KABAR BIREUEN, Bireuen – Tim sepak bola PSSB Bireuen U-13 memulai rangkaian persiapan menuju Piala Soeratin U-13 dengan hasil meyakinkan. Dalam laga uji coba perdana yang berlangsung di Lapangan Paya Kareung, Rabu (17/6/2026) petang, skuad muda PSSB sukses melibas SSB Bijeh Mata dengan skor telak 9-4.
Kemenangan besar tersebut menjadi modal berharga bagi tim asuhan Bang Udin untuk menatap kompetisi resmi nanti. Meski sempat tertinggal di awal pertandingan, para pemain PSSB mampu menunjukkan mental bertanding yang kuat hingga membalikkan keadaan dan menutup laga dengan kemenangan meyakinkan.
Pada awal pertandingan, SSB Bijeh Mata tampil agresif dan berhasil unggul melalui gol yang dicetak Abdul Wahed dan Rahmat Dahmuri. Namun, PSSB Bireuen yang diperkuat sejumlah pemain andalannya seperti M. Aufa, Altamis Al Farisi, Rayyan, Muhammad Athar, Refando, dan M. Zikri Aulia mampu bangkit.
BACA JUGA: 30 Pemain PSSB U-13 Lolos Seleksi, Siap Tempur di Piala Soeratin 2026
Mengandalkan permainan menyerang, PSSB berhasil membalikkan keadaan dan menutup babak pertama dengan keunggulan tipis 3-2.
Memasuki babak kedua, pelatih mengganti sejumlah pemain sekaligus mengubah strategi permainan. Perubahan taktik tersebut terbukti efektif. PSSB tampil lebih dominan dan terus menekan pertahanan lawan hingga menambah enam gol lagi.
Dari sembilan gol yang dicetak PSSB Bireuen, M. Aufa, Atha Altamis, dan Al Farisi masing-masing menyumbang dua gol. Sementara Rayyan, Muhammad Athar, dan Refando masing-masing mencetak satu gol.
Manajer Tim PSSB Bireuen, Wahyudi, mengatakan laga uji coba tersebut merupakan bagian dari upaya membangun mental dan kesiapan pemain sebelum tampil di ajang Piala Soeratin U-13.
BACA JUGA: Antusiasme Tinggi, Seleksi Pemain PSSB Bireuen U-13 Dibanjiri Peserta dari Tiga Daerah
“Kita akan terus mengasah mental para pemain. Salah satu caranya melalui pertandingan uji coba seperti hari ini,” ujar Wahyudi yang didampingi Sekretaris Tim, Yusriadi atau yang akrab disapa Pak Yos.
Menurutnya, selain mengukur kemampuan individu dan kerja sama tim, hasil pertandingan tersebut juga menjadi bahan evaluasi bagi jajaran pelatih dan manajemen untuk melakukan pembenahan secara bertahap.
“Setiap pertandingan akan menjadi bahan evaluasi bagi kami agar tim semakin siap menghadapi kompetisi yang sesungguhnya,” ujar Wahyudi. (Red)









