Kamis, 14 Mei 2026

Pemulihan Sawah Tak Kunjung Datang, Petani Pulo Iboih Kehilangan Penghasilan

KABAR BIREUEN, Jangka – Puluhan hektare lahan persawahan di Gampong Pulo Iboih, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, masih terbengkalai hingga Senin (13/4/2026), meski bencana banjir dan tanah longsor telah berlalu sejak lima bulan lalu. Lambannya pemulihan infrastruktur pertanian membuat petani kehilangan sumber penghidupan, sekaligus melumpuhkan roda ekonomi desa.

Kondisi ini menjadi pukulan berat bagi warga yang sejak November 2025 menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Hingga kini, belum terlihat langkah nyata dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen untuk mengembalikan fungsi lahan yang rusak akibat bencana.

Mantan Keuchik Pulo Iboih yang juga petani setempat, Zulkifli Syakban, mengungkapkan kekecewaannya atas minimnya respons pemerintah daerah. Ia menilai, pembiaran tersebut berdampak langsung pada terputusnya rantai ekonomi masyarakat.

BACA JUGA:  Minta Perbaikan Lahan Sawah Tertimbun Lumpur, Pemerintah Akan Cetak Sawah Baru 138 Hektare di Bireuen

“Sangat kita sesalkan. Hingga saat ini belum kita lihat ada sedikit pun progres pemulihan di lahan persawahan. Kami merasa pemerintah daerah seperti menutup mata terhadap kondisi kami di sini,” ujar Zulkifli.

Menurutnya, lumpuhnya sektor pertanian tidak hanya berdampak pada pemilik lahan, tetapi juga memicu efek domino terhadap kelompok masyarakat rentan. Selama ini, hamparan sawah di desa tersebut menjadi sumber penghidupan bagi buruh tani harian, termasuk para janda dan warga berpenghasilan rendah.

Dalam kondisi normal, mereka memperoleh penghasilan dari berbagai aktivitas pertanian, mulai dari menanam padi, membersihkan gulma, hingga panen. Namun kini, aktivitas itu terhenti total akibat lahan yang belum bisa digarap.

BACA JUGA:  Selamatkan Sektor Pangan, Sawah Rusak Sedang dan Ringan di Bireuen Mulai Direhabilitasi Februari Ini

Ketidakpastian ini membuat banyak warga kehilangan pendapatan utama. Zulkifli pun mendesak agar pemerintah segera turun tangan melakukan pemulihan infrastruktur pertanian agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan.

“Kami sangat berharap Pemkab Bireuen segera turun tangan memulihkan lahan pertanian. Kalau sawah hidup lagi, bukan cuma pemilik lahan yang terbantu, tapi ibu-ibu janda dan warga kecil di sini bisa kembali bekerja jadi buruh harian untuk menyambung hidup. Jangan biarkan kami terus-terusan dalam ketidakpastian,” pungkasnya. (Suryadi)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bank Aceh Masuk Daftar World’s Best Banks 2026 Versi Forbes

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - PT Bank Aceh Syariah kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dan internasional dengan masuk dalam daftar World’s Best Banks...

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

Dukung Penguatan Infrastruktur Pelayanan Keagamaan, Pemkab Bireuen Hibah Tanah untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Pemerintah Kabupaten Bireuen secara resmi menyerahkan hibah tanah kepada Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh yang diperuntukkan...

Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter BTJ 08 Embarkasi Aceh, Ini Pesan Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Bupati Bireuen, Ir. H Mukhlis, ST, secara resmi melepas keberangkatan 393 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang...

Gantikan Abdul Hamid, Muhajir Ismail Jabat Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sosok muda dari kalangan guru dipercaya mengemban jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Aceh. Dia adalah Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd,...

KABAR POPULER

Gantikan Abdul Hamid, Muhajir Ismail Jabat Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sosok muda dari kalangan guru dipercaya mengemban jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Aceh. Dia adalah Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd,...

Tak Ada Nama Penerima, Anggaran Pengadaan Mesin Jahit Rp91 Juta di Dinsos Bireuen Tidak...

0
KABAR BIREUEN,Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Sosial mengalokasikan anggaran sebesar Rp385.000.000 untuk pengadaan bantuan sosial (bansos) berupa barang pada tahun anggaran 2026. Alokasi tersebut tercantum...

Tetapkan Tersangka Fitnah Sekda Aceh, Polisi Identifikasi Pihak Lain yang Terlibat

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Unit Penyidik ​​Cyber ​​Polda Aceh telah menetapkan pria berinsial J sebagai tersangka pencemaran nama baik Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh,...

Antisipasi 57 Ribu Warga Kehilangan JKA, Bupati Bireuen Bentuk Satgas Validasi Desil

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemberlakuan Peraturan Gubernur Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) mulai 1 Mei 2026 berdampak pada sekitar...

Dukung Penguatan Infrastruktur Pelayanan Keagamaan, Pemkab Bireuen Hibah Tanah untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Pemerintah Kabupaten Bireuen secara resmi menyerahkan hibah tanah kepada Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh yang diperuntukkan...