Senin, 29 Juni 2026

Terkait Ajakan Kelola Bersama Pulau Bersengketa, HRD Minta Diperjelas Dulu Statusnya Milik Aceh

KABAR BIREUEN, Bireuen – Kedatangan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution ke Aceh beberapa hari lalu untuk membicarakan pengelolaan bersama empat pulau di perbatasan Aceh-Sumut, menuai tanggapan kritis.

Anggota Komisi V DPR RI asal Aceh, H. Ruslan M. Daud (HRD), menilai wacana itu tidak tepat dibahas saat ini karena status kepemilikan keempat pulau tersebut belum jelas secara hukum.

“Yang perlu diperjelas terlebih dahulu adalah status kepemilikan keempat pulau itu. Sejauh ini, kami meyakini pulau-pulau tersebut milik Aceh,” tegas HRD kepada wartawan saat acara Halal Bihalal Idul Adha 1446 H di kediamannya, Kompleks Meuligoe Residence, Cot Gapu, Kota Juang, Minggu (8/6/2025).

Menurut HRD, secara historis dan administratif, pulau-pulau tersebut masuk dalam wilayah Aceh. Dia menyebut ada bukti kepemilikan sah berupa surat tanah di pulau tersebut yang dikeluarkan pada tahun 1965.

BACA JUGA: Tinjau Empat Pulau Bersengketa di Aceh Singkil, HRD: Ini Harga Diri, Kami Siap Perjuangkan dengan Segala Cara!

“Ada surat tanah tahun 1965 yang sampai sekarang masih tercatat sebagai milik Provinsi Aceh. Tidak ada nama Sumatera Utara di dalamnya,” ungkap politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

HRD juga mengimbau media dan masyarakat agar tidak memperkeruh suasana. Dia menyatakan, permasalahan ini harus diselesaikan melalui jalur hukum, termasuk kemungkinan menggugat Surat Keputusan Kementerian Dalam Negeri ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Ini menyangkut hukum. Maka kami akan menempuh jalur PTUN atas SK Kemendagri tersebut. Semua pihak harus saling bahu-membahu, baik melalui kerja politik maupun lobi-lobi di tingkat pusat. Gubernur Aceh juga jangan tinggal diam. Harus segera bertindak sebelum masyarakat bergerak,” seru HRD dengan nada serius.

Dia bahkan menyinggung pentingnya kesadaran kolektif masyarakat Aceh dalam mempertahankan wilayah. Harus kompak dan jangan ada yang tidak sejalan.

“Kalau ada masyarakat Aceh yang mengatakan pulau itu tidak penting, maka patut dipertanyakan dari mana asal usulnya. Ini soal harta milik kita. Dalam Islam, harta yang kita miliki wajib dipertahankan dan jangan sampai diambil orang lain,” jelas HRD.

BACA JUGA: Mahasiswa FISIP USK Desak Pemerintah Klarifikasi Terkait Polemik Empat Pulau di Aceh Singkil: Ini Soal Identitas Rakyat Aceh! 

Lebih lanjut, HRD menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil telah mengalokasikan anggaran untuk wilayah pulau tersebut. Bukti fisik juga disebutnya sangat kuat, mulai dari tugu, kebun kelapa milik warga Aceh, hingga kuburan yang menunjukkan aktivitas masyarakat Aceh di pulau itu.

“Sumut tidak memiliki bukti kepemilikan. Kita punya banyak bukti otentik bahwa pulau itu milik Aceh secara sah dan historis,” tambahnya.

Menutup pernyataannya, HRD mendesak Gubernur Aceh untuk segera duduk bersama pemerintah pusat, bahkan dengan Presiden, guna meluruskan kesalahan administratif yang sudah terjadi.

“Kami di DPR RI sudah melakukan kunjungan spesifik ke lokasi dan menemukan ada kesalahan serius yang perlu diluruskan kembali,” ujar HRD. (Suryadi)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Sekda Aceh dan PLN Pusat Bahas Prospek Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Aceh

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menghadiri pertemuan yang membahas prospek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Aceh bersama...

UNIKI dan Forum PLKP Jalin Kemitraan Strategis, Buka Peluang Magang dan Sertifikasi Kompetensi bagi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) melalui...

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Menaker: Standar Kerja Layak Era Digital akan Jadi Acuan Penguatan Regulasi Ketenagakerjaan

0
KABAR BIREUEN, Majalengka – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan Konvensi Internasional Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) tentang kerja layak di era digital akan menjadi acuan dalam...

Menang Dramatis 4-3 atas Persas Sabang, PSSB Bireuen U-12 Raih Juara III Piala Presiden...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Tim PSSB Bireuen Junior Usia 12 Tahun (U-12) berhasil mengukir prestasi dengan meraih juara ketiga pada Festival Sepak Bola...

KABAR POPULER

Lantik 173 Pejabat, Bupati Bireuen Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, Kalau Ketahuan Dicopot

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat (26/6/2026) sore di...

Sudah Dua Bulan Diproses, Polres Bireuen Belum Tetapkan Status Hukum Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Zulfikar Muhammad, kuasa hukum M. Ilham bin Sakubat, wartawan wilayah liputan Bireuen, mendesak Polres Bireuen segera memberikan kepastian hukum atas...

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Menang Dramatis 4-3 atas Persas Sabang, PSSB Bireuen U-12 Raih Juara III Piala Presiden...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Tim PSSB Bireuen Junior Usia 12 Tahun (U-12) berhasil mengukir prestasi dengan meraih juara ketiga pada Festival Sepak Bola...

Desak Bahlil Batalkan PoD Blok Andaman, Warga Aceh Demo Kementerian ESDM

0
KABAR BIREUEN, Jakarta– Aksi damai ratusan warga Aceh dari paguyuban Taman Iskandar Muda (TIM) digelar depan Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta...