Kamis, 22 Januari 2026

Dua Ribu Hektare Sawah dan Tujuh Irigasi Rusak di Bireuen, Bupati Mukhlis Ungkap Risiko Lonjakan Kemiskinan

KABAR BIREUEN, Bireuen – Kerusakan sektor pertanian akibat banjir besar yang melanda Kabupaten Bireuen pada 26 November 2025 menjadi ancaman serius bagi kehidupan ekonomi masyarakat.

Sedikitnya 2.000 hektare sawah rusak berat dan tujuh irigasi hancur. Kondisi ini berpotensi memicu lonjakan angka kemiskinan jika tidak segera ditangani secara menyeluruh.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, pada acara Ngopi Pagi: Sinergi dan Kolaborasi Pemkab Bireuen dengan Pers Pasca Bencana Banjir dan Tanah Longsor untuk Pemulihan dan Kebangkitan, di Meuligoe Bireuen, Rabu (31/12/2025).

Menurut Mukhlis, sektor pertanian menjadi salah satu yang paling terdampak akibat banjir. Ribuan hektare sawah tertimbun lumpur dan tak bisa lagi digarap, sementara sebagian lainnya hanya bergantung pada curah hujan karena irigasi rusak parah.

BACA JUGA: Diterjang Banjir, Puluhan Rumah Warga Alue Kuta Hanyut ke Laut dan Permukiman Berubah Jadi Kuala

“Sekitar 2.000 hektare sawah rusak berat dan tertimbun sedimen. Dari total sekitar 15 ribu hektare lahan sawah di Bireuen, hampir separuhnya kini rusak dan tidak produktif,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, tujuh irigasi mengalami kerusakan serius akibat derasnya arus banjir, salah satunya Bendung Irigasi Pante Lhong yang selama ini mengairi sekitar 6.000 hektare lahan pertanian warga.

“Kalau ini tidak segera ditangani, dampaknya sangat besar. Pendapatan petani menurun, produksi pangan terganggu, dan risiko kemiskinan semakin tinggi,” ujar Mukhlis.

Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, menyampaikan keterangannya pada acara Ngopi Pagi Sinergi dan Kolaborasi Pemkab Bireuen bersama Pers Pasca Bencana Banjir dan Tanah Longsor, di Meuligoe Bireuen, Rabu (31/12/2025). (Foto: Suryadi/Kabar Bireuen)

Selain sektor pertanian, banjir juga mengakibatkan kerusakan luas pada permukiman warga. Berdasarkan data sementara, sekitar 16 ribu unit rumah terdampak, lebih dari 3 ribu unit di antaranya mengalami kerusakan berat, bahkan sebagian hilang terseret arus banjir.

Kerusakan juga terjadi pada infrastruktur penghubung antarwilayah. Sedikitnya delapan jembatan di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Peusangan mengalami kerusakan, masing-masing di Cot Ara, Pante Lhong, Teupin Reudeup, Ulee Jalan, Teupin Mane, Alue Limeng, Salah Sirong, dan Pante Peusangan.

Meski demikian, Mukhlis menyampaikan, berkat kerja sama antara pemerintah daerah, TNI, Polri, relawan, dan para pengusaha, akses ke wilayah-wilayah yang sempat terisolasi kini telah kembali terbuka.

“Semua daerah sudah kembali terhubung. Ini hasil kerja bersama semua pihak,” katanya.

BACA JUGA: Bantuan Kementan dan Bapanas Melalui PMI untuk Pengungsi Banjir di Bireuen Telah Didistribusikan

Dia menambahkan, meski jumlah pengungsi mulai berkurang, pemerintah daerah masih menghadapi tantangan besar dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, termasuk pangan, air bersih, dan stabilitas harga.

“Pelayanan yang kami berikan mungkin belum sempurna, tetapi kami terus berupaya agar dapur warga tetap mengepul. Pemulihan pascabencana ini sangat berat, terutama dari sisi ekonomi,” ujar Mukhlis.

Menghadapi besarnya dampak kerusakan, Bupati Mukhlis menegaskan, dukungan Pemerintah Pusat sangat dibutuhkan agar pemulihan sektor pertanian dan ekonomi masyarakat Bireuen dapat segera dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. (Suryadi) 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Kementerian PU Targetkan Huntara untuk Korban Bencana di Aceh Rampung Sebelum Puasa, Bireuen Tidak...

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan pembangunan rumah hunian atau hunian sementara (huntara) bagi korban bencana sejumlah kabupaten/kota di Aceh,...

Donorkan Darah Capai 59 Kali, Warek III UNIKI Terima Penghargaan Kemanusiaan dari Pemkab Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Dedikasi tanpa henti dalam aksi kemanusiaan mengantarkan Wakil Rektor III Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Dr. H. Kamaruddin, S.Pd., M.M.,...

Berjalan Kaki Puluhan Kilometer, Mahasiswa UNIKI Hadirkan Pendidikan dan Trauma Healing ke Pelosok Aceh...

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tengah - Mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen menunjukkan dedikasi luar biasa dengan menembus medan ekstrem demi menghadirkan pendidikan bagi...

Harga Emas di Bireuen Hari Ini Tembus Rp7,7 Juta per Mayam

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Harga emas dengan satuan per mayam hari ini, Kamis (22/1/2026) tembus Rp7.700.000. Harga tersebut terus merangkak naik dalam satu bulan terakhir...

Didampingi HRD, Menteri PU Groundbreaking Pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan permanen Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang, Kabupaten Bireuen,...

KABAR POPULER

Diduga Korupsi Dana Operasional Rp1,1 Miliar, Bendahara DPMGP-KB Bireuen Ditahan Kejaksaan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen menahan AM, Bendahara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGP-KB) Kabupaten Bireuen. Penetapan...

Didampingi HRD, Menteri PU Groundbreaking Pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan permanen Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang, Kabupaten Bireuen,...

Donorkan Darah Capai 59 Kali, Warek III UNIKI Terima Penghargaan Kemanusiaan dari Pemkab Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Dedikasi tanpa henti dalam aksi kemanusiaan mengantarkan Wakil Rektor III Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Dr. H. Kamaruddin, S.Pd., M.M.,...

Analisis Kebijakan Bupati Bireuen dalam Pembangunan Hunian Tetap

0
Oleh: M. Zubair ASN Pemkab Bireuen, Warga di Daerah Terdampak Banjir BENCANA alam berupa banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Bireuen tidak hanya menyisakan kerusakan...

Harga Emas di Bireuen Hari Ini Tembus Rp7,7 Juta per Mayam

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Harga emas dengan satuan per mayam hari ini, Kamis (22/1/2026) tembus Rp7.700.000. Harga tersebut terus merangkak naik dalam satu bulan terakhir...