Selasa, 13 Januari 2026

HRD Bersama Pejabat Kementerian PU Terobos Akses Terputus, Bawa Bantuan dan Percepat Perbaikan Infrastruktur

KABAR BIREUEN, Bireuen – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan Daud (HRD), bersama Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Ir. Roy Rizali Anwar, S.T., M.T, menyeberangi Krueng Kuta Blang menggunakan boat ketek untuk meninjau langsung infrastruktur yang hancur akibat banjir di Kabupaten Bireuen, Senin (8/12/2025).

Aksi tersebut dilakukan karena jembatan penghubung di wilayah itu putus diterjang banjir.

Pantauan wartawan di lokasi, HRD dan Dirjen Bina Marga bersama tim harus menggunakan perahu kecil untuk menembus wilayah Kuta Blang yang terisolasi.

BACA JUGA: Ditinjau HRD Bersama Pejabat Kementerian PU, Jembatan Bailey Kuta Blang Ditargetkan Rampung dalam Beberapa Hari ke Depan

Dari Bireuen, rombongan melanjutkan peninjauan hingga ke wilayah timur Aceh, meliputi Lhokseumawe, Aceh Utara, Langsa, Aceh Tamiang, bahkan menembus ke Sumatera Utara.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi sejumlah infrastruktur vital yang rusak akibat banjir dan tanah longsor, agar dapat segera ditangani pemerintah pusat.

Selain meninjau kerusakan infrastruktur, HRD bersama rombongan juga turun langsung ke lokasi pengungsian korban banjir. Mereka menyerahkan bantuan berupa sembako, obat-obatan, serta kebutuhan darurat lainnya kepada para pengungsi.

“Alhamdulillah, hari ini kami bisa menembus wilayah timur Aceh hingga Sumatera Utara dengan boat ketek dan jalur darat. Banyak infrastruktur yang rusak diterjang banjir dan harus segera diperbaiki. Di sisi lain, masih banyak pengungsi yang membutuhkan uluran tangan,” ujar HRD di sela-sela kegiatan.

BACA JUGA: Bawa Bantuan ke Kawasan Terisolir, Warga Menangis Sambut HRD di Pengungsian

Sementara itu, Dirjen Bina Marga Kementerian PU, Roy Rizali Anwar, mengatakan, pemerintah pusat saat ini memfokuskan perhatian pada pendataan serta percepatan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Kami fokus mengembalikan fungsi infrastruktur yang rusak, seperti jembatan, sekolah, madrasah, serta fasilitas umum lainnya secepat mungkin. Pemulihan dilakukan secara bertahap agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal,” jelas Roy.

Ia juga memastikan bahwa sejumlah infrastruktur saat ini sudah mulai dalam tahap penanganan, termasuk Jembatan Kutablang di Bireuen.

“Insyaallah jembatan Kuta Blang akan segera bisa dilintasi kembali oleh kendaraan. Harapannya, seluruh penanganan dapat segera tertuntaskan dan aktivitas warga kembali normal,” demikian disampaikan Roy Rizali Anwar. (Suryadi)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang, Dewan Bireuen Minta BPBD Percepat Distribusi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan sejumlah anggota DPRK Bireuen ke gudang logistik Pemerintah Kabupaten Bireuen, mengungkap fakta mengejutkan. Ternyata, bantuan...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Empat Mahasiswa UNIKI Jadi Relawan Pendidikan Yayasan Sukma Bangsa

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Komitmen generasi muda dalam memajukan pendidikan di daerah terpencil kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Sebanyak...

Galang Dana Secara Mandiri, SMPN 5 Juli Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli-Sebanyak 21 orang siswa siswi SMP Negeri 5 Juli dari Desa Simpang Jaya, Simpang Mulia, Alue Limeng, Salah Sirong dan Bivak yang...

Tembus Medan Ekstrem, Tim Medis PPNI RSU BMC dan Dompet Dhuafa Aceh Layani Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Di tengah medan yang sulit dan risiko perjalanan tinggi, DPK PPNI RSU BMC bersama Dompet Dhuafa Aceh tetap menunjukkan komitmen...

Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun Tak Jadi Dipotong, Wagub Apresiasi Keputusan Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 senilai Rp1,7 triliun kembali utuh setelah sebelumnya sempat dipangkas...

KABAR POPULER

Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang, Dewan Bireuen Minta BPBD Percepat Distribusi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan sejumlah anggota DPRK Bireuen ke gudang logistik Pemerintah Kabupaten Bireuen, mengungkap fakta mengejutkan. Ternyata, bantuan...

Galang Dana Secara Mandiri, SMPN 5 Juli Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli-Sebanyak 21 orang siswa siswi SMP Negeri 5 Juli dari Desa Simpang Jaya, Simpang Mulia, Alue Limeng, Salah Sirong dan Bivak yang...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Empat Mahasiswa UNIKI Jadi Relawan Pendidikan Yayasan Sukma Bangsa

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Komitmen generasi muda dalam memajukan pendidikan di daerah terpencil kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Sebanyak...

Tembus Medan Ekstrem, Tim Medis PPNI RSU BMC dan Dompet Dhuafa Aceh Layani Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Di tengah medan yang sulit dan risiko perjalanan tinggi, DPK PPNI RSU BMC bersama Dompet Dhuafa Aceh tetap menunjukkan komitmen...

Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun Tak Jadi Dipotong, Wagub Apresiasi Keputusan Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 senilai Rp1,7 triliun kembali utuh setelah sebelumnya sempat dipangkas...