HS alias SW ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Polres Bireuen. Tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, subsider Pasal 339 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (Suryadi) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Reses Yah Fud di Peudada, Warga Minta Perbaikan Irigasi yang Rusak Akibat Banjir

0
KABAR BIREUEN, Peudada – Kerusakan jaringan irigasi akibat banjir dan longsor yang menyebabkan petani gagal menggarap sawah selama beberapa tahun terakhir menjadi aspirasi utama...

Tingkatkan Kompetensi, Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo

0
KABAR BIREUEN, Jakarta—Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo melalui platform Skillhub dalam ekosistem SIAPkerja. Program ini menjadi bagian dari upaya...

Abu Doto Mantan Gubernur Aceh Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh-Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Telah berpulang ke Rahmatullah mantan Gubernur Aceh periode 2012–2017, dr. Zaini Abdullah atau yang akrab disapa...

Buka Lomba SKJ Tingkat Pelajar dan Mahasiswa, Ketua TP-PKK Bireuen Ajak Generasi Muda Budayakan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Sebanyak 12 tim dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi di Kabupaten Bireuen ambil bagian dalam Lomba Senam Kesegaran Jasmani (SKJ)...

Anggaran Mulai Mengalir, Satgas PRR Pacu Kementerian dan Lembaga Eksekusi Pemulihan Permanen

0
KABAR BIREUEN, Jakarta-Langkah pemulihan permanen di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus dipercepat seiring mulai terealisasinya anggaran rehabilitasi...

KABAR POPULER

Anggaran Mulai Mengalir, Satgas PRR Pacu Kementerian dan Lembaga Eksekusi Pemulihan Permanen

0
KABAR BIREUEN, Jakarta-Langkah pemulihan permanen di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus dipercepat seiring mulai terealisasinya anggaran rehabilitasi...

Reses Yah Fud di Peudada, Warga Minta Perbaikan Irigasi yang Rusak Akibat Banjir

0
KABAR BIREUEN, Peudada – Kerusakan jaringan irigasi akibat banjir dan longsor yang menyebabkan petani gagal menggarap sawah selama beberapa tahun terakhir menjadi aspirasi utama...

Buka Lomba SKJ Tingkat Pelajar dan Mahasiswa, Ketua TP-PKK Bireuen Ajak Generasi Muda Budayakan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Sebanyak 12 tim dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi di Kabupaten Bireuen ambil bagian dalam Lomba Senam Kesegaran Jasmani (SKJ)...

Tingkatkan Kompetensi, Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo

0
KABAR BIREUEN, Jakarta—Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo melalui platform Skillhub dalam ekosistem SIAPkerja. Program ini menjadi bagian dari upaya...

Tuntut Bentuk Qanun Media Sosial, Gerakan Pembela Syariat Akan Gelar Aksi Damai di DPRA

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sejumlah tokoh agama, ulama, dan elemen masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Pembela Syariat akan menggelar aksi damai di halaman...