Selasa, 16 Juni 2026

Selamatkan Sektor Pangan, Sawah Rusak Sedang dan Ringan di Bireuen Mulai Direhabilitasi Februari Ini

KABAR BIREUEN, Bireuen — Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Bireuen pada akhir November 2025 lalu, meninggalkan dampak serius terhadap sektor pertanian. Berdasarkan hasil perhitungan geopasial, total lahan pertanian yang terdampak mencapai 4.731,79 hektare. Kondisi ini dinilai berpotensi memicu krisis pangan lokal jika tidak segera ditangani.

Dari total luasan tersebut, kerusakan lahan terbagi ke dalam tiga kategori, yakni rusak berat seluas 1.323,07 hektare, rusak sedang 672,12 hektare, dan rusak ringan 2.736 hektare. Mayoritas lahan yang terdampak merupakan persawahan yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat tani di Bireuen.

Mengantisipasi dampak lanjutan, Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, menggelar rapat koordinasi dengan seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) beberapa waktu lalu. Rapat tersebut membahas langkah cepat pemulihan pascabencana, sekaligus menyusun program strategis jangka pendek dan jangka panjang sebagai bentuk keberpihakan pemerintah daerah kepada masyarakat.

BACA JUGA: Sumur Warga Tercemar Lumpur Banjir, Pemkab Bireuen Sigap Distribusikan Air Bersih ke Lokasi Terdampak

Salah satu fokus utama yang ditekankan Bupati Mukhlis adalah penyelamatan sektor pangan, khususnya persawahan. Ia menilai, keterlambatan penanganan lahan sawah yang rusak dapat berdampak langsung pada ketahanan pangan daerah.

“Persawahan adalah tempat petani menggantungkan hidup. Jika tidak segera ditangani, ini bisa berujung pada krisis pangan lokal,” tegas Mukhlis dalam rapat tersebut.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Bireuen telah mengirimkan surat resmi bernomor 56.6/064/2026 kepada Menteri Pertanian Republik Indonesia, yang memuat data lengkap lahan sawah rusak akibat banjir dan tanah longsor. Surat tersebut diharapkan menjadi dasar bagi Kementerian Pertanian untuk menyusun perencanaan dan penganggaran perbaikan lahan pertanian di Bireuen.

Areal sawah yang telah rusak tertimbun lumpur di Gampong Bugak Krueng Mate, Kecamatan Jangka. (Foto: Dok. Pemkab Bireuen)

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen, Mulyadi, SE, MM, menyampaikan, Pemerintah Pusat telah menyiapkan bantuan untuk perbaikan sawah dengan kategori rusak sedang dan ringan.

“Dana perbaikan tersedia untuk 677 hektare sawah rusak sedang dan 1.900 hektare dari total 2.736 hektare sawah rusak ringan,” ujar Mulyadi, Senin (2/2/2026).

Ia menjelaskan, perencanaan teknis rehabilitasi lahan dilakuka oleh tim dari tingkat provinsi yang bekerja sama dengan salah satu universitas di Aceh. Pelaksanaan rehabilitasi dijadwalkan mulai Februari 2026 dan ditargetkan selesai sebelum bulan Ramadhan, sehingga pada musim gadu atau sekitar April mendatang, sawah sudah dapat kembali ditanami.

BACA JUGA:  Pemkab Bireuen Bergerak Cepat, Layanan Kesehatan Pascabencana Kembali Normal

“Pelaksanaannya dilakukan secara swakelola oleh kelompok tani dengan anggaran Rp13 juta per hektare,” tambahnya.

Sementara itu, untuk sawah dengan kategori rusak berat, Mulyadi menyebutkan, Pemerintah Pusat masih melakukan kajian mendalam terkait metode penanganan yang paling tepat.

Selain pendekatan teknis, Bupati Mukhlis juga menekankan pentingnya menghidupkan kembali budaya gotong royong sebagai bagian dari strategi pemulihan. Menurutnya, perbaikan irigasi, pemanfaatan lahan pekarangan, serta penerapan pola tanam yang menyesuaikan kondisi alam lokal merupakan contoh nyata nilai-nilai tradisional yang relevan dalam kebijakan modern.

Langkah cepat dan kolaboratif tersebut diharapkan mampu mempercepat pemulihan sektor pertanian sekaligus menjaga ketahanan pangan masyarakat Bireuen pascabencana. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

UNIKI Gelar Student Global Preneur Academy di Lhokseumawe, Bekali Mahasiswa Literasi Keimigrasian dan Jiwa...

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) terus memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan global melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk...

Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Bireuen Serukan Semangat Hijrah dan Muhasabah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar zikir bersama dan tausiah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi di...

Terjunkan 445 Petugas, Pemkab Bireuen dan BPS Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26), dengan menerjunkan sebanyak...

Reses Yah Fud di Peudada, Warga Minta Perbaikan Irigasi yang Rusak Akibat Banjir

0
KABAR BIREUEN, Peudada – Kerusakan jaringan irigasi akibat banjir dan longsor yang menyebabkan petani gagal menggarap sawah selama beberapa tahun terakhir menjadi aspirasi utama...

Tingkatkan Kompetensi, Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo

0
KABAR BIREUEN, Jakarta—Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo melalui platform Skillhub dalam ekosistem SIAPkerja. Program ini menjadi bagian dari upaya...

KABAR POPULER

Terjunkan 445 Petugas, Pemkab Bireuen dan BPS Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26), dengan menerjunkan sebanyak...

Reses Yah Fud di Peudada, Warga Minta Perbaikan Irigasi yang Rusak Akibat Banjir

0
KABAR BIREUEN, Peudada – Kerusakan jaringan irigasi akibat banjir dan longsor yang menyebabkan petani gagal menggarap sawah selama beberapa tahun terakhir menjadi aspirasi utama...

Dikunjungi Direktorat Jenderal Perkebunan Republik Indonesia, Pabrik Kelapa di Bireuen

0
KABAR BIREUEN -  Direktur Tanaman Semusim dan Rempah, Direktorat Jenderal Perkebunan Republik Indonesia Dr, Ir. Agus Wahyudi, MM serta rombongan berkunjung ke pabrik berbahan...

Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Bireuen Serukan Semangat Hijrah dan Muhasabah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar zikir bersama dan tausiah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi di...

UNIKI Gelar Student Global Preneur Academy di Lhokseumawe, Bekali Mahasiswa Literasi Keimigrasian dan Jiwa...

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) terus memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan global melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk...