Kamis, 25 Juni 2026

Selamatkan 6.800 Hektare Sawah di Bireuen, HRD Minta Kementerian PU Secepatnya Perbaiki Bendungan Pante Lhong

KABAR BIREUEN, Juli – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan Daud (HRD), minta pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) secepatnya memperbaiki Bendungan Irigasi Pante Lhong di Desa Beunyot, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, yang rusak berat akibat banjir bandang pada 26 November 2025 lalu.

Kerusakan bendungan tersebut mengancam keberlangsungan pertanian di tujuh kecamatan dalam Kabupaten Bireuen dan berpotensi membuat ribuan petani kehilangan mata pencaharian.

Bendungan yang selama ini mengairi sekitar 6.800 hektare sawah itu, kini tidak lagi berfungsi optimal. Aliran sungai berubah arah akibat terjangan banjir, membuat sisi utara bendungan kering dan tertutup lumpur, sementara aliran air justru mengalir deras ke sisi selatan. Kondisi ini menyebabkan sistem irigasi lumpuh total.

Tak hanya itu, derasnya arus juga menggerus bantaran sungai di kedua sisi. Sejumlah rumah warga di bagian selatan sungai dilaporkan roboh dan terseret arus banjir. Sejumlah saluran irigasi utama pun hancur, memperparah dampak terhadap sektor pertanian masyarakat.

BACA JUGA: Dua Ribu Hektare Sawah dan Tujuh Irigasi Rusak di Bireuen, Bupati Mukhlis Ungkap Risiko Lonjakan Kemiskinan

Melihat kondisi tersebut, HRD bersama Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, turun langsung meninjau lokasi bendungan pada Kamis (1/1/2026) sore.

HRD menegaskan, keterlambatan penanganan akan berdampak serius terhadap ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat Bireuen.

“Kalau bendungan ini tidak segera diperbaiki, petani tidak bisa turun ke sawah. Ribuan hektare lahan akan terbengkalai dan petani terancam jatuh miskin. Negara harus hadir dan bergerak cepat,” tegas HRD.

HRD bersama Menteri PU, Dody Hanggodo dan jajarannya di Bendungan Irigasi Pante Lhong.  (Foto: Staf HRD)

Dia menyampaikan, perbaikan darurat harus segera dilakukan, sambil menunggu proses rehabilitasi dan rekonstruksi secara menyeluruh agar aktivitas pertanian bisa kembali berjalan.

“Kami bersama Menteri PU berkomitmen mempercepat penanganan. Yang terpenting sekarang, air kembali mengalir ke sawah agar petani bisa segera menanam,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, memastikan pemerintah pusat akan menangani kerusakan bendungan melalui skema tanggap darurat dengan dukungan anggaran dari APBN.

BACA JUGA: HRD Bersama Pejabat Kementerian PU Terobos Akses Terputus, Bawa Bantuan dan Percepat Perbaikan Infrastruktur

“Kami akan langsung menurunkan tim untuk penanganan darurat melalui sistem padat karya. Perbaikan akan dilakukan bersamaan dengan penyusunan desain baru agar prosesnya lebih cepat dan efektif,” kata Dody.

Dia juga menegaskan komitmen pemerintah dalam memulihkan sektor pertanian yang terdampak banjir.

“Untuk sawah yang rusak, kami akan berkoordinasi dengan Menteri Pertanian. Pemerintah siap memperbaiki agar petani bisa kembali berproduksi,” jelasnya. (Suryadi) 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Gubernur Aceh Lantik Misran Fuadi sebagai Kepala Dinas Syariat Islam

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, melantik Dr Misran Fuadi, S Ag, MAP sebagai Kepala Dinas Syariat Islam Aceh dalam sebuah...

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Kapolsek Jangka Bagikan Paket Sembako untuk Masyarakat

0
KABAR BIREUEN, Jangka – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati pada 1 Juli 2026, jajaran Polsek Jangka, Kabupaten Bireuen, menyalurkan bantuan sosial berupa paket...

Respons Aspirasi Masyarakat Saat Reses, Yah Fud Salurkan 13 Becak Barang Bermotor untuk Warga...

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang – Aspirasi masyarakat yang disampaikan saat masa reses berbuah nyata. Wakil Ketua I DPRA, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau yang...

Gadai Emas Naik 100 Persen, BSI Perkuat Ekosistem Emas dari Hulu hingga Hilir

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Memasuki pertengahan tahun, kebutuhan masyarakat cenderung meningkat seiring berbagai keperluan, salah satunya biaya pendidikan menjelang tahun ajaran baru. Kondisi tersebut...

227 Mahasiswa Fikom Umuslim Jalani OJT, Puluhan Ditempatkan di Sumut dan Jawa

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan kembali memperluas jejaring pembelajaran berbasis industri. Pada tahun 2026, puluhan mahasiswa akan...

KABAR POPULER

Respons Aspirasi Masyarakat Saat Reses, Yah Fud Salurkan 13 Becak Barang Bermotor untuk Warga...

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang – Aspirasi masyarakat yang disampaikan saat masa reses berbuah nyata. Wakil Ketua I DPRA, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau yang...

Pemkab Bireuen Sosialisasi Pelaksanaan PBJ dan Bimtek Metode Pemilihan secara E-Purchasing

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menggelar Sosialisasi Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) dan Bimbingan Teknis Metode Pemilihan secara E-Purchasing Tahun 2026. Kegiatan dibuka Wakil...

Cegah Penyimpangan, Pengurus Koperasi Desa Merah Putih di Bireuen Dilatih Kelola Usaha Secara Transparan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Sebanyak 200 pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bireuen mengikuti pelatihan tata kelola dan manajemen koperasi yang digelar Dinas Perdagangan,...

Digelar, Evaluasi Qanun Kabupaten Bireuen Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Pemerintahan Gampong

0
KABAR BIREUEN, Bireuen, - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Bagian Hukum Setdakab Bireuen menggelar Evaluasi Qanun Kabupaten Bireuen Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Pemerintahan...

227 Mahasiswa Fikom Umuslim Jalani OJT, Puluhan Ditempatkan di Sumut dan Jawa

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan kembali memperluas jejaring pembelajaran berbasis industri. Pada tahun 2026, puluhan mahasiswa akan...