Satpol PP Bireuen dibantu TNI sedang membongkar kios liar di jalan kawasan Lapangan VOA

KABAR BIREUEN-Satpol PP dan WH Bireuen dibantu TNI akhirnya bergerak cepat membongkar bangunan kios liar yang sedang dibangun di Jalan kawasan VOA Bireuen, Rabu (24/6/2020) siang.

Pembongkaran tersebut dipimpin langsung Kasatpol PP dan WH Bireuen, Chairullah Abed SE bersama Pembina Internal Satpol PP, Kapten Arif Tryanto.

Puluhan petugas kemudian membongkar rangka bangunan kios yang terbuat dari kayu tersebut tanpa adanya perlawanan dari pemilik kios.

“Sementara tempat usaha-usaha lain di sepanjang jalan tersebut saat ini belum dibongkar dan diberi waktu tiga hari untuk dibongkar sendiri oleh pemiliknya,” sebut pria yajg akrab disapa Chaidir Abed itu.

Salah seorang pedagang parang sempat meminta waktu satu bulan untuk membongkar tempatnya berjualan atau mencari lokasi lain untuk berjualan.

Mendengr keluhan pedagang tersebut, Kapten Arif langsung membeli parang yang dijual tersebut.

Chaidir Abed menyebutkan, tumpukan barang-barang dan kain yang selama ini diletakkan di pinggir jalan dan dibirakan begitu saja oleh pedagang kain di seberang jalan sudah diminta untuk dipindahkan.

Barang dan kayu-kayu hasil bongkaran itu kemudian dimuat dalam truk Satpol PP dan kemudian dibawa ke Pendopo, bagi pemilik yang mau mengambilnya, Chaidir mempersilahkannya.

Kasatpol PP dan WH Bireuen, Chairullah Abed SE

Terkait statmen Camat Kota Juang, Jalaluddin SE MSi yang menyebutkan jika pembangunan kios liar tersebut berdasarkan hasil kesepakatan Forkopimcam, keuchik dan pedagang, Chaidir Abed menyebutkan, hasil rapat perdana Bupati Bireuen Muzakkar A Gani pada Senin lalu, yang dihadiri pejabat, kepala dinas dan camat, meminta agar bangunan liar itu dibongkar.

“Kata bupati jangan gamang untuk bertindak, tidak boleh dibangun di pinggir jalan tersebut, jadi harus dibongkar,” sebut Chaidir Abed yang saat itu ikut menghadiri rapat perdana Bupati Bireuen.

Setelah ini akan ditertibkan penjual yang menggelar lapak dagangannya di atas tanam depan Rumah Sakit Umum dr Fauziah Bireuen, setelah disurati dan diberi waktu oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bireuen.

Lalu nantinya dilanjutkan penertiban di kawasan Jalan Ramai Bireuen.(Ihkwati/*).

BAGIKAN