Jumat, 15 Mei 2026

Sumur Warga Tercemar Lumpur Banjir, Pemkab Bireuen Sigap Distribusikan Air Bersih ke Lokasi Terdampak

KABAR BIREUEN, Bireuen — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen sigap menangani dampak banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah kecamatan, dengan memastikan ketersediaan air bersih bagi warga terdampak. Sejak hari-hari awal pascabencana, pendistribusian air bersih langsung dilakukan untuk menjamin kebutuhan dasar masyarakat itu tetap terpenuhi.

Bencana banjir dan longsor menyebabkan sumur warga tercemar lumpur, jaringan pipa PDAM rusak, serta akses ke sumber mata air terputus. Kondisi ini membuat sebagian warga kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan minum, memasak, dan sanitasi.

Menyikapi hal tersebut, Pemkab Bireuen mengerahkan armada mobil tangki air ke lokasi-lokasi terdampak. Pendistribusian air bersih dilakukan menggunakan mobil tangki berkapasitas 4.000 liter dan dikoordinasikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bireuen bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), TNI, Polri, serta relawan kemanusiaan.

Bupati Bireuen, Mukhlis, ST, menegaskan, penyediaan air bersih menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah dalam penanganan darurat pascabencana.

“Begitu laporan kerusakan sumber air diterima, kami langsung bergerak menyalurkan air bersih ke desa-desa terdampak. Pemerintah daerah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi,” ujar Mukhlis, Sabtu (31/1/2026).

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, sedang meninjau infrastruktur air besih yang rusak akibat banjir. (Foto: Dok. BPBD Bireuen)

Meski sebagian jaringan PDAM telah berhasil dipulihkan, Pemkab Bireuen tetap melanjutkan distribusi air bersih, khususnya ke wilayah yang jaringan airnya belum kembali normal. Setiap hari, puluhan ribu liter air bersih disalurkan ke permukiman warga dan titik-titik pengungsian. Jadwalnya disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Selain memenuhi kebutuhan air minum bagi rumah tangga, air bersih juga disalurkan untuk keperluan ibadah serta pembersihan fasilitas umum, seperti mushalla, meunasah, masjid, puskesmas, dayah, hingga fasilitas publik lainnya.

BACA JUGA: Pemkab Bireuen Bergerak Cepat, Layanan Kesehatan Pascabencana Kembali Normal

Data dari BPBD Kabupaten Bireuen mencatat, hingga 28 Januari 2026, pemerintah daerah telah mendistribusikan sebanyak 1.057 ton air bersih ke wilayah terdampak bencana.

Distribusi tersebut menjangkau sejumlah kecamatan, antara lain Kecamatan Juli, Peusangan, Jangka, Jeumpa, Kuta Blang, Samalanga, Peudada, Kota Juang, Peusangan Siblah Krueng, dan Gandapura.

Di sisi lain, Pemkab Bireuen juga mulai melakukan langkah pemulihan jangka menengah, dengan mempercepat perbaikan jaringan pipa air bersih di wilayah-wilayah yang mengalami kerusakan akibat banjir dan longsor.

Pemkab Bireuen memastikan, pendistribusian air bersih akan terus dilakukan hingga kondisi benar-benar pulih dan masyarakat dapat kembali mengakses air bersih secara normal. Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan serta menggunakan air bersih secara bijak selama masa pemulihan. (Red) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Meningkat dari Tahun Sebelumnya, 109 Hafiz-Hafizah Ikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an di MTsN 1 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Gandapura - Sebanyak 109 hafiz dan hafizah mengikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an Angkatan VI di MTsN 1 Bireuen, Kecamatan Gandapura, Rabu (13/5/2026). Jumlah tersebut...

Kerahkan Alat Berat, Adnen Nurdin Bantu Perbaiki Jalan Longsor Paya Cut–Simpang Mulia

0
KABAR BIREUEN, Juli — Kondisi jalan longsor yang menghubungkan Gampong Paya Cut dengan Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, akhirnya mendapat penanganan darurat, setelah...

BSI Aceh Gelar Media Gathering, Bahas Peran Strategis Perbankan Syariah dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Regional Aceh menggelar kegiatan Media Gathering bersama insan pers dengan mengangkat tema “Peran...

Bank Aceh Masuk Daftar World’s Best Banks 2026 Versi Forbes

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - PT Bank Aceh Syariah kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dan internasional dengan masuk dalam daftar World’s Best Banks...

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

KABAR POPULER

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

Gantikan Abdul Hamid, Muhajir Ismail Jabat Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sosok muda dari kalangan guru dipercaya mengemban jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Aceh. Dia adalah Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd,...

Meningkat dari Tahun Sebelumnya, 109 Hafiz-Hafizah Ikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an di MTsN 1 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Gandapura - Sebanyak 109 hafiz dan hafizah mengikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an Angkatan VI di MTsN 1 Bireuen, Kecamatan Gandapura, Rabu (13/5/2026). Jumlah tersebut...

Tak Ada Nama Penerima, Anggaran Pengadaan Mesin Jahit Rp91 Juta di Dinsos Bireuen Tidak...

0
KABAR BIREUEN,Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Sosial mengalokasikan anggaran sebesar Rp385.000.000 untuk pengadaan bantuan sosial (bansos) berupa barang pada tahun anggaran 2026. Alokasi tersebut tercantum...

Kerahkan Alat Berat, Adnen Nurdin Bantu Perbaiki Jalan Longsor Paya Cut–Simpang Mulia

0
KABAR BIREUEN, Juli — Kondisi jalan longsor yang menghubungkan Gampong Paya Cut dengan Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, akhirnya mendapat penanganan darurat, setelah...